image
Login / Sign Up

Soal Masa Jabatan, Pakar: JK Masih Bisa Menjadi Wapres

Deni Muhtarudin

Image

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan arahan saat membuka perdagangan saham 2018 di BEI, Jakarta, Selasa (2/1). | ANTARA FOTO

AKURAT.CO, Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) dinilai masih bisa mencalonkan diri kembali menjadi Wapres di 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis, menanggapi polemik masa jabatan Presiden dan Wapres dua periode berturut atau tidak seperti yang tercantum di dalam Pasal 7 UUD 1945.

Margarito menilai bahwa JK masih bisa mencalonkan diri kembali karena sebelumnya pernah menjadi Wapres namun tidak secara berturut-turut.

baca juga:

"Saya sendiri berpendapat Pak JK masih bisa dimungkinkan lagi (jadi Wapres). Kenapa? Oleh karena Pak JK itu jeda satu periode, baru masuk lagi," ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (16/5).

Margarito menjelaskan, menurut Pasal 7 UUD 1945, konteksnya pada waktu itu adalah masa jabatan Presiden ke-2 RI Soeharto yang pada waktu itu berturut-turut dan tidak ada jeda.

"Itulah makna dari Pasal 7 itu. Dua kali masa jabatan di Pasal 7 itu harus dibaca dua kali secara berturut-turut," ujarnya.

Sedangkan dalam kasus JK, lanjut Margarito, karena JK tidak menjabat secara berturut-turut, maka masih bisa atau dimungkinkan untuk maju kembali sebagai Wapres.

"Menurut saya, secara konstitusional memungkinkan pada Pasal 7 dua kali masa jabatan berturut-turut. Kapan? ketika ada seseorang tidak berturut-turut, maka dia mempunyai kemungkinan menjabat lagi," katanya.

Seperti diketahui, MK tengah menguji materi atas ketentuan Pasal 169 huruf n UU Pemilu yang mengatur pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden untuk dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama dengan Pasal 7 UUD 1945.

Kuasa hukum para pemohon, Heriyanto Citra Buana, menjelaskan bahwa para pemohon meminta Mahkamah untuk melakukan uji tafsir terkait pasal tersebut.

"Penjelasan Pasal 169 UU Pemilu tersebut pada frasa 'maupun tidak berturut-turut' mengandung tafsir yang tidak sejalan bahkan bertentangan dengan dasar filosofis Pasal 1 ayat (2), Pasal 6A ayat (1), dan Pasal 7 UUD 1945," ujarnya di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

JK: Pilkada Tak Langsung Solusi Minimalkan Korupsi

Image

News

Catatan Kritis untuk Pemerintahan Jokowi

Image

News

Penutupan Silaknas dan Milad ICMI, Wapres Jusuf Kalla Bertolak ke Bandar Lampung

Image

Ekonomi

Indonesia Sukses Serukan Penguatan Multilateralisme di G20

Image

Ekonomi

Indonesia Akan Bawa Isu Ekonomi Digital di KTT G20

Image

Ekonomi

Di KTT G20, JK Akan Dorong Penyelesaian Konflik Dagang AS-China

Image

News

Reuni 212, HNW: yang Dikibarkan Selain Bendera Tauhid Juga Bendera Merah Putih

Image

Ekonomi

Relaksasi Daftar Negatif Investasi Benarkah Pro Asing?

Image

News

Helen Brown: Terima Kasih Banyak untuk Waktu Anda Bapak Mahfud

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Di Australia, Kapolri Ungkap Dua Gelombang Teroris Masuk Indonesia

Perkembangan terorisme global saat ini dapat dikategorikan ke dalam dua gelombang.

Image
News

Kode Korupsi 'Cempaka' untuk Samarkan Nama Bupati Cianjur

KPK mengidentifikasi adanya penggunaan kode untuk menyamarkan nama Bupati Cianjur untuk melakukan suap DAK pendidkan.

Image
News
Hari Juang Kartika 2018

Bakti Sosial Jelang HJK, Wujud Rasa Syukur dan Kemanunggalan TNI-Rakyat

"Ini juga wujud dari bentuk kepedulian sosial TNI terhadap sesama tanpa melihat suku, agama, ras maupun golongan"

Image
News

3 Hari Berjualan di Skybridge, PKL Masih Mengeluh Sepi Pembeli

Kebanyakan PKL mengaku keberadaan Skybridge belum begitu memengaruhi keuntungannya.

Image
News

Haji dan Umroh Jadi Modus Pengiriman TKI Ilegal di Timur Tengah

Menunaikan ibadah haji dan umrah menjadi modus operandi tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal ke kawasan Timur Tengah, termasuk Arab Saudi.

Image
News

Bupati Cianjur Kena OTT, Mendagri: Jujur Saya Sedih

"Kita semua termasuk saya, mari kita hindari dan ikuti mekanisme sesuai aturan dan etika yang ada"

Image
News

Pemecatan Tukang Ojek Makanan Ini Undang Simpati Warganet

Banyak warganet menyebut panjangnya jam kerja, kondisi sulit dan bayaran kecil menjadi masalah serius

Image
News

KPK Tetapkan Bupati Cianjur Sebagai Tersangka Kasus Pemotongan Anggaran Pendidikan

KPK menetapkan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar (IRM) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan.

Image
News

Menag Bantah Permintaan Kuota Haji Indonesia Ditolak Arab Saudi

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membantah pemberitaan bahwa permintaan Indonesia ke Arab Saudi agar menambah kuota haji ditolak.

Image
News

Turut Berkontribusi, TNI AD Dapat Apresiasi dan Penghargaan dari INASCOG

"Yang tidak kalah pentingnya bagi kita adalah dapat mendukung Indonesia dapat menyelenggarakan Asian Games aman, tertib, lancar dan sukses"

trending topics

terpopuler

  1. Begini Sikap TNI AL Soal Pembakaran Polsek Ciracas

  2. 10 Potret Daus Mini Momong Anak, Kompak Banget!

  3. Jaksa Minta Leonardo DiCaprio Kembalikan Piala Oscar, Ada Apa?

  4. Pernikahan Putri Orang Terkaya India Lebih Megah Dibandingkan Priyanka dan Nick Jonas

  5. 10 Foto Transformasi Widyawati yang Awet Muda di Usia 68 Tahun

  6. Intip 5 Kemewahan Jet Pribadi Lionel Messi, Tangganya Saja Didesain Khusus

  7. Kesaksian Marta, Lihat Orang 'Ditamparin' Sebelum Polsek Ciracas Dirusak

  8. Kerap Tampil Kocak, Begini 10 Potret Manis Fitrop Saat Bersama Suami

  9. Mesranya SBY dan Ibu Ani Saat Menikmati Keindahan Pantai di Gunung Kidul

  10. MU Tolak Beli Dua Pemain Muda yang Paling Menjanjikan

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Narasi Capres yang Dangkal dan Tak Berkelas

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Iptek

Hebat! Pendiri GoJek Masuk Daftar 'Bloomberg 50'

Image
Ekonomi

Founder GOJEK Terpilih Jadi Tokoh Penentu Bisnis Global

Image
Ekonomi

Twitter Indonesia Umumkan Jokowi Sosok Paling Populer