image
Login / Sign Up

Kiat Menulis Ala Wig SM: Jangan Memvonis Tulisan Sendiri Jelek

Herman Syahara

Image

Penulis Wig S (dua dari kiri) | AKURAT.CO/Herman Syahara

AKURAT.CO, Salah satu kendala utama untuk mulai menulis  adalah karena  seseorang telah  memvonis  bahwa karya sendiri jelek dan tidak   bernilai sastra. Akibatnya,  kepercayaan  diri untuk terus menulis dan menerbitkan buku memudar. Untuk mengatasi  kendala ini seorang penulis  harus  menumbuhkan keyakinan  bahwa karyanya sudah baik dengan tak lupa meminta pendapat penulis lain yang  berpengalaman.

Kiat menulis ala Wig SM, atau yang nama aslinya Suwignyo, SH, MH, di atas patut menjadi pegangan buat mereka yang  akan terjun ke dunia penulisan atau mereka yang awalnya pernah menulis namun terhenti karena suatu kesibukan dan alasan lain, sebagaimana  dialami oleh penulis itu.

Seperti dituturkannya pada acara Bincang Proses Kreatif dan Peluncuran  Buku karya penulis Wig SM, di Pusat Dokumentasi PDS HB Jassin, Jumat (14/4) lalu, Wig mengaku sempat merasakan bahwa menulis itu berat, sulit, dan butuh energi lebih untuk menghasilkan karya yang dianggap bernilai sastra.  

baca juga:

“Kalau ukurannya adalah produktivitas, maka produktivitas saya rendah. Ini karena  untuk menafkahi keluarga saya bekerja  di luar bidang sastra,” kilah pegawai  di sebuah kementerian itu.

Selain kendala itu, Wig juga merasa “terteror” oleh fobia setiap selesai menulis bahwa karyanya tidak bernilasi sastra. Perasaan ini  terus menerus menghantuinya  dari waktu ke waktu setiap habis menulis. Sementara untuk meninggalkan dunia itu tak mungkin karena sudah dimulai sejak di sekolah lanjutan pertama.

Namun, setelah banyak berdiskusi dengan kawan-kawan penulis seangkatannya seperti penyair Remmy Novaris DM dan Ayid Suyitno PS yang terus mendorongnya membukukan karyanya,  dia mulai menyingkirkan  vonis “jelek” dari dalam dirinya. Semangat untuk membukukan karyanya yang lama tersimpan pun berkobar.

Acara Bincang Proses Kreatif dan Peluncuran  Buku di  Pusat Dokumentasi PDS HB Jassin itu menjadi ajang pembuktian Wig SM bahwa dirinya bisa lepas dari fobia itu. Bahwa membukukan karya sendiri tidak bukanlah hal sulit. Tak tanggung-tanggung, hari itu dia meluncurkan dua buku sekaligus, yaitu kumpulan cerita pendek Kik-Kuk  dan antologi puisi Siapalah Dia Siapa. Turut menyaksikan acara itu antara lain perempuan penyair dan penulis  senior Dyah Hadaning, Arie MP Tamba, Uki Bayu Sedjati, Humam S Chudori yang menjadi moderator, dan sejumlah penyair Angkatan ’80-an dan anggita Komite Sastra Indonesia (KSI) yang pernah dirintisnya.

Di mata Remmy Novaris DM dan Ayid Suyitno yang tampil sebagai pembicara, karya Wig SM memiliki karakteristik yaitu bertema masalah sosial dan ihwal orang kecil  yang luput dari amatan banyak penyair dan penulis lain.

Menurut Remmy, meskipun puisi Wig tidak terlalu peduli pada bentuk estetik berupa metafora, namun unsur itu acapkali muncul secara alami dalam dalam beberapa puisinya sehingga tidak terkesan dipaksakan atau berlebihan. Karakter seperti ini dapat  menunjukkan kelebihan atau kekurangan seorang penulis.

“Karya cerpen dan puisi Wig tampaknya satu kesatuan yang tak terpisahkan. Kalau  dia konsisten mempertahankan cara pandang dalam puisinya dan memperdalam metafora, saya kira dia akan berhasil  menjadii penyair yang kuat,” kata Ketua Dapur Sastra Jakarta (DSJ) itu.

Sementara Ayid merasa heran  karena sahabatnya  itu  bisa menuliskan tema-tema yang bertolak belakang dengan kesehariannya sebagai PNS. Cerpen-cerpen di dalam  Kik-Kuk karya Wig banyak menyuarakan suara orang kecil, yaitu penderitaan dan kekumuhan yang disebabkan kemiskinan. Wig dinilai berhasil memotret orang kecil yang  gamang dengan kehidupannya atau  orang besar yang tidak bisa mengelola kehidupannya.

“Wig tidak menulis cerpennya secara linier. Alurnya tak terduga dan mengejutkan. Saat membaca cerpen Pencopet saya menangis karena kisah pencopet itu bukan sebagaimana yang biasa kita duga,” kata Ayid.

Wig SM adalah penulis kelahiran Jakarta 14 Aprul 1960. Karya alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta (UIJ) itu antara lain termuat dalam Antologi Puisi Bersama Gelang Semesta (1988),  Sembilan Penyair Menatap Publik (1993), Bersama dalam Sunyi (1998), Resonansi Indonesia (2000), Teriakan dari Rawa Tembaga (2005), Glaser (2007), Catatan Perjalanan (2008), dan Petala (2016). Kik-Kuk dan Siapalah Dia Siapa adalah karya kumpulan cerpen dan puisi tunggal pertamanya.

Berikut adalah salah satu dari 57  puisi karya Wig yang termuat dalam buku Antologi Puisi Siapalah Dia Siapa

 

Di Angkot

 

kemacetan kota tidak bisa dihindari

apalagi saat pulang kerja

wah macetnya ampun-ampun deh

 

mau kerja bawa mobil, gak tahan!

naik motor memang sudah setiap hari?

naik motor ada jenuhnya juga

supaya kerja nyaman, naik angkotlah aku

di angkor bisa santai, bisa ngorok bila perlu

 

tapi dasar di angkot

ada saja gangguannya

duduk yang empet-empetan

kita kayak ikan pindang di kuali

panasnya yang kagak ketulungan

meski dilarang ngerokok di dalam angkot

ada aja orang yang ngerokok  seenaknya

ada pedagang asonganlah yang menjajakan

dengan cara menyebalkan

ada pengamenlah yang lagunya asal geblek

yang kesemuanya bikin tidak nyaman naik angkot

 

pulang malam aku naik angkot ke rumah

di dalam angkot penumpang pada diam

dan terlihat tegang

ternyata sedang ada pemalakan dan pengancaman

yang dilakukan para preman di terminal itu

perempuan muda  yang diancam pindah tempat

ke sampung dudukku

wah, minta perlindungan padaku, kataku dalam hati

dengan sikap waspada dan kesatria lama

aku lihat satu persatu para bajingan itu

 

kemudian menutup kaca mobil di belakangku

dan melorotkan gelang dari tangan kananku

aku pegang gelang itu sambil gelang itu

aku gosokkan ke pipiku kananku dengan santai

sambil mata liarku melihat para bajingan itu

tampaknya ketua para bajingan itu tahu apa

maksudku dan bilang: kita bubar!

 

Jakarta, 05 Oktober 2015

Editor: Islahuddin

berita terkait

Image

News

Petugas Bandara Husein Sastranegara Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu

Image

Hiburan

Aksi Sastrawan Negera Serumpun Membaca Puisi di Benteng Peninggalan VOC

Image

News

Kasus Dugaan Suap Bupati Cirebon, KPK Sita 3 Mobil dan Uang Ratusan Juta

Image

News

Menyesal Dukung Sunjaya, Tsamara Minta Tolong Rachel Maryam Jangan Samakan Kasus Ratna Sarumpaet

Image

News

Wagub Jabar Serahkan Surat Tugas Plh Bupati Cirebon pada Rahmat Sutrisno

Image

News

Mendagri Mengaku Prihatin Kepala Daerah Kembali Terjaring OTT Oleh KPK

Image

News

KPK Resmi Tahan Bupati Cirebon Terkait Suap Jual-Beli Jabatan

Image

News

Bupati Cirebon Diamankan KPK, Kakak Mantan Wabup Sujud Syukur: Biar Merasakan Juga

Image

News

Pemkab Cirebon Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Berjalan, Meski Bupati Kena OTT

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Hiburan

10 Momen Romantis Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata yang Makin Lengket

Selain pernikahannya yang mengusung tema unik, hubungan keduanya juga mencuri perhatian publik.

Image
Hiburan

Bebas dari Penjara, Tyo Pakusadewo Bangkit Jadi Lebih 'Sakti'

Tyo baru kembali menghirup udara segar usai menjalani masa tahanan karena terjerat kasus narkoba.

Image
Hiburan

Jadi Idola Remaja India, 10 Pesona Alia Bhatt

Bhatt menjadi salah satu aktris muda yang memiliki karier cemerlang di dunia perfilman India.

Image
Hiburan

Tyo Pakusadewo Rindu Bau Ketiak Mendiang Ibunya

Tahun lalu, ibu dari Tyo Pakusadewo, Nur Leila berpulang ke rahmatullah.

Image
Hiburan

Bikin Envy, Pujian Manis Maia Estianty di Hari Ulang Tahun Suami

Irwan Murssy di hari ini, Kamis (15/11) merayakan ulang tahunnya yang ke-56.

Image
Hiburan

Tyo Pakusadewo Persembahkan Pentas Teater untuk Mendiang Ibunya

Setelah bebas dari penjara, Tyo menggelar teater bertajuk "Untuk Ibu: Kasih Anak Sepanjang Jalan, Kasih Ibu Sepanjang Masa."

Image
Hiburan

Pamer Foto Hasil USG, Nikita Mirzani Curhat

Dalam keterangan fotonya, Niki menuliskan rasa syukur atas karunia yang ia dapatkan.

Image
Hiburan

Lauv akan Gelar Konser di Indonesia Mei 2019

Ini akan menjadi kunjungan ketiganya untuk menyapa penggemar di Indonesia.

Image
Hiburan

Hubungan Asmara Deva Mahenra dan Velove Vexia Kandas?

Kabar ini pertama kali muncul di media sosial.

Image
Hiburan

Vicky Prasetyo Bantah Lakukan KDRT Terhadap Angel Lelga

Angel sempat menyebut salah satu alasan keretakan rumah tangga karena adanya KDRT.

trending topics

terpopuler

  1. Begini Kesaksian Ketua RT Soal Sosok Istri Diperum Nainggolan

  2. Pengamat: Tak Ada Keuntungan untuk PT KAI Jika Berikan Akses Skybridge ke Stasiun

  3. Hamil Anak Kedua, Sarwendah Pamer Perut Buncit

  4. Akibat Banjir, Rumah Ini Kemasukan Ratusan Kelapa

  5. Surat Kabar Turki Rilis Foto Alat yang Digunakan untuk Bunuh Khashoggi

  6. Jawab Andi Arief, Gerindra: Tidak Elok Ditanggapi di Media

  7. Bilang 'Budek' dan 'Buta', Ma'ruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu

  8. Foto Pemandangan Bandara Terpencil di Papua hingga Pentolan FPI Minta PSI Dibubarkan

  9. Korban Bencana di Sigi Mulai Kembali ke Rumah Masing-masing

  10. Welbeck Beri Kabar Terbaru Usai Patah Pergelangan Kaki

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Ancaman Pemilu Serentak, Kekhawatiran Yusril yang Belum Menemukan Jawaban

Wawancara

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Image
Hiburan

Indonesia Kedatangan YI Cloud, Tawarkan Penyimpanan Data Berbayar

Sosok

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer

Image
Gaya Hidup

Sibuk Banget, Bagaimana Soal Olahraga dan Liburan Arzeti Bilbina?

Image
Ekonomi

Tragedi Lion Air

Cerita Rusdi Kirana, Sosok di Balik Terbangnya 'Singa Merah' ke Angkasa