image
Login / Sign Up

Terungkap Siapa Bocah Perempuan yang Dibopong Polisi Usai Bom Bunuh Diri

Siswanto

Image

Foto anak Perempuan Selamat Saat Kejadian Bom | Screencapture

AKURAT.CO, Akhirnya terungkap siapa bocah perempuan yang selamat dalam serangan bom bunuh diri di depan Polrestabes Surabaya. Bocah itu terekam CCTV ketika dibopong anggota polisi untuk diselamatkan sesaat setelah bom meledak.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pelaku yang melakukan aksi bom bunuh diri masih sekeluarga. Empat orang mati. "Tetapi anak tadi terlempar, masih selamat," kata Tito dalam konferensi pers.

Pagi tadi, AKURAT.CO memberitakan video anggota polisi menyelamatkan seorang anak usai serangan bom bunuh diri di pintu gerbang Polrestabes Surabaya.

baca juga:

"Ayo dik, hati-hati dik," kata warga yang melihat kejadian itu.

"Ayo pak, cepet pak," warga menyemangati anggota polisi heroik.

Sebelum ledakan, sebuah mobil warna hitam mendekat pos untuk proses pemeriksaan. Tak lama kemudian datang dua sepeda motor berhenti pos pemeriksaan keamanan. Polisi mendekat ke arah sepeda motor. Tiba-tiba, terjadi ledakan dari salah satu sepeda motor yang ditunggangi dua orang. Beberapa anggota polisi terpental.

Di tengah kepulan asap, seorang anak perempuan berkerudung terlihat berdiri. Dia berjalan dengan sempoyongan. Dengan sigap seorang anggota polisi mengangkatnya, lalu membawanya menjauhi TKP. 

Dikecam

Presiden Joko Widodo mengecam aksi terorisme dalam bentuk peledakan bom bunuh diri di Surabaya, Minggu (13/5) dan Senin (14/5), yang dinilainya tidak bermartabat karena melibatkan anak-anak kecil berumur 9 tahun sampai 12 tahun.

“Tadi pagi juga sama, membawa anak kecil lagi, ini tadi saya baru mendapat informasi. Ada anak yang dibawa lagi umur 8 tahun, umur 15 tahun,” kata Presiden Jokowi sedih saat memberikan sambutan pada Halaqoh Nasional Hubbul Wathon dan Deklarasi Gerakan Nasional Mubalig Bela Negara (GN-MBN) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Menurut Presiden ini adalah kewajiban bersama, para mubalig untuk mengingatkan kepada santri-santrinya, untuk mengingatkan kepada jamah-jamaahnya, untuk mengingatkan kepada umat-umatnya bahwa agama Islam tidak mengajarkan seperti itu.

“Tidak mengajarkan sesuatu dengan kekerasan, enggak ada. Mengajarkan kita untuk lemah lembut, sopan santun, menghargai orang, menghormati orang lain, tawadu, rendah hati. Saya kira itu yang diajarkan oleh Nabi besar kita kepada kita,” tegas Presiden.

Anugerah Allah

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa negara Indonesia ini negara besar, yang memiliki penduduk Indonesia sudah 263 juta, tersebar di 17.000 pulau dari Sabang sampai Merauke dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote.

Bangsa Indonesia, lanjut Presiden, memiliki 714 suku yang berbeda-beda adat, berbeda-beda tradisi, berbeda-beda agama.

“Inilah anugerah Allah yang diberikan kepada kita bangsa Indonesia, memang beragam, memang berbeda-beda, dan memang majemuk. Ini anugerah Allah yang diberikan kepada bangsa kita,” ucap Presiden Jokowi.

Kepala Negara mengingatkan, sudah menjadi kewajiban kita semuanya atas izin Allah untuk merawat, memelihara ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan lebih besar lagi ukhuwah insaniyah dan ukhuwah basariyah.

Jangan sampai, tegas Kepala Negara, karena kepentingan politik persaudaraan ini menjadi retak. Kepala Negara menambahkan jangan sampai gara-gara pemilihan bupati, wali kota, gubernur, dan nanti ada pemilihan presiden semua menjadi tidak merasa sebagai saudara sebangsa dan setanah air.

“Silakan kalau ada pilihan bupati, pilihan gubernur, pilihan wali kota, pilihan presiden silakan pilih pemimpin-pemimpin yang paling baik, dicoblos yang paling baik. Setelah itu, rukun-rukun kembali sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” tutur Presiden Jokowi.

Inilah, lanjut Presiden, tugas kita bersama, tugas mubalig, tugas para kiai, tugas ulama untuk mengingatkan, menyadarkan kepada kesemuanya bahwa kita ini beragam, majemuk ini sudah menjadi kehendak Allah.

Presiden mengingatkan, jangan sampai gara-gara pemilihan bupati, wali kota, gubernur, dan presiden antarsaudara saling menjelekkan, mencela, mencemooh, dan memfitnah.

“Itu namanya suul tafahum, hanya curiga, hanya gampang benci terhadap orang lain, gampang dengki kepada orang lain, kurang pengertian, berpikir jelek. Mestinya yang benar ini kita husnul tafahum, berpikran positif, berpikiran baik kepada orang lain, berpikir dengan penuh kecintaan terhadap orang lain, tawadu, rendah hati, selalu berprasangka baik,” tutur Presiden Jokowi. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Bom Bunuh Diri di Kabul Tewaskan 7 Orang dan Belasan Luka-luka

Image

News

Bom Bunuh Diri Meledak di Pakistan, 128 Orang Tewas di Lokasi Kejadian

Image

News

Sekjen PBB Kutuk Serangan Bom Bunuh Diri di Afghanistan Timur

Image

News

Bom Bunuh Diri Meledak di Afghanistan, 20 Orang Tewas Seketika

Image

News

Paska Bom Surabaya, Raperda Toleransi Dimatangkan Dengan Undang TNI/Polri

Image

News

Idul Fitri 2018

Tito : Polri Amankan 110 Terduga Teroris Terkait Bom Surabaya

Image

News

Bom Bunuh Diri Guncang Kabul, 12 Orang Tewas dan 31 Terluka

Image

News

Bom Bunuh Diri di Pintu Masuk Pertemuan Ulama

Image

News

Paska Pengeboman, Kapolri dan Panglima TNI Safari Ramadan ke Mapolrestabes Surabaya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pilot Lion Air Tewas Ditabrak Mobil di Madinah

pukul 14:30 waktu setempat saat korban bersama rekan-rekannya menyeberang usai belanja sebuah mobil yang sedang melaju kencang menabraknya

Image
News

Ini Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Grogol

Dua orang dikabarkan meninggal dunia.

Image
News

Berpikir Kalau JK Tak Jadi Calon Bakal Ganggu Jokowi, Itu Rendahkan JK, Jokowi, Rakyat

"Kita sering salah kaprah dan menyalahi konsep “wakil.” Wakil itu tergantung presiden."

Image
News

Ini Guyonan Abu Janda Soal Kebijakan Anies Pasang Jaring di Kali Item

"Angkat topi salut buat DKI 1,"

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Fahri Hamzah Siap Dukung Jokowi, Asalkan...

Pemerintahan Jokowi harus mengembalikan Islam menjadi identitas bangsa Indonesia

Image
News

300.000 Kartu Multitrip Commuterline Diganti Baru

Perbaikan dan pemeliharaan sistem membuat PT KCI menarik 300.000 Kartu Multitrip dengan yang baru

Image
News

Pertanyakan Bahasa Cina di Toilet Bandara, Rustam: Ya Allah, Pak Ustadz Tengku Zulkarnain

Cuitan Ustadz Tengku Zulkarnain yang dikomentari Rustam Ibrahim disampaikan pada 20 Juli 2018 lalu.

Image
News

Tega! Malu Bunting di Luar Nikah, Wanita Ini Buang Bayinya ke Tong Sampah

Rafika menggugurkan kandungannya setelah meminum obat.

Image
News

Pengamat: Politisi Indonesia Mainnya Malam Terus

"Politisi Indonesia mainya malam terus. Perempuan tidak cocok keluar malam."

Image
News

Berkat CCTV, Polesek Penjaringan Tangkap Wanita Pembuang Janin

Dari rekaman CCTV terlihat jelas wajah teman pelaku pembuangan, yang mengarahkan kepada pelaku

Image
News

Dorong Pariwisata, Jepang Bakal Buka Resor Kasino ala Las Vegas

Jepang ingin menciptakan model resor kasino seperti di Makau dan Las Vegas.

Image
News

Kartu Multitrip Tidak Berfungsi, Antrian di Tiap Stasiun Mengular

"Saya punya kartu multitrip agar lebih hemat waktu, namun hari ini semuanya sama saja," ujar Yohanes

trending topics

terpopuler

  1. Diduga Terima Suap dari Napi, Ternyata Segini Harta Kekayaan Kalapas Sukamiskin

  2. Hina Peserta Audisi, KPID DKI Jakarta Akan Tindak Tegas Program KDI

  3. Tiang Bendera Pakai Bambu, Ernest: Orang Singapura Memaki-maki Indonesia

  4. Kali Item Ditutupi Jaring, Warganet: Itu Kesalahan Fatal!

  5. Gubernur Anies Perintahkan Agar Gedung-gedung di Sekitar Sudirman-Thamrin Dipercantik

  6. Diduga Tebar Ranjau di Jalan, Pria ini Disikat Ojol

  7. Meski Sudah Dipasang Jaring, Anies Masih Endus Bau di Kali Item

  8. Keputusan Ahok Soal Water Way Marunda Diapresiasi Sandiaga

  9. Sudirman Said Pertanyakan Kebijakan Jokowi Perbolehkan Menterinya Nyaleg

  10. Akbar Tanjung: Kami Sangat Bersyukur Jika Cawapres Diambil dari Partai Kami

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan