image
Login / Sign Up

OJK: Pertumbuhan Kredit Bisa 20 Persen karena Likuiditas Perbankan Berlebih

Denny Iswanto

Image

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri) berpegangan tangan dengan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (kedua kanan), diapit oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (kiri) dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin SImpanan (LPS) Halim Alamsyah (kanan) setelah memberikan keterangan pers seusai pertemuan forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) triwulan I-2018 di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Senin (30/4). | ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc/18.

AKURAT.CO, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim meskipun pendanaan bank atau Dana Pihak Ketiga (DPK) menurun pada Maret 2018, perbankan justeru memiliki likuiditas yang berlebih untuk mencapai target pertumbuhan kredit di tahun ini.

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) bank atau salah satu instrumen pendanaan bank menurun menjadi 7,66 persen (tahun ke tahun/yoy) di Maret 2018 dari 8,44 persen (yoy) pada Februari 2018, padahal pertumbuhan kredit bank naik menjadi 8,5 persen (yoy) dari 8,2 persen (yoy).

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Senin malam (30/4), penurunan pertumbuhan DPK bank terjadi karena investor menyesuaikan alokasi pendanaannya ke instrumen lain.

baca juga:

"Ada rebalancing dari investor," kata Wimboh selaku Anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam jumpa pers.

Namun, dia mengklaim, jumlah likuiditas perbankan saat ini masih mampu membuat perbankan untuk menumbuhkan penyaluran kredit sesuai target masing-masing bank.

Bahkan, kata Wimboh, likuiditas bank saat ini jika digunakan seluruhnya bisa mendorong pertumbuhan kredit perbankan hingga 20 persen (yoy). Padahal industri perbankan menargetkan pertumbuhan kredit pada tahun ini hanya 12,22 persen (yoy) sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB).

"Likuiditas bahkan sampai over likuid untuk mendukung kredit 15-20 persen," ujar dia.

Wimboh juga mengklaim telah melakukan uji ketahanan terhadap bank menyusul tekanan eksternal akibat dana asing yang keluar dalam beberapa pekan terakhir dan membuat kurs rupiah menurun.

Hasilnya, kata dia, pelemahan nilai tukar yang pada pekan keempat April hampir menembus Rp14.000 per dolar AS tidak berdampak signifikan ke permodalan bank, kredit dan juga rasio kredit bermasalah bank.

Rasio Kecukupan Modal (CAR) perbankan per Maret 2018 mencapai 22 persen (yoy). Hal itu jauh di tingkat CAR standar internasional di 18 persen. Bahkan, kata Wimboh, misalnya saja nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melebihi dari Rp14.000 per dolar AS, ketahanan perbankan domestik masih kuat.

"Bayangin Rasio Kecukupan Modal Inti (Capital Adequacy Ratio/CAR) bank mencapai 22 persen, sebelumnya mencapai 23 persen," kata Wimboh. []

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

Ekonomi

ASN Dituntut Waspada Investasi Bodong

Image

Ekonomi

Lunasi Pinjaman Bank, JLB Catatkan Obligasi Rp1,3 Triliun

Image

Ekonomi

Kolaborasi Equty Life-Bank Jateng Capai 5.000 Nasabah

Image

Ekonomi

UangTeman Dukung OJK Hadirkan Iklim Berusaha yang Sehat

Image

Ekonomi

Ada Pengetatan Likuiditas, Perbankan dan Pemerintah Bisa Lakukan Ini

Image

Ekonomi

YLKI Imbau Konsumen Hati-Hati Berurusan dengan Fintech Online

Image

Ekonomi

LPS Beri Perlakuan Khusus untuk Debitur Pasca Gempa Lombok

Image

Ekonomi

Satgas Temukan 182 Fintech Peer-To-Peer Lending Tak Berizin

Image

Ekonomi

OJK Tutup 10 Entitas, Salah Satunya Jual Beli Emas Digital

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

USD Tertahan, Rupiah Tak Mampu Ambil Kesempatan

Adanya komentar positif dari Menkeu Sri Mulyani dalam hal penanganan utang tampaknya kurang kuat mengangkat Rupiah.

Image
Ekonomi

IHSG Rawan Melemah Berkelanjutan

Stochastic dan RSI sudah berada di area netral.

Image
Ekonomi

Sri Lanka Yakin Kuat Atasi Krisis Imbas Gejolak Dolar AS

Perdana Menteri (PM) Sri Lanka Ranil Wickremesinghe mengungkapkan bahwa pemerintah Sri Lanksa siap untuk menghadapi krisis ekonomi global ak

Image
Ekonomi

Perusahaan Teknologi Jerman Kecam Proteksionisme

Eksekutif senior di sebuah kelompok teknologi asal Jerman menyatakan bahwa tidak ada yang mendapat manfaat ketika menyangkut perang dagang.

Image
Ekonomi

Iran Ngotot Jual Minyak Meski Ada Sanksi AS

Iran akan terus menjual minyak meskipun ada upaya AS untuk mencegah Teheran untuk menuai keuntungan dari penghasil ekspor utamanya.

Image
Ekonomi

Perang Dagang Dorong Harga Mainan Anak Melonjak

Harga mainan kemungkinan akan naik sebagai akibat dari tarif pada barang-barang Cina.

Image
Ekonomi

Maju Pilpres, Sandiaga Wariskan Program Oke Oce yang Mau Bangkrut?

Pengamat: OK-OCE sekarang tampaknya hampir bangkrut

Image
Ekonomi

Taiwan dan Thailand Ambil Untung Atas Migrasi Pabrik-pabrik dari China

produsen asia yang ingin memindahkan pabriknya di China di manfaatkan negara Asia lainnya untuk menarik produsen ini pindah ke negaranya

Image
Ekonomi

DPR Minta Terminal Regional Kalsel Segera Dioperasikan

Pengoperasian terminal regional yang baru satu-satunya di Kalsel itu harus bersifat stimulun.

Image
Ekonomi

Pemerintah 'Sekuat Mungkin' Jaga Perekonomian Saat Panasnya Dinamika Global

Berbagai kebijakan telah dilakukan oleh pemerintah dan otoritas terkait untuk mendukung upaya menjaga momentum di semester II-2018.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Mantan Dirut Pertamina Menangis saat Dijebloskan Penjara

  2. Tajir Melintir, Kubu Jokowi Pertanyakan Laporan Awal Prabowo-Sandi hanya Rp2 Miliar

  3. Jakmania Dikeroyok sampai Mati, Menpora Tak Tinggal Diam Ada Remaja Jadi Korban Cuma karena Sepakbola

  4. Sebelum Tewas, Ini Pesan Terakhir Haringga kepada The Jakmania

  5. Usai Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati Masih Ribut Nyari yang Benar dan Salah, Duh Gusti

  6. Habiburokhman Pamer Foto: Bersama Duo Seniman Paling Top Abad Ini Ahmad Dhani dan Sang Alang

  7. Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati, Denny: Apa Pelakunya Keseringan Lihat ISIS Menggorok Manusia?

  8. Mustofa: Jangan Mau Digiring ke Isu Potong Bebek atau Isu Ahok

  9. Ferdinand Vs Netter Bikin Ngakak: Saya Lebih Suka Bicara Sama Batu daripada Sama Lu

  10. Pelatih Malaysia U-16: Wasit Membunuh Permainan Kami

Available

fokus

Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok
Available

kolom

Image
Sampe L Purba

BBM Satu Harga – Berbagi Peran dengan Pemda

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Kursi Panas Wagub DKI

Image
Yustinus Prastowo

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan dari Pajak Rokok

Image
Ujang Komarudin

Berebut Dukungan Ulama

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Image
Ekonomi

Layanan PLB BSA Logistik Makin Ekspansif

Sosok

Image
Ekonomi

Ingin Sukses di Masa Muda, Ikuti Jejak CEO Termuda ini!

Image
Ekonomi

Rekam Jejak Karen, Mantan Dirut Pertamina yang Jadi Tahanan Kejagung

Image
Olahraga

Suporter Meninggal

Tak Hanya Bandung, Ini Kota yang Pernah Disinggahi Haringga demi Dukung Persija