image
Login / Sign Up

Anwar Usman, Mantan Guru Honorer yang Kini Menjadi Ketua MK

Iwan Setiawan

Profil Ketua MK Baru

Image

Anwar Usman | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Anwar Usman terpilih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2018-2020, menggantikan Arief Hidayat. Anwar terpilih dalam Rapat Pleno yang digelar MK Hari ini, Senin (2/4). Anwar Usman memperoleh suara terbanyak yakni 5 suara, mengalahkan Suhartoyo dengan perolehan suara sebanyak 4 suara.

Pria yang lahir 31 Desember 1956 ini mengawali karier sebagai seorang guru honorer pada tahun 1975. Anwar yang dibesarkan di Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat, mengaku dirinya terbiasa hidup dalam kemandirian.

Lulus dari SDN 03 Sila, Bima pada 1969, Anwar harus meninggalkan desa dan orang tuanya untuk melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) selama 6 tahun hingga 1975.

baca juga:

“Selama sekitar enam tahun hidup terpisah dari orangtua, saya banyak belajar tentang disiplin dan kemandirian, karena memang sebagian hidup saya habiskan di perantauan,” jelas Anwar, seperti dikutip dari mahkamahkonstitusi.go.id, Senin (2/4).

Lulus dari PGAN pada 1975, atas restu Ayahanda (Alm.) Usman A. Rahim beserta Ibunda Hj. St. Ramlah, Anwar merantau lebih jauh lagi ke Jakarta dan langsung menjadi guru honorer pada SD Kalibaru. Selama menjadi guru, Anwar pun melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1. Ia pun memilih Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta dan lulus pada 1984.

“Teman-teman saya sesama PGAN kala itu banyak memilih untuk melanjutkan pendidikan ke IAIN, mengambil fakultas tarbiyah, fakultas syariah atau fakultas lainnya. Adapula yang melanjutkan pendidikan ke Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP)," ujarnya.

"Jarang yang memilih fakultas hukum. Akan tetapi, saya tidak melepaskan diri dari dunia pendidikan yang menjadi basic saya. Terbukti SD Kalibaru tempat pertama kali saya mengadu nasib di Jakarta pada 1975 telah berkembang menjadi sebuah yayasan pendidikan dengan berbagai jenis dan tingkatan pendidikan. Saya pun terpilih dan diangkat menjadi Ketua Yayasan sampai saat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Anwar tidak pernah membayangkan bahwa dirinya akan menjadi seorang Hakim Mahkamah Konstitusi. Awalnya, Anwar terpiih menggantikan M. Arsyad Sanusi.

“Saya sama sekali tak pernah membayangkan untuk mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden. Saya juga tak pernah membayangkan bisa terpilih menjadi salah satu hakim konstitusi,” jelas suami dari Hj. Suhada yang merupakan seorang bidan yang kini mengurus RS Wijaya Kusuma, Lumajang, dan RS Budhi Jaya Utama, Depok ini.

Sebelum menjadi Hakim Konstitusi, Anwar pernah menduduki beberapa jabatan di Mahkamah Agung. Jabatan yang pernah didudukinya, di antaranya menjadi Asisten Hakim Agung mulai dari 1997 – 2003 yang kemudian berlanjut dengan pengangkatannya menjadi Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung selama 2003 – 2006. Lalu pada 2005, dirinya diangkat menjadi Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta dengan tetap dipekerjakan sebagai Kepala Biro Kepegawaian.

Namun, Anwar mengakui tidak asing dengan lembaga peradilan yang berdiri sejak 2003 ini. Selain dari keilmuan yang didalami, ia pun sudah lama mengenal Hakim Konstitusi Hamdan Zoelva yang sama-sama berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Pengamat: JK Ingin Pensiun Dari Politik, Jangan Paksa Capres

Image

News

Enggak Ada Dalam Lapas, Kemkumham Pastikan Napi Korupsi Tak Sedang Plesiran

Image

News

BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Gelombang Laut Hingga Enam Meter

Image

Ekonomi

Bupati Bogor Akan Libatkan UMKM Kuliner dan Cinderamata dalam Asian Games

Image

News

Jokowi Restui JK Jadi Pihak Terkait Uji Materi Cawapres ke MK

Image

News

Jelang Asian Games, BMKG Konsen Terhadap Olahraga Sensitif

Image

Ekonomi

Ibu Negara: Pelaku UMKM Harus Tingkatkan Kreativitas

Image

News

BMKG: Gempa Sumbar Jenis Kerak Dangkal

Image

Ekonomi

DPR Sarankan Gencarkan Sosialisasi SNI ke UMKM

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bamusi Klaim Bacaleg PDIP Dekat Dengan Umat

"Alhamdulillah sekarang ini makin banyak caleg PDIP dari tokoh Islam. Semua ini untuk bangsa," kata Nasyirul Falah

Image
News

Pengamat: JK Ingin Pensiun Dari Politik, Jangan Paksa Capres

Adi Prayitno berharap agar semua pihak menghormati sikap politik JK yang menyebutkan tidak maju cawapres dan pensiun dari politik

Image
News

Jokowi: Cawapres Sedang Kita Godok Biar Matang

"Orang sampaikan, 'Pak isi kantongnya siapa sih?' Kadang saya heran, kenapa orang urusi kantong saya," ujar Jokowi

Image
News

Muhaimin: PKB Komitmen Menangkan Jokowi di Pilpres 2019

"Kami sudah lakukan usaha keras dan upaya membuktikan kami sudah bekerja untuk Jokowi," kata Muhaimin

Image
News

Menristekdikti: Lulusan SMA Yang Lanjutkan ke Perguruaan Tinggi Alami Peningkatan

"Saya prediksi naik dan diperkirakan diangka 2 sampai 2,2 juta, dari tahun sebelumnya yaitu 1,8 juta," kata Nasir

Image
News

Muhaimin: Bersama 'Join' Jokowi Bisa Menang Pilpres 2019

Cak Imin sebut pembentukan 'Join' bertujuan untuk kesuksesan pemenangan Joko Widodo di Pemilu Presiden 2019.

Image
News

Masyrakat Jawa Tengah Deklarasi Jokowi-Moeldoko Hebat (Jodoh) Pilpres 2019

"Dari semula 12 elemen, sekarang sudah ada 17 elemen yang mendukung Pak Moeldoko mendampingi Jokowi," kata Nanang Setyono

Image
News

Hadapi Pemilu 2019, KPU Fokus Perbaiki Data Daftra Pemilih

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tengah melakukan perbaikan daftar pemilih menjelang Pemilu 2019.

Image
News

Presiden Jokowi: Pemilu 2019 Harus Berjalan Damai, Hindari Perpecahan

Image
News

Dirjen PAS: Fuad Amin Dirawat di RS Karena Muntah Darah

"Fuad Amin muntah darah. Ada di RS Boromeus, dikawal oleh kita dan polisi," ujar Sri

Image
News

Muhaimin Sebut JK Seperti Mobil Ferrari

"Tentu saja Jusuf Kalla ibarat mobil Ferrari yaitu barang mewah karena pengalamannya luar biasa," kata Muhaimin

Image
News

Zulhas Tak Halangi Anaknya Berpolitik Praktis

trending topics

terpopuler

  1. Miris, RPTRA Kalijodoh Enggak Terurus, Sandiaga Sebut Bukan Tanggung Jawab Pemprov

  2. Jangan Tiru, Hina Suku Batak di Sosmed, Pemuda ini Akhirnya Dijemput Polisi

  3. Ini Guyonan Abu Janda Soal Kebijakan Anies Pasang Jaring di Kali Item

  4. Video Iis Dahlia Usir Peserta KDI Viral, KPAI Minta KPI Tindak Tegas

  5. Nadirsyah: Jangan Pak JK yang Disalahkan, Salahkan Pak Jokowi Dong, Baru Fair

  6. KPK Ultimatum KemenkumHAM Jangan Melulu Salahkan Oknum

  7. Anies Sibuk Urusi 'Kali Item' Pengamat: Sterilisasi Tidak Bisa dengan Cara Instan

  8. Disarankan Ajak Ngopi Biar Paham, Susi: Males, Orang Ini Malas Baca Sebelum Ngomong

  9. Mau Jakarta Lancar Selama Asian Games, Alvin Lie: Wajibkan Warga mudik, Dijamin Efektif

  10. Berpikir Kalau JK Tak Jadi Calon Bakal Ganggu Jokowi, Itu Rendahkan JK, Jokowi, Rakyat

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan