image
Login / Sign Up

Seperti Ini Reaksi Keras PKS Hadapi Bahaya Tuduhan Jadi Pendukung Teroris Surabaya

Siswanto

Image

Politisi PKS, Mardani Ali Sera, dalam acara Deklarasi Akbar Relawan Nasional #2019GantiPresiden di Monas, Minggu (6/5). | AKURAT.CO/Herry Supriyatna

AKURAT.CO, Aktivis Progres 98 Faizal Assegaf membuat cuitan yang membikin Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera bereaksi keras. Cuitan Faizal menyusul peristiwa serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Kota Surabaya.

‏"Mestinya Polri dan pemerintah bertindak tegas, awasi kantor PKS di seluruh Jawa Timur. Selidiki dugaan keterlibatan kader dan loyalis PKS atas teror bom gereja di Surabaya. jangan lengah, sikap nyinyiran mereka di medsos telah memicu aksi teroris makin agresif bertindak biadab! *FA*" tulis Faizal Assegaf.

Melalui akun Twitter @PKSejahtera, DPP PKS menegaskan bahwa pernyataan Faizal adalah fitnah. PKS memberikan peringatan kepada Faizal.

baca juga:

‏"Tuduhan anda ini sangat tidak berdasar, serampangan, adu domba dan fitnah yang keji. Jelas bahwa tuduhan ini punya konsekuensi hukum, dan anda harus siap mempertanggungjawabkannya. #PKSLawanTeror," tulis @PKSejahtera.

Menurut @sumadiseloguno, DPP PKS harus menindaklanjuti tuduhan itu.

"PKS musti menindaklanjuti, jangankan anggota PKS. Simpatisan aja ngelus dada kalo ngeliat ada tuduhan begitu rupa," tulis @sumadiseloguno.

DPP PKS menegaskan sedang membuat mengkaji untuk mengambil langkah hukum atas pernyataan Faizal Assegaf.

"Kami sedang mempertimbangkan hal tersebut. Sebab tuduhan ini jelas sebuah fitnah. Tapi saat ini selain mendoakan para korban mari kita fokus untuk jaga persatuan antar seluruh elemen bangsa dan mendukung aparat keamanan untuk bekerja secara profesional agar situasi kondusif kembali," tulis DPP PKS.

Pada Senin (14/5) atau setelah terjadi serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Kota Surabaya, kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, didemo massa. Mereka memprotes Presiden PKS M. Sohibul Iman karena dianggap pernah membuat pernyataan bahwa aksi teroris itu sebagai buah dari rekayasa. Mereka mendesak Sohibul dan Mardani Ali Sera mundur.

Benarkah Sohibul pernah berkata demikian? @ForumNetizen minta tanggapan kepada Mardani dan Sohibul mengenai tuduhan massa.

"Pak @MardaniAliSera dan Pak @msi_sohibuliman mohon tanggapan tentang aksi demo di depan gedung PKS yang meminta anda mundur karena statament dukung teroris. Kami dari forum netizen belum mendapatkan statmen itu di medsos. Mohon info?" tulis Forum Netizen.

Mardani mengatakan bahwa banyak pihak yang juga bertanya seperti itu. Mardani menegaskan tidak ada bukti di media massa dan internet yang berisi pernyataan yang menyebutkan dukungan terhadap teroris.

"Kemarin netizen, wartawan, kader, dan lain-lain banyak juga bertanya ke saya dan MSI tentang statement "mendukung teroris." Saya cari di socmed dan media juga gak ada statement itu. Kabarnya mereka yang demo juga gak nemu statement kami. Lalu itu demo apa ya?" tulis @MardaniAliSera.

Cyril Raoul Hakim ‏ juga bertanya kepada DPP PKS mengenai apakah benar Sohibul Iman pernah berkata bahwa teror di Surabaya adalah rekayasa.

"Apa betul presiden @PKSejahtera mengatakan bahwa rentetan ledakan bom di Surabaya adalah rekayasa? Mohon klarifikasinya akhi," tulis @chicohakim.

@PKSejahtera menegaskan bahwa informasi itu fitnah belaka. Sohibul Iman tidak pernah berkata demkian.

"Jelas hal tersebut tidak benar, dan merupakan sebuah fitnah. Bahkan ditengah puncak Milad, PKS mengirimkan pesan duka yang amat mendalam dan kecaman keras atas segala bentuk teror. Silahkan anda cek diseluruh media sosial dan website resmi kami,http://pks.id
Terimakasih," tulis DPP PKS. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Di Australia, Kapolri Ungkap Dua Gelombang Teroris Masuk Indonesia

Image

News

Anies Baswedan Diminta Jadi Mediator antara PKS dan Gerindra Terkait Cawagub DKI

Image

News

Fit and Proper Test Pengganti Sandiaga Terus Batal, Gerindra sedang Ulur Waktu?

Image

News

Polisi: Teroris yang Ditangkap di Sleman Jaringan JAD

Image

News

PKS Akui Belum Ada Kecocokan dengan Gerindra Soal Cawagub DKI

Image

News

Wagub Pengganti Sandi Belum Diputuskan, Pengamat: Nuansa Politiknya Sangat Kuat

Image

News

Faizal Assegaf: Jokowi Sibuk Cerdaskan Rakyat, Lupa Perbanyak Rumah Sakit Jiwa untuk Politisi 'Gila'

Image

News

Gerindra dan PKS Belum Capai Kesepakatan Tentukan Nama Cawagub DKI

Image

News

Gara-gara Hal Ini, Kakek dari Skotlandia Dikira Teroris dan Dilarang ke AS

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Ini Pesan Istri Sandiaga Uno di Harbolnas: Jangan Lapar Mata! Tahan Dulu

Nur Asia Uno mengimbau agar masyarakat, khususnya ibu-ibu bijak dalam mengatur keuangan

Image
News

Di Australia, Kapolri Ungkap Dua Gelombang Teroris Masuk Indonesia

Perkembangan terorisme global saat ini dapat dikategorikan ke dalam dua gelombang.

Image
News

Kode Korupsi 'Cempaka' untuk Samarkan Nama Bupati Cianjur

KPK mengidentifikasi adanya penggunaan kode untuk menyamarkan nama Bupati Cianjur untuk melakukan suap DAK pendidkan.

Image
News
Hari Juang Kartika 2018

Bakti Sosial Jelang HJK, Wujud Rasa Syukur dan Kemanunggalan TNI-Rakyat

"Ini juga wujud dari bentuk kepedulian sosial TNI terhadap sesama tanpa melihat suku, agama, ras maupun golongan"

Image
News

3 Hari Berjualan di Skybridge, PKL Masih Mengeluh Sepi Pembeli

Kebanyakan PKL mengaku keberadaan Skybridge belum begitu memengaruhi keuntungannya.

Image
News

Haji dan Umroh Jadi Modus Pengiriman TKI Ilegal di Timur Tengah

Menunaikan ibadah haji dan umrah menjadi modus operandi tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal ke kawasan Timur Tengah, termasuk Arab Saudi.

Image
News

Bupati Cianjur Kena OTT, Mendagri: Jujur Saya Sedih

"Kita semua termasuk saya, mari kita hindari dan ikuti mekanisme sesuai aturan dan etika yang ada"

Image
News

Pemecatan Tukang Ojek Makanan Ini Undang Simpati Warganet

Banyak warganet menyebut panjangnya jam kerja, kondisi sulit dan bayaran kecil menjadi masalah serius

Image
News

KPK Tetapkan Bupati Cianjur Sebagai Tersangka Kasus Pemotongan Anggaran Pendidikan

KPK menetapkan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar (IRM) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan.

Image
News

Menag Bantah Permintaan Kuota Haji Indonesia Ditolak Arab Saudi

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membantah pemberitaan bahwa permintaan Indonesia ke Arab Saudi agar menambah kuota haji ditolak.

trending topics

terpopuler

  1. Begini Sikap TNI AL Soal Pembakaran Polsek Ciracas

  2. 10 Potret Daus Mini Momong Anak, Kompak Banget!

  3. Jaksa Minta Leonardo DiCaprio Kembalikan Piala Oscar, Ada Apa?

  4. Pernikahan Putri Orang Terkaya India Lebih Megah Dibandingkan Priyanka dan Nick Jonas

  5. 10 Foto Transformasi Widyawati yang Awet Muda di Usia 68 Tahun

  6. Intip 5 Kemewahan Jet Pribadi Lionel Messi, Tangganya Saja Didesain Khusus

  7. Kesaksian Marta, Lihat Orang 'Ditamparin' Sebelum Polsek Ciracas Dirusak

  8. Mesranya SBY dan Ibu Ani Saat Menikmati Keindahan Pantai di Gunung Kidul

  9. Kerap Tampil Kocak, Begini 10 Potret Manis Fitrop Saat Bersama Suami

  10. Peramal Buta Bulgaria Beberkan Prediksi Untuk Tahun 2019, Indonesia Disebut

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Narasi Capres yang Dangkal dan Tak Berkelas

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Iptek

Hebat! Pendiri GoJek Masuk Daftar 'Bloomberg 50'

Image
Ekonomi

Founder GOJEK Terpilih Jadi Tokoh Penentu Bisnis Global

Image
Ekonomi

Twitter Indonesia Umumkan Jokowi Sosok Paling Populer