image
Login / Sign Up

Tertangkap KPK, Ini Peran Pejabat Kemenkeu dalam Pusaran Suap

Denny Iswanto

Image

Saut Situmorang beserta jajarannya saat tengah konferensi pers di gedung merah putih, Kuningan, Jakarta. | AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan pejabat Kementerian Keuangan sebagai Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman Ditjen Perimbangan Keuangan berinisial YP sudah dipantau terkait pengurusan anggaran di daerah.

"Terkait AMS (Amin Santono) itu memang Rp400 juta, nah untuk YP (Yaya Purnomo) itu kita amati sudah lama, jadi banyak orang daerah yang memberi, nanti ada satu kasus OTT sebelum ini mudah-mudahan juga sangat terkait erat," kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Sabtu malam (5/5).

Dalam perkara ini, Yaya Purnomo ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama dengan anggota Komisi XI DPR dari fraksi Partai Demokrat Amin Santono dan perantara dari pihak swasta Eka Kamaluddin. Suap berasal dari pengepul yang juga kontraktor proyek yaitu Ahmad Ghiasti. Semuanya terkait penerimaan hadiah atau janji Dana Perimbangan Keuangan Daerah pada Rancangan APBN-Perubahan 2018.

baca juga:

Amin menerima suap Rp400 juta yang diberikan secara tunai sedangkan Eka sebagai perantara mendapat Rp100 juta melalui transfer. Namun dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (4/5), KPK menggeledah rumah YP dan mengamankan emas batangan dan uang dalam rupiah maupun mata uang asing.

Barang sitaan itu antara lain logam mulia seberat 1,9 kilogram; uang Rp 1,844 miliar termasuk Rp400 juta yang diamankan di lokasi OTT di restoran di kawasan Halim Perdanakusumah; serta uang dalam mata uang asing 63 ribu dolar Singapura dan 12.500 dolar AS.

Dugaan penyidik, emas dan uang tunai yang ditemukan di rumah Yaya diduga berasal dari suap pengusaha-pengusaha yang juga ingin proyeknya masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Perubahan 2018.

Dugaan suap ini dimulai dari dua rencana proyek di Kabupaten Sumedang. Rencana proyek itu bersumber pada alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) APBN Perubahan 2018 mendatang.

Kedua proyek yang dijanjikan adalah proyek di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan di kabupaten Sumbedang senilai Rp4 miliar dan proyek di dinas PUPR kabupaten Sumedang senilai Rp21,85 miliar.

Agar dua proyek itu berjalan, Ahmad Ghaist (AG) selaku pihak swasta, mengumpulkan uang dari para kontraktor di Sumedang. Uang itu untuk menyuap anggota DPR RI dan pejabat di Kementerian Keuangan agar dua proyek itu masuk ke dalam RAPBN Perubahan 2018 yang baru akan dibahas pada pertengahan 2018 mendatang.

"Sumber dana diduga para kontraktor di lingkungan pemerintah kabupaten Sumedang. AG diduga sebagai koordinator dan pengepul dana untuk memenuhi permintaan AMS (Amin Santoso)," tambah Komisioner KPK Saut Situmorang.

Untuk Yaya Purnomo (YP), menurut Jubir KPK Febri Diansyah, tugasnya sebagai pemberi informasi. Yaya, sesuai jabatannya di pengembangan pendanaan kawasan perumahan Ditjen Perimbangan Kemenkeu, memberi jalur celah soal pengajuan anggaran ini.

KPK saat ini mengganjar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, kepada Amin, Eka dan Yaya.

Pasal itu mengatur mengenai pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah, padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah tersebut diberikan sebagai akibat atau disebabkan karena telah melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya dengan hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

Sedangkan Ahmad disangkakan pasal pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pasal 55 ayat 1 ke-1 jo KUHP.

Pasal itu yang mengatur mengenai orang yang memberi sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya dengan ancaman hukuman minimal 1 tahun penjara dan maksimal 5 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp250 juta. []

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

News

Ribut Rotasi Pegawai, Ketua KPK: Ini Urusan Internal, Orang Luar Jangan Ikut Campur!

Image

News

Sidang Tahunan MPR

Jokowi: Pemerintah Dukung Terus KPK dan Saber Pungli untuk Cegah Korupsi

Image

News

Dua Pejabat PLN Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Suap PLTU Riau-1

Image

News

Adik Inneke Koesherawati Kembali Diperiksa KPK

Image

News

Desakan Terhadap KPK untuk Usut Dugaan Mahar Politik Sandiaga Terus Mengalir

Image

News

Gedung DPRD Balikpapan Digeledah Polisi, Ada Apa?

Image

News

12 Jam Diperiksa KPK, Idrus Klarifikasi Soal Pertemuannya dengan Sofyan Basir

Image

News

Mendagri Geram, Oknum PNS Jual Tandatangannya Cuma Rp10 Juta

Image

News

Sudin KPKP Periksa 459 Hewan Kurban, 2 Idap Penyakit Berbahaya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menkeu Klaim Ekonomi Sekitar 5 Persen Bukan Berarti Stagnan

Pertumbuhan ekonomi 2019 ditargetkan menyentuh 5,3%.

Image
Ekonomi

Ada Batas Impor, Rini Pastikan Kereta Cepat Jalan Terus

Pemerintah sedang mengkaji beberapa proyek infrastruktur untuk kemungkinan ditunda karena terlalu banyak mengimpor barang pengadaan proyek.

Image
Ekonomi

Menkeu : Pertumbuhan Ekonomi 2019 Disumbang Oleh Konsumsi

Pemerintah bakal tetap menjaga agar konsumsi bisa terus di atas 5 persen.

Image
Ekonomi

Banyak yang Salah Pengertian Soal Program Infrastruktur Jokowi

pembangunan infrastruktur fisik sama dengan upaya pembangunan peradaban

Image
Ekonomi

Jakpro Pastikan LRT Jakarta Bukan Transportasi Asian Games

Jakpro pastikan LRT Jakarta bukan moda transportasi untuk Asian Games.

Image
Ekonomi

Tekan Impor, Menteri Rini Evaluasi Proyek PLN dan Pertamina Bareng Kemenperin

Untuk proyek yang pembiayaannya sudah disepakati (financial closed) tak akan terganggu.

Image
Ekonomi

Menkeu Sayangkan Perkataan Ketua MPR Soal Utang

Menkeu menegaskan kondisi utang yang disampaikan Ketua MPR tersebut dihitung dengan cara yang kurang tepat.

Image
Ekonomi

Pemerintah Alokasikan Rp24,8 Triliun Sambut Pemilu dan Pilpres Tahun Depan

Alokasi anggaran Pemilu dan Pilpres itu naik 3 persen atau bertambah Rp700 miliar dibanding biaya Pilpres 2014 lalu.

Image
Ekonomi

Legislator Sayangkan Kritik Ekonomi Zulkifli Hasan di Sidang Tahunan

sidang tahunan adalah forum untuk memfasilitasi lembaga-lembaga negara menyampaikan laporan kinerjanya bukan forum politik partisan

Image
Ekonomi

AS Bakal Sanksi Perusahaan China dan Rusia Karena Bantu Korut

Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi terhadap agen layanan pelabuhan Rusia dan perusahaan China, karena membantu Korea Utara

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Gedung Putih Mengecam Langkah Turki Menggandakan Tarif Terhadap Barang AS

  2. Ahmad Dhani Jual Rumah, Begini Reaksi Maia Estianty

  3. Inovasi Cerdas, Mobil Ini Disulap Jadi Warung Makan

  4. Bawa Lari Gawai Konsumen, Driver Ojol Diangkut Polisi

  5. Dosen UI Ini Sindir Kurs Rupiah Paling Lemah No 3 di Dunia

  6. Penangkapan Pengguna Narkoba di Babel, Polisi dan TNI Sempat Salah Paham

  7. Setelah Dikecam, Turki Mengaku Siap Bicarakan Masalah dengan AS Tanpa Ancaman

  8. Mabes Polri Sudah Siapkan Nama Pengganti Syafruddin, Idham Aziz?

  9. Apresiasi Pemerintah Stabilkan Rupiah, Mantan Wapres Malah Dinyinyiri Warganet

  10. Zulhas: Terima Kasih Bu Mega, Karena Ibu Mega Acara ini Ramai

Available

fokus

Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok
Idul Fitri 2018
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Merdeka atau Mati

Image
Hervin Saputra

Milla Membuka Pesta dengan Perhitungan Taktik dan Legiun Asing

Image
Taufik Hidayat

Keberanian Mengambil Risiko Membawa Timnas U-16 Menjuarai Piala AFF

Image
Achmad Fachrudin

Membaca Reaksi Publik Terhadap Pasangan Capres-Cawapres

Available

Wawancara

Image
Olahraga

IBL 2018-2019

"Pemain Asing Tingkatkan Skill Pemain Indonesia"

Image
Gaya Hidup

Geluti Bisnis Kecantikan, Ini Arti Kepemimpinan Menurut Vanessa Angel

Image
Gaya Hidup

Kalau Mau Lulus, Murid Sekolah Al-Izhar Wajib Ikuti Program Pengembangan Karakter

Sosok

Image
Hiburan

10 Gaya Hypebeast Ramengvrl Saat di Panggung

Image
Hiburan

Dulunya Artis Cilik, 7 Seleb Ini Masih Eksis Sampai Sekarang

Image
Hiburan

Hengkang dari Grup Band, 10 Penyanyi Ini Sukses Solo Karier