image
Login / Sign Up

DPR Kesal Facebook Salahkan Pihak Ketiga

Dedi Ermansyah

Image

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Meutya Hafidz | AKURAT.CO/Dedi Ermansyah

AKURAT.CO, Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Meutya Hafidz mengaku kesal dengan penjelasan pihak Facebook yang menyalahkan pihak ketiga atau platform aplikasi lain terkait kebocoran data pengguna.

“Kesalahan kebocoran seolah dilemparkan ke pihak ketiga yaitu pihak aplikasi. Nah kita sekarang tanya, memang kesepakatan antar aplikasi apa? Itu penting karena harus ada dasar hukum yang juga kita pakai untuk menilai apakah betul sesuai klaimnya Facebook tak melakukan kebocorannya,” kata Meutya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Facebook di Komisi I DPR, Selasa (17/4).

Menurutnya, pihak Facebook seharusnya membuktikan pernyataannya tersebut dengan bukti dokumen yang disepakati atau nota kesepahaman antara kedua belah pihak.

baca juga:

“Artinya kita enggak bisa percaya begitu saja klaimnya bahwa yang membocorkan itu pihak ketiga dan pihak ketiga telah melanggar perjanjian dengan Facebook. Karena perjanjiannya itu tidak disodorkan ke kita. Padahal kalau ada perjanjian itu kita sebetulnya ingin tahu siapa yang bertanggung jawab terhadap pencurian atau pengambilan data dari satu koma satu juta pengguna di Indonesia,” tukasnya.

Terlebih, dalam perundang-undangan yang berlakuk di Indonesia yaitu UU Tentang Informasi Transaksi dan Eleetronik (UU ITE) yang harus menjadi pijakan dalam penegakan hukum.

“Ada kebocoran tetapi sampai saat ini belum ada yang salah. Nah siapa yang terkena ranah hukum ketika ada pemindahtanganan data pribadi. Pelanggaran seperti ini ada di pasal 30 dan pasal 32 UU ITE. Nah siapa yang melanggar, kan kita harus cari tahu,” jelasnya.

“Kita sangat tidak puas dengan apa yang disampaikan Facebook,” tambahnya.

Dengan demikian, dia pun menegaskan masih akan mempertimbangkan pemblokiran Facebook sebagai konsekwensi dari ketidaktaatan hukum mereka.

“Kalau pemblokiran mungkin. Kita memberikan waktu untuk adanya perbaikan,” jelasnya.

Diketahui, Facebook mengungkap informasi dari sekira 87 juta pengguna telah digunakan secara tidak layak oleh perusahaan konsultan politik, Cambridge Analytica. Indonesia juga termasuk tiga besar yang menjadi korban dengan jumlah 1,2 juta.

Dalam RDP dengan DPR, Kepala Kebijakan Publik Facebook untuk Indonesia, Rubben Hattari membantah telah terjadi kebocoran data melalui Facebook.

Ruben menjelaskan, kebocoran data Facebook terjadi melalui pihak ketiga atau pengguna aplikasi yang bernama (“thisisyourdigitallife") karena untuk login aplikasi tersebut mengharuskan menggunakan Facebook login atau akun Facebook.

“Aplikasi ini dikembangkan oleh seorang peneliti bernama Dr. Alexander Kogan. Dr. Kogan bukan dan tidak pernah menjadi karyawan Facebook,” kata Ruben.

“Tidak pernah terjadi kebocoran data dari sistem facebook. Kejadian ini bukanlah kejadian dimana pihak ketiga menembus sistem facebook atau berhasil lolos dari perangkat keamanan data yang kami miliki," jelasnya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Pembiayaan Trastuzumab Dihentikan, DPR Akan Panggil BPJS Kesehatan

Image

Iptek

Ronaldo Pindah Klub, Media Sosial Juventus 'Bengkak' Mendadak

Image

News

Ketua KPU: Tak Ada Perpanjangan Waktu Pendaftaran Caleg DPR RI

Image

News

Ibadah Haji 2018

Ketua DPR Soroti Penerapan Sistem Baru dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji

Image

News

Pileg 2019

Hingga Hari Terakhir, Baru 5 Partai yang Mendaftarkan Calegnya di KPU Surabaya

Image

News

PolCOMM Institute: Tujuh Parpol Berpeluang ke Senayan

Image

News

Prasetyo Tantang Pemprov DKI Tutup PT DLTA

Image

News

Anies Baswedan Dinilai Tak Perhatikan Nasib Pegawainya

Image

News

Kritik Anies-Sandi, Prasetyo: Belum Ada Tindakan yang Jelas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kapolri Bicara Soal Demokrasi Indonesia yang Mulai Kebablasan

Demokrasi yang bebas akan berbahaya jika didominasi oleh low class.

Image
News

Sesak Nafas, Seorang Jamaah Calon Haji Embarkasi Makassar Ditunda Berangkat

Warga Jalan Andi Tonro, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar yang tergabung dalam kloter pertama ini ditunda lantara menderita gejala sesak naf

Image
News

BNN Sita Rp3,9 Miliar Aliran Dana Narkoba

Aset itu tersebut milik berinisial IN.

Image
News

AS Ancam Beri Sanksi Perusahaan yang Terlibat Proyek Nord Stream

Menurut Pemerintah AS, Nord Stream 2 akan melanggar keamanan energi di Uni Eropa.

Image
News

PAN Daftarkan 575 Bacaleg DPR RI

Banyak kalangan selebritis dan tokoh politik yang maju sebagai Bacaleg dari PAN.

Image
News

Gerindra Pastikan Pertemuan Prabowo dan Puan Tak Bahas Koalisi di Pilpres

"Pertemuan tersebut tidak dimaksudkan dalam rangka membangun koalisi antara PDIP dengan Gerindra."

Image
News

KPU Diharap Bisa Konsisten Soal Larangan Napi Koruptor Nyaleg

Meski masih diuji di MA, bukan berarti aturan tersebut belum bisa diterapkan saat ini.

Image
News

Gaya Berbusana Prabowo Dicibir, Warganet: Generasi Milenial Tak Kenal Baju Safari

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto disarankan untuk tidak selalu memakai baju safari ketika tampil menghadapi masyarakat.

Image
News

KPK Kembali Tangkap Tangan Kepala Daerah

Bupati Labuhanbatu berinisial P.

Image
News

Kapitra Buka Suara Soal Pencalegannya oleh PDIP

Kapitra bantah pernyataan Hasto.

Image
News

Besok, Sejumlah Massa Akan Demo ke KPK

"Saat ini permasalahan BLBI memasuki babak baru. Sangat menarik bila KPK juga proaktif dalam kasus SKL BLBI lainnya yang beraroma korupsi"

Image
News

Addie MS: Ayo Kita Semangati Mas Anies Agar Bangkit Menata Kata, Eh, Kota, Maksudku

Addie MS mengajak netter ikut Anies Baswedan.

trending topics

terpopuler

  1. Bisa Bangun Mini Market, Kapolri Pertanyakan Asal Uang AKBP Yusuf

  2. Ditanya Kabar Tolak Rumahnya Direnovasi Jokowi, Zohri Berlinang Air Mata

  3. Bima Arya: Kira-kira Rasanya Apa Kalau Ini Saya Babat Ke Leher Kalian?

  4. Ratna Ultah ke 70, Ada Netter yang Beri Saran Mengerikan

  5. Eks Panglima GAM: Apabila Irwandi Tak Dipulangkan, Kita Harus Siap Angkat Senjata

  6. Usai Diperiksa Selama 5 Jam, KPK Resmi Menahan Eks Dirut PT Jasindo

  7. Anies Baswedan Dinilai Tak Perhatikan Nasib Pegawainya

  8. Hapus Obat Kanker, Jokowi dan Menkes akan Digugat

  9. Sekda DKI Tampik Tudingan Perombakan SKPD Dilakukan Tak Transparan

  10. Tweet Berbuntut Panjang, Penyelam Inggris Gugat Elon Musk

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Image
Ujang Komarudin

Mencari Cawapres Ideal

Image
Iwan Setiawan

Membaca Kiprah #2019GantiPresiden Jelang Pilpres

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan