image
Login / Sign Up
Image

Elon Musk dan Mimpi Dunia Muslim

Image

Syifa Amin Widigdo | Dokumen Pribadi

AKURAT.CO, Apa sebenarnya mimpi, aspirasi, harapan, dan misi Dunia Muslim di zaman yang terus berubah ini? Apakah mendirikah khilafah? Apakah menerapkan syariat Islam dalam tatanan sosial-politik? Apakah menjadikan orang yang dipersepsi membawa aspirasi keislaman untuk menjadi presiden atau pemimpin dunia?

Kalaupun ada segelintir kaum Muslimin yang membawa aspirasi tersebut di atas, saya yakin yang demikian itu bukan puncak dari aspirasinya. Yang menjadi tujuan, misi utama, dan mimpinya adalah untuk menjadi "rahmat bagi semesta raya," sebagaimana perintah Allah dalam Surat al-Anbiy?’ ayat 107: "Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad) kecuali menjadi rahmat bagi semesta raya (Al-Anbiy?’: 107)."

Perintah Allah kepada Nabi Muhammad agar menjadi rahmat bagi semesta juga berlaku bagi umatnya. "Menjadi Rahmat" tidak lagi sekedar menjadi tugas kenabian, tapi juga menjadi harapan, aspirasi, misi, dan mimpi dari kaum Muslimin. Sebagaimana Nabi Muhammad yang dengan risalahnya berhasil membangun peradaban dan keadaban, generasi yang datang setelah Nabi pun demikian. Generasi setelahnya membangun peradaban dan menebar rahmat dengan ilmu dan inovasi.

baca juga:

Jika pada abad ke-9 hingga ke-12 orang bertanya siapa yang paling kreatif dan inovatif di bidang keilmuan, sains, dan teknologi. Orang akan dengan mudah menunjuk para ilmuwan Muslim dari Ibn Sina, al-Khawarizmi, Ibn Haytham, al-Biruni, al-Jazari, hingga al-Thusi. Dunia kedokteran,filsafat, matematika, optik, ilmu alam, teknologi, dan astronomi mengalami perkembangan pesat atas sumbangan keilmuan dan saintifik para ilmuwan tersebut. Mereka menebar rahmat dan manfaat tidak hanya untuk Dunia Islam, tapi juga melampui batas-batas geografis, etnis, dan bahkan agama.

Di bawah kepemimpinan Pendeta Raymon dari Toledo, karya-karya mereka diterjemahkan ke Bahasa Latin pada tahun 1126-1284 di Spanyol. Gerakan penerjemahan inilah yang kemudian menjadi jembatan bagi Dunia Barat untuk bisa mengakses khazanah keilmuan dari Dunia Islam dan menghantarkan Eropa menemukan jalan menuju pencerahan (enlightenment).

Itu dulu. Dulu sekali. Sekarang kaum Muslimin seakan galau dan resah karena belum mampu menemukan jati dirinya sebagai penebar rahmat lagi. Dunia Islam justru mengalami keterpurukan. Instabilitas politik, keterbelakangan ekonomi, dan inferioritas peradaban menggejala di negeri-negeri yang mayoritas berpenduduk muslim. Masyarakatnya gampang terkoyak oleh konflik sektarian, rivalitas politik, dan benturan kepentingan yang tak berkesudahan.

Di tengah kegalauan seperti itu, masyarakat Muslim menyaksikan perkembangan ilmu dan teknologi begitu pesat. Peran “penebar rahmat” peradaban duniawi tidak lagi di tangan. Aktor-aktor baru bermunculan dari dunia yang dulu bahkan tidak tertera dalam peta, misalnya Amerika. Inovasi ilmu dan teknologi menyebar ke penjuru semesta. Dunia Muslim menjadi pengguna dan penerima manfaat baik untuk kepentingan akhirat maupun dunia.

Elon Musk

Belum habis tergagap-gagap dengan penemuan internet, komputer, media sosial, dawai (smart devices), Dunia Islam seakan bersiap tertinggal lagi. Saat sebagian masyarakat Muslim masih bertengkar dan beradu hoax di facebook, twitter, WhatsApp, atau bahkan di dunia nyata, orang seperti Elon Musk (46 tahun) berpikir, berinovasi, dan bekerja keras bahkan hingga melampaui batas imajinasi manusia pada umumnya.

Ketika NASA memutuskan penghentian pengiriman pesawat berawak (Space Shuttle) pada tahun 2011, Elon Musk dengan SpaceX-nya menjadi perusahaan swasta pertama yang mengirim pesawat kargo ke antariksa dengan cara yang tidak konvensional. SpaceX tidak hanya berhasil membuat roket Falcon 9 dan pesawat antariksa Dragon pergi meluncur ke orbit rendah bumi di tahun 2010, namun juga berhasil membuatnya kembali ke landasan di bumi tanpa cela. Pada tahun 2012, Dragon bahkan menjadi satu-satunya pesawat antariksa swasta yang mampu membawa kargo ke stasiun luar angkasa dan mampu kembali dengan selamat.

Mimpi Elon Musk melalui SpaceX terdengar muluk dan mustahil. Visinya untuk membawa manusia ke Mars dan menerbangkan space aircraft yang bisa dipulang-gunakan lagi (reusable) tampak seperti mustahil. Bahkan banyak orang yang menertawakan, melecehkan, dan merendahkannya, termasuk orang-orang yang selama ini menjadi pionir dan ikon penerbangan luar angkasa, seperti Neil Armstrong, Eugene Cernan, dan Neil Degrease Tyson. Namun ketika usaha tak kenal lelah Elon Musk membuahkan hasil, roket dan pesawat antariksanya berhasil diterbangkan dan kembali lagi dengan mulus, apresiasi dan pujian mulai mengalir.

Tidak hanya SpaceX. Untuk mewujudkan visi dan mimpi-mimpinya, Elon Musk juga mendirikan dan memimpin perusahaan otomotif dan energi terbarukan untuk mengakselerasi penggunaan bahan bakar dan energi terbarukan di masyarakat. Di antaranya adalah SolarCity dan Tesla. SolarCity mewujudkan visi penggunaan energi terbarukan, dalam hal ini energi matahari, dalam skala yang lebih luas. Perusahaan ini berhasil membangun panel-panel energi matahari (solar panels) di banyak kawasan hunian dan industri di Amerika Serikat dengan skema pembayaran yang sangat kompetitif. Solar City juga membangun tempat-tempat pengisian baterai bagi Tesla, mobil listrik yang lahir dari tangan dingin Elon Musk.

Tesla mampu menerjemahkan visi untuk membuat alat transportasi alternatif, yang tidak hanya canggih tapi juga ramah lingkungan. Baterai mobil listrik yang diproduksinya dapat diisi menggunakan energi listrik yang dihasilkan dari matahari di pos-pos pengisian baterai (Tesla Supercharger) yang dibangun SolarCity.

Inovasi Elon Musk tidak berhenti di sini. Dia juga mengembangkan pembangunan infrastruktur terowongan bawah tanah melalui The Boring Company, menggagas transportasi super cepat dengan Hyperloop, membuat perusahaan riset di bidang Artificial Intelligence (AI) yang produknya dibagi gratis ke publik melalui OpenAI, dan merintis kemungkinan integrasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence) dengan kecerdasan manusia melalui Neuralink. Bersama para innovator lain seperti Bill Gates dan Steve Jobs, Elon Musk telah dan sedang memberikan kontribusinya bagi kemajuan dan keberlanjutan peradaban manusia di bumi dan kemungkinannya di planet lain, seperti Mars. Lalu, kontribusi apa yang sedang dirancang oleh orang, komunitas, atau Dunia Muslim untuk peradaban dan kemanusiaan?

Dunia Muslim

Mungkin ada yang meremehkan pencapaian orang seperti Elon Musk dengan mengkritisi agama atau kepercayaannya. Misalnya, apa guna mereka mempunyai kontribusi kemanusiaan tapi bukan Muslim. Ujung-ujungnya mereka akan masuk neraka juga.

Pertanyaan dan gugatan semacam ini tidak saja keluar konteks, tapi juga mencerminkan kecenderungan untuk menghindar dari kenyataan dan apologetik. Di tengah percaturan dunia yang makin gobal, kompetisi berlangsung bukan di tingkat apa kepercayaan atau agama seseorang, tapi di level kontribusi apa yang bisa diberikan bagi peradaban dan kemanusiaan.

Jika para inovator, entrepreneur, dan engineer seperti Elon Musk berpikir dan bekerja keras untuk memberi sumbangan inovatif dan berarti bagi masa depan peradaban manusia, apa yang sekarang Dunia Muslim rancang untuk memberi sumbangan yang setara, atau bahkan, melebihi kontribusi peradaban dan kemanusiaan mereka di belahan dunia lain itu?

Aspirasi untuk menjadi "rahmat bagi semesta raya" untuk sekarang ini masih berada di dunia harapan, mimpi, dan belum menjadi kenyataan. Dunia Islam tertinggal dari dunia lain dalam pacuan memberi kontribusi bagi semesta. Agar tidak selamanya menjadi mimpi, generasi muda dan generasi masa depan harus dibekali dengan literasi dan pendidikan yang baik. Mereka tidak hanya dibekali pondasi keyakinan untuk menjadi kompas dalam hidup, tapi juga harus dilatih berpikir kritis, kreatif, dan inovatif yang beriorientasi untuk memberi manfaat dan menebar rahmat bagi semesta seluas-luasnya. Wallahu A'lam.

*Dosen di Magister Studi Islam (MSI), Program Pascasarjana UMY, Yogyakarta

Editor: Gema Trisna Yudha

berita terkait

Image

News

Tweet Berbuntut Panjang, Penyelam Inggris Gugat Elon Musk

Image

News

Lho, Elon Musk Sebut Penyelam Inggris Penyelamat Bocah Gua Seorang Pedofil

Image

News

Kecewa, Elon Musk Tinggalkan Kapal Selam Mini di Gua Thailand

Image

Iptek

Wah, Buka Kunci Mobil Bisa dari Smartphone

Image

Iptek

Adu Komentar dengan Wartawan, Elon Musk Putuskan Buat Media Sendiri

Image

Iptek

Elon Musk Caci Analis, Tesla Rugi Rp29,6 T dalam Semalam

Image

Iptek

Tips Sukses Bekerja Ala Elon Musk

Image

Iptek

Tesla Tunda Produksi Mobil Swakemudi

Image

Iptek

Polemik Mobil Swakemudi

Tesla: Pengemudi Harus Selalu Siap Meski dalam Kendaraan Swakemudi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Antisipasi Kepadatan, PPP Pilih Daftar Malam Hari

DPP PPP baru menyerahkan daftar Caleg ke KPU di hari terakhir, Selasa 17 Juli 2017 pukul 23.10 WIB.

Image
News

IKADI Imbau Jangan Jadikan Rumah Ibadah untuk Pecah Belah Bangsa

Rumah ibadah hendaknya menebar pesan perdamaian, bukan justru menjadi alat memecah belah.

Image
News

Yusuf Supendi Yakin Perkuat Basis Pemilih PDIP dari Kaum Santri

Politisi PDI Perjuangan Yusuf Supendi yakin bisa memperkuat basis pemilih partai tersebut yaitu kaum santri pada Pemilu 2019.

Image
News

Kapolri: Para Elite Gunakan Kelompok Radikal untuk Kepentingan Politik

"Ketika orang ingin berkuasa terkadang menghalalkan segala cara, termasuk cara-cara yang bisa mengorbankan pecahnya negara ini,"

Image
News

Mendagri Lantik Deputi BNPP sebagai Pj Gubernur NTT

Usai pengambilan sumpah jabatan, Pj Gubernur NTT melakukan penandatanganan berita acara dan pakta integritas.

Image
News

Calhaj Kloter 1 Embarkasi Pondok Gede Diberangkatkan ke Arab Saudi

Dari 393 Calhaj itu, Laki-laki berjumlah 169 orang dan 224 lainya perempuan.

Image
News

Bupati Labuhanbatu Diduga Terlibat Suap Penanganan Proyek PUPR di Daerahnya

Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap diduga terlibat kasus suap penanganan proyek PUPR yang tengah bergulir di daerahnya.

Image
News

Nenek 55 Tahun di Makassar Diduga Tewas Ditangan Perampok

Kejadian pertama kali diketahui oleh keponakan korban, Sanneng Daeng Liwang (50).

Image
News

Ucapkan Terima Kasih, Jokowi Minta Babinsa Pantau Terorisme

"Pilkada bisa berjalan dengan lancar, dengan aman, dengan damai, karena ini berkat kerja keras saudara-saudara semuanya"

Image
News

Resmi Daftar ke KPU, Golkar Yakin Ulangi Kemenangan Pemilu 2019

Lodewijk F Paulus melakukan pendaftaran bakal calon anggota legislatif DPR RI ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Image
News

Polres Rejang Lebong Ringkus Seorang Penyalahguna Narkoba Jenis Sabu

Kepolisian Resor Rejang Lebong, Polda Bengkulu menangkap seorang pelaku penyalahguna narkoba jenis sabu-sabu di daerah ini.

Image
News

Golkar Sumbar Rangkul Mantan Kepala Daerah untuk Maju di Pileg 2019

DPD Partai Golkar Sumatera Barat merangkul mantan kepala daerah di tingkat kota dan kabupaten di provinsi ini untuk maju dalam Pileg 2019.

trending topics

terpopuler

  1. Bisa Bangun Mini Market, Kapolri Pertanyakan Asal Uang AKBP Yusuf

  2. Bima Arya: Kira-kira Rasanya Apa Kalau Ini Saya Babat Ke Leher Kalian?

  3. Eks Panglima GAM: Apabila Irwandi Tak Dipulangkan, Kita Harus Siap Angkat Senjata

  4. Hapus Obat Kanker, Jokowi dan Menkes akan Digugat

  5. DPRD Bakal Gunakan Hak Bertanya Terkait Kebijakan Kontroversi Anies-Sandi

  6. Tweet Berbuntut Panjang, Penyelam Inggris Gugat Elon Musk

  7. Wali kota Jaktim Dipensiunkan Lewat WA, Sandiaga: Itu Cara Zaman Now

  8. Fadli Digambarkan seperti Sales Gara-gara Sebut Pemimpin Planga Plongo Bikin Terpuruk

  9. Sedikitnya 5 Meninggal dan Ribuan Dilarikan Rumah Sakit akibat Gelombang Panas di Jepang

  10. Koalisi Pejalan Kaki Menolak Proyek 6 Ruas Jalan Tol Dalam Kota Dilanjutkan

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Image
Ujang Komarudin

Mencari Cawapres Ideal

Image
Iwan Setiawan

Membaca Kiprah #2019GantiPresiden Jelang Pilpres

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan