image
Login / Sign Up

[FOTO ESAI] Kaki Palsu, Langkah ke Depan Penyandang Tuna Daksa

Sopian

Image

Kaki Palsu, Yayasan Peduli Tuna Daksa di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Jumat (13/4) | AKURAT.CO/Sopian

Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai mahkluk yang paling sempurna. Namun ada kalanya karena sesuatu hal, manusia kehilangan kesempurnaan dilihat dari sisi jasmani atau fisiknya.

Mempunyai bagian tubuh yang tidak sempurna karena kondisi cacat sejak lahir, penyakit ataupun kecelakaan, bukanlah pilihan bagi seseorang untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Kehilangan bagian tubuh pada kaki ataupun tangan merupakan kondisi dimana kita harus bisa menerima kehendak Tuhan, bukan untuk menyesali keadaan yang terpuruk dan berputus asa.

Kehidupan harus tetap berjalan apapun kendalanya. Dengan semangat yang sudah dimiliki, anggota tubuh buatan bisa menjadi alternatif untuk menambah gairah menjalani hidup tanpa ada hambatan atau pembatas lagi.

Untuk itu Yayasan Peduli Tuna Daksa di kawasan Sunter, Jakarta Utara memfasilitasi bagi penyandang disabilitas yang khusus membuat kaki dan tangan palsu.

Yayasan tersebut bernama Sadhu Vaswani. Berawal dari kegiatan sosial pembagian alat bantu berupa kaki dan tangan palsu gratis bagi para difabel sebanyak 500 buah pada tahun 2007 silam di Jakarta. Kegiatan ini pun berlanjut hingga sekarang.

Dikarenakan banyak warga masyarakat penyandang disabilitas yang berkeinginan mempunyai kaki dan tangan palsu. Yayasan yang dicetuskan oleh seorang pendeta Dada J P Vasmani, seorang guru spiritual warga India yang bermukim di Jakarta ini, hampir setiap harinya memproduksi kaki dan tangan palsu bagi para penyandang disabilitas.

Saat AKURAT.CO berkunjung ke Yayasan tersebut pada Jumat (13/4), ada sejumlah pekerja yang sedang mengerjakan pembuatan kaki dan tangan palsu pesanan dari seorang pasien yang kehilangan satu kakinya.

Terlihat para pekerja pun mengerjakan mulai dari penyiapan bahan, membuat pola kaki, mengukir sesuai kaki sang pasien hingga tahap penyelesaian akhir kaki palsu pun siap untuk dipakai pasien.

Dalam sehari yayasan mampu membuat 20 kaki palsu untuk penyandang tuna daksa di seluruh Indonesia.

Yayasan menggratiskan bagi para penyandang disabilitas yang kurang mampu untuk bisa mendapatkan kaki ataupun tangan palsu. Namun lain halnya bagi para penyandang disabilitas yang berkecukupan, kaki dan tangan palsu ini diharuskan mendonasikan sekitar 1,7 juta rupiah. Dimana hasil donasi ini akan disalurkan kembali bagi para penyandang disabilitas yang kurang mampu.

Sri Astuti (40) Salah satu pasien yang mendapatkan kaki palsu dari yayasan ini mengatakan bahwa dirinya kehilangan kakinya sepuluh tahun yang lalu karena harus diamputasi saat mengalami penyempitan pembuluh darah dibagian kaki.

"Sudah sepuluh tahun yang lalu saya kehilangan kaki bagian kanan, karena harus diamputasi" ungkap ibu dua orang anak ini.

Sri Astuti baru bisa datang ke yayasan ini setelah dirinya dibawa oleh tetangganya yang juga donatur dari kaki palsunya.

"Alhamdullilah saya akhirnya bisa mendapatkan kaki palsu dari yayasan ini dan bisa berjalan lagi tanpa harus memakai tongkat. Prosesnya pun cepat, pagi datang siangnya sudah bisa mendapatkan kaki palsunya," ujarnya sambil mencoba kaki palsu. []

AKURAT.CO/Sopian

Editor: Abdul Aziz Prastowo

berita terkait

Image

News

Polemik Budek dan Buta, Ma'ruf Amin: Apa Aja Dipolitisasi

Image

Olahraga

Persib Bandung

Berpartisipasi di Hari Disabilitas Internasional, Persib Gelar Lelang Jersey

Image

News

Kota Bandung Kini Punya Dua Puskesmas Ramah Disabilitas

Image

News

Heboh Ucapan Buta dan Budek, Ruhut: Pendukung Prabowo dan Sandi Hanya Bisa Marah

Image

News

Kekurangan Fisik Tak Menyurutkan Impian, Bocah Melissa Menulis Pakai Kaki

Image

News

Ingin Angkat Disabilitas Jadi Stafsus, Jokowi: Namanya Surya, Anaknya Mbak Dewi Yull

Image

Video

VIDEO Cara Penyandang Tuli Menikmati Musik

Image

Video

VIDEO Seniman Difabel Gelar Pameran di Galeri Nasional

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Ini yang Dilakukan Sandi Saat Bertemu Warga Tangerang Selatan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Morotai, Penyimpan Jejak Douglas Mc. Arthur dan Dahsyatnya Perang Dunia II

Douglas Mc. Arthur juga mengendalikan pesawat pengebom AS yang menghabisi Hiroshima dan Nagasaki

Image
Gaya Hidup

Tak Kalah dari Sumber Hewani, 5 Makanan Nabati Ini Juga Tinggi Protein

Untungnya, protein tidak hanya ada dalam daging, telur, atau makanan hewani lainnya

Image
Gaya Hidup

Penyanyi Joy Tobing Ingin Dongeng Indonesia Dihidupkan Lagi

Gara-gara anak mulai kecanduan gadget, jadi menilai dongeng bukan satu hal yang menarik.

Image
Gaya Hidup

Catat! Ini Cara Melihat Daging Beku yang Baik dan Tidak

Makanan yang dibekukan belum tentu layak dikonsumsi.

Image
Gaya Hidup

Ini Pesan Nadine Chandrawinata Supaya Bisa Memaknai Traveling

Bagi Nadine traveling sudah menjadi gaya hidup.

Image
Gaya Hidup

Titiek Puspa Usahakan Makan Masakan Rumah Supaya Panjang Umur

Memasuki usia 81 tahun, Titiek Puspa terapkan hal ini setiap hari.

Image
Gaya Hidup

Penting, Tips Memanaskan Sisa Nasi agar Tidak Menimbulkan Keracunan!

Cara menyimpan nasilah yang bisa menyebabkan masalah kesehatan

Image
Gaya Hidup

Kedai Tahu Kipas Ninin Jual Tahu Goreng Isi Daging Ayam, Asli Bikin Kenyang!

Tahu isi daging, rasanya ajib!

Image
Gaya Hidup
Jelajah Indonesia

Ini Lho yang Bikin Kamu Bakal Kangen Ngopi di Kedai Kong Djie

Citarasa, suasana, dan keramahan sang pemilik membuat siapa saja yang pernah ngopi di kedai Kong Djie ingin balik lagi.

Image
Gaya Hidup
Jelajah Indonesia

Lebih Dekat dengan Kong Djie, Kedai Kopi Tersohor di Belitung

AkuratTravel menyambangi kedai kopi tertua dan tersohor di Belitung. Namanya Kong Djie.

trending topics

terpopuler

  1. Masyarakat Diimbau Investasi Panel Surya di Rumah

  2. Demi Pulisic, Liverpool Siap Buang Pemain Mahalnya

  3. Ini Penyebab Tewasnya Mahasiswa Garut di Gua Batu Tasikmalaya

  4. Untuk Gaet Bintang Inter, MU Harus Pecahkan Rekor Transfer

  5. Alissa Wahid: BTW, Sepanjang Saya Tahu, yang Ditolak PSI Semua Perda Diskriminatif

  6. Info Terbaru Mayat Dalam Drum, Diduga Wartawan sampai Korban Pembunuhan Sadis

  7. Fahira Idris Buat Petisi #SaveIbuNuril

  8. Dapat Muhammadiyah Award, JK Berkelakar: Jadi Ini Muhammadiyah Beri Penghargaan kepada Pengurus NU

  9. Usai Kunker di Papua Nugini, Presiden Jokowi Beli Oleh-oleh untuk Sang Cucu

  10. Sejumlah Kelompok Terindikasi Intoleran Mulai Masuk ke Fasilitas Pendidikan

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Sengkarut Penundaan Penetapan DPT

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Jelajah Indonesia

Ini Lho yang Bikin Kamu Bakal Kangen Ngopi di Kedai Kong Djie

Image
Gaya Hidup

Jelajah Indonesia

Lebih Dekat dengan Kong Djie, Kedai Kopi Tersohor di Belitung

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Sosok

Image
Hiburan

Fauzan Musaad, Pelukis Mural Raden Saleh Raksasa di Planetarium Cikini

Image
Hiburan

Ini Alasan Ajip Rosidi Kembalikan Piagam dan Uang Rp200 Juta dari Habibie

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer