image
Login / Sign Up

DPR Minta Pemerintah Selektif Terhadap Produk Impor Petrokimia

Siti Nurfaizah

Image

Ilustrasi Import | Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Wakil Ketua Komisi VI DPR Dito Ganinduto meminta impor produk petrokimia dilakukan secara selektif untuk melindungi industri sejenis di dalam negeri.

"Jangan sampai pasar dalam negeri dibanjiri oleh produk-produk petrokimia impor yang sebenarnya industri di dalam negeri sudah mampu atau dapat didorong untuk mampu menyediakannya," katanya, di Jakarta, Selasa (17/4).

Dito menanggapi adanya kebijakan untuk mempermudah impor melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 8 Tahun 2018 tentang Impor Bahan Baku Plastik.

Beleid itu menyebutkan impor bahan baku plastik tidak lagi membutuhkan rekomendasi Kementerian Perindustrian.

Dito sependapat dengan Sekjen Kemenperin Haris Munandar yang mengatakan kemudahan impor jangan sampai menyebabkan industri di dalam negeri tidak mengembangkan kegiatannya dan memilih hanya menjadi pengimpor saja.

"Kemudahan impor tidaklah harus diartikan untuk memperbanyak impor, apalagi untuk produk-produk industri petrokimia yang seharusnya bisa dikembangkan di dalam negeri. Kami tidak ingin bahwa industri dalam negeri lebih banyak mendatangkan barang dari luar negeri dan tidak mengembangkan industri petrokimianya di dalam negeri," ujarnya dilansir dari Antara.

Apalagi, kata politisi senior Partai Golkar tersebut, permintaan produk hasil industri kimia dan petrokimia di dalam negeri cukuplah besar dan bahan baku untuk pengembangan industri itu banyak tersedia di Tanah Air.

Dikatakan Dito, sesungguhnya Indonesia sudah terlambat mengembangkan industri petrokimia di dalam negeri, sehingga terlalu lama mengimpornya termasuk dari Vietnam, Thailand, dan Singapura yang tidak memiliki bahan baku industri petrokimia sebanyak dimiliki Indonesia.

"Kita dianugerahi sumber daya minyak dan gas, serta produksi batu bara dan kelapa sawit yang melimpah dan dapat dikembangkan menjadi industri petrokimia dan kimia. Produk-produk kimia dan petrokimia itu sangat dibutuhkan di dalam negeri sebagai substitusi impor dan bahkan dapat diekspor. Sementara, selama ini sudah terlalu banyak yang kita ekspor hanya sebagai bahan mentah saja," katanya lagi.

Menurut dia, inisiatif "Making Indonesia 4.0" yang baru saja diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 4 April 2018 di Jakarta sudah memasukkan industri kimia sebagai salah satu dari lima industri yang akan dikembangkan.

"Kami sepakat dan mendukung bahwa industri petrokimia termasuk bagian dari industri kimia yang akan didorong pengembangannya itu, untuk menciptakan nilai tambah dari rantai industri, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri," ujarnya.

Karena itu, Dito menegaskan lagi bahwa kemudahan impor tidak boleh diartikan mempermudah impor produk-produk, apalagi patut diduga mengandung unsur dumping misalnya karena kelebihan kapasitas produksi di negeri asalnya.

Ia menyatakan impor produk petrokimia tetap dapat dilakukan dengan semangat memajukan industri di dalam negeri terlebih dahulu.

"Kami ingin industri petrokimia di dalam negeri didorong dan dipermudah pembangunannya, termasuk dengan memberikan peluang untuk tumbuh besar lebih dahulu dan tidak langsung dipersaingkan dengan produk-produk impor," ujar Dito.[]

baca juga:

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

News

Pileg 2019

Di Bangka, Nasdem Targetkan Raih Kursi Pimpinan Dewan

Image

Ekonomi

AS Gugat WTO Demi Balas Perang Dagang Negara-negara Ini

Image

News

Presiden Jokowi Sambut Presiden Federasi Serikat Mikronesia di Istana Bogor

Image

News

Pileg 2019

Nyaleg Lewat PKB, Tommy Kurniawan Mengaku Ingin Perbaiki Regulasi Olahraga

Image

News

Artis Ramai-ramai Nyaleg, DPR Bisa Berubah Jadi Dewan Pertunjukan Rakyat

Image

Ekonomi

Lancarnya Distribusi Bansos Kunci Sukses Turunnya Tingkat Kemiskinan

Image

Ekonomi

Selama Semester Satu, Pemerintah Kantongi Rp653,5 Triliun dari Perpajakan

Image

News

Daftarkan 575 Caleg, Partai Berkarya Siap 2019 Ganti DPR

Image

Ekonomi

India Berharap Pemerintah Tinjau Ulang Tarif Impor Gula

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

AS Gugat WTO Demi Balas Perang Dagang Negara-negara Ini

Langkah tersebut untuk menentang tarif pembalasan oleh China, Uni Eropa, Kanada, Meksiko dan Turki menyusul bea masuk baja dan aluminium

Image
Ekonomi

BI Klaim 70 Persen Bank Asing Patuhi Kredit UMKM

Sejak awal peraturan ini diterapkan, bank asing merupakan kelompok bank yang paling sulit memenuhi minimal rasio kredit UMKM.

Image
Ekonomi

Dasar Hukum Perpanjangan IUPK Freeport Berpolemik?

pasal 31.2 KK memang memberikan hak kepada PT Freeport Indonesia untuk mengajukan perpanjangan untuk 2 kali 10 tahun yang menjadi polemik

Image
Ekonomi

Akuntabilitas Infrastruktur Dukung Pembangunan Berkualitas

Amanat Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bahwa anggaran yang dibelanjakan harus mampu menghasilkan pembangunan yang berkualitas.

Image
Ekonomi

Dolar AS Kian Gerus Eksistensi Yuan

Yuan terdepresiasi sebesar 93 basis poin menjadi 6,6914 terhadap Dolar AS pada Rabu (18/7)

Image
Ekonomi

Respon Kenaikan Konsumsi LPG, Pertamina Sinjai Gelar Operasi Pasar

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi melakukan operasi pasar elpiji 3 Kg di 18 titik di 13 wilayah Sinjai

Image
Ekonomi

Bursa Saham Seoul Catatkan Kenaikan 0,89 persen

Indeks KOSPI dibuka menguat sebesar 20,46 poin atau 0,89 persen pada pembukaan perdagangan Rabu (18/7)

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Rehabilitasi Jembatan Ampera Palembang

Jembatan Ampera telah menjadi ikon Kota Pelambang dan menjadi daya tarik bagi wisatawan asing maupun domestik.

Image
Ekonomi

Yen Merosot, Bursa Saham Tokyo Dibuka Kian Melesat

Terdepresiasinya Yen terhadap Dolar AS, turut mendongkrak kenaikan saham-saham di Tokyo

Image
Ekonomi

Pemerintah Akan Ubah PKH dari Flat Menjadi Non Flat

Tahun ini, jumlah KPM bantuan tunai bersyarat tersebut naik dari enam juta KPM menjadi sepuluh juta KPM.

Image
Ekonomi

Dolar AS Diperdagangkan 113 Yen di Tokyo

Kurs Dolar AS berada garis 113 Yen dalam pembukaan transaksi perdagangan, Rabu (18/7), di Tokyo.

Image
Ekonomi

Harga Emas Antam Merosot

Harga pembelian kembali alias buy back turun Rp6.000 per gram menjadi Rp567.000 per gram.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Fraksi Gerindra Tetap Tolak RUU Pertanggung Jawaban APBN 2017, Kenapa?

  2. JK Nilai Kehadiran 11 Bank Asing Danai Inalum Caplok Freeport, Perlu

  3. Utang Luar Negeri Indonesia Rp5.127 Triliun, Meski Dana Asing Banyak Keluar

  4. Stadion Volgograd Seharga USD257 Juta, Rusak Berat Diterjang Hujan

  5. Rupiah Masih Terus Tunjukkan Perlawanan terhadap Dolar AS

  6. Misbakhun: Jangan Ambil Porsi Politik Terlalu Besar Dalam APBN

  7. Menangi Trofi, 'Deschamps' Dijadikan Nama Stasiun KRL di Prancis

  8. Kurangi Angka Kemiskinan dan Ketimpangan, Ini 'Jurus' Sri Mulyani

  9. Batik Air Datangkan Pesawat Airbus Baru

  10. Biaya Hidup Kota-Kota Dunia

Available

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018
Available

kolom

Image
Dradjad Hari Wibowo

Tidak Ada Perang Dagang dengan AS

Image
Denny Iswanto

Harga Mahal dari Sebuah Libur Panjang

Image
Denny Iswanto

'Superioritas' Asia di Perhelatan Piala Dunia

Image
Dita Nurul Aini

Optimisme Ditengah Badai yang Melanda Rupiah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Investasi itu Perlu Waktu Hingga Menghasilkan, Jangan Buntung Karena 'si Bodong'

Image
Ekonomi

Catatan Awal Tahun BUMN

Image
Ekonomi

UMKM Naik Kelas, Bisnis Penjaminan Makin Maju

Sosok

Image
Ekonomi

Membedah Kisah Hidup Anak Petani yang Ingin Bangun Perekonomian Indonesia

Image
Ekonomi

Sah Jadi Dirut BEI, Ini Ambisi Inarno Djajadi

Image
Ekonomi

Perry Tunjukkan Komitmen BI yang Pro Stability dan Pro Growth