image
Login / Sign Up

Jadi Wali Kota Bogor, Bima Arya Tolak 7.230 Izin Investasi Cacat Administrasi

Rizky Dewantara

Pilkada Serentak 2018

Image

Pasangan calon di Pilwalkot Bogor, Bima Arya dan Dedie Rachim dalam acara dialog politik di aula Graha Pena, Radar Bogor, Selasa (13/3) siang. | AKURAT.CO/Rizky Dewantara

AKURAT.CO, Pasangan Cawalkot Bogor nomor urut 3, Bima Arya Sugiarto, menyatakan bahwa Kota Bogor sangat membuka diri untuk pengusaha yang ingin berinvestasi. Namun, jangan harap investor ‘nakal’ bisa dengan mudah mendapatkan tanda tangan sang Walikota.

"Saya tekankan bahwa ‘Bogor Is Not For Sale!’. Kalau ada yang bilang saya mengobral izin, silahkan lihat datanya. Sangat ketat, Bogor is not for sale. Dari 20.866 permohonan perizinan yang masuk, yang disetujui 13.636 atau yang ditolak sekitar 40 persen. Ini data tiga tahun terakhir,” ungkap Bima dalam ‘Dialog Politik Membedah Visi Misi Calon Walikota Bogor’, Selasa (13/3).

Menanggapi itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Aji Hermawan, balik bertanya kepada Bima Arya.

baca juga:

“Setiap keputusan investasi tentu memiliki beragam dampak, baik positif maupun negatif. Kenapa bisa ada investor ini mendapatkan izin cepat, yang satunya tidak? Lalu, apa yang menjadi prioritas investasi di Bogor ini? Kemudian saya ingin melihat ketika kebutuhan investasi semakin besar, bagaimana kemudian Kota Bogor menyisiati pembiayaan investasinya? Bagaimana pola itu dijalankan?,” beber Aji, bertanya.

Bima Arya kemudian menjawab satu per satu pertanyaan yang diajukan panelis. Bima menyatakan, untuk menyiasati kebutuhan pembiayaan investasi yang dibutuhkan Kota Bogor, pemerintah tidak bisa mengandalkan dana APBD saja, untuk itu setiap tahunnya ia pernah menggelar forum CSR.

“Yang pertama seluruh investasi harus kita kaitkan dengan program prioritas. Jadi, setiap tahun itu ada forum CSR. Kita undang para pengusaha yang ingin mengucurkan dananya. Kita sodorkan menunya ke mereka, silahkan mereka mau pilih apa. Jangan sampai mereka mengucurkan sesuatu tapi bukan prioritas atau bukan yang dibutuhkan Kota Bogor,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Bima, program-program kolaborasi akan terus dilakukan ke depannya untuk menentukan arah Kota Bogor.

“Setiap tahun ada Bogor Economic Summit. Biasanya dengan Kabupaten Bogor. Nah, disitu kita siapkan apa saja yang kita butuhkan terkait program prioritas. Untuk trasportasi apa, untuk kemiskinan apa, untuk PKL apa, dan untuk tata ruang apa,” terang dia.

“APBD kita terbatas hanya Rp2,3 triliun. Tidak cukup untuk membiayai semua. Tentunya sumber lain dari CSR swasta, bantuan provinsi maupun nasional, dan yang terakhir adalah yang sekarang banyak dijajaki, adalah public private partnership. Ini agak ribet, agak panjang tapi sudah ada yang menerapkan. Untuk RSUD ke depan kita butuh anggaran yang cukup besar. Pusat dan provonsi mungkin ga cukup dananya. Karena itu sekarang kita melihat kemungkinan mendanai RSUD melalui pola public private partnership yang sukses dilakukan di Buleleng, Bali,” tambahnya.

Bima juga menjawab pertanyaan panelis soal adanya investor yang mendapatkan izin yang cepat dan tidak. Setiap permohonan investasi yang masuk harus melalui proses. Karena akan terkait juga dengan tata ruang Kota Bogor. Ada badan koordinasi untuk pengaturan tata ruang. Ada ahli tim bangunan dan gedung untuk mengkaji dari aspek kelayakan bangunan, dan sebagainya.

"Di situlah kami bisa menjelaskan, kalau prosesnya lama, berarti ini ada masalah. Ada masalah dengan tata ruang, ada masalah dengan desain bangunan, ada masalah dengan lingkungan, mungkin ada masalah dengan warga. Nah itu menjawab pertanyaan bapak tadi kenapa yang satu bisa cepat dan kenapa yang satu tidak. Cepat, kalau semuanya sesuai,” pungkasnya.[]

Editor: Gema Trisna Yudha

berita terkait

Image

News

Geram Pelajar Tawuran Bima Arya: Kira-kira Rasanya Apa Kalau Ini Saya Babat Ke Leher Kalian?

Image

News

MK Terima 67 Permohonan Sengketa Pilkada

Image

News

Pemkot Bogor Perjuangkan Nasib Guru Honorer ke Kemenpan RB

Image

News

Bima Arya: FMP 2018 Pacu Semangat Nasionalisme dan Persatuan

Image

News

Pesan Sudrajat untuk RK dan Uu Ruzhanul, Jadikan Jawa Barat Provinsi Termaju

Image

News

Pilkada Serentak 2018

PPP Minta Khofifah-Emil Rangkul Semua Rakyat Jatim

Image

News

Pilkada Serentak 2018

KPU: Rekapitulasi Suara 3 Daerah di Papua Belum Selesai

Image

News

Meningkat, Partisipasi Pemilih di Kota Semarang Mencapai 72 Persen

Image

News

Pilkada Serentak 2018

Di Kota Bogor, Pleno KPU Putuskan Pasangan Petahana Bima-Dedie Unggul

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bendera Negara Asian Games Diikat Bambu di Jakut Dicopot, Anies: Pasang Kembali

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengintruksikan agar bendera negara Asian Games yang diikat bambu di Jakarta Utara dipasang kembali.

Image
News

Dua Calhaj Kloter 3 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede Dirawat Inap di RS Haji

Dua Calhaj belum dipastikan keberangkatannya.

Image
News

Kapolri Bicara Soal Demokrasi Indonesia yang Mulai Kebablasan

Demokrasi yang bebas akan berbahaya jika didominasi oleh low class.

Image
News

Sesak Nafas, Seorang Jamaah Calon Haji Embarkasi Makassar Ditunda Berangkat

Warga Jalan Andi Tonro, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar yang tergabung dalam kloter pertama ini ditunda lantara menderita gejala sesak naf

Image
News

BNN Sita Rp3,9 Miliar Aliran Dana Narkoba

Aset itu tersebut milik berinisial IN.

Image
News

AS Ancam Beri Sanksi Perusahaan yang Terlibat Proyek Nord Stream

Menurut Pemerintah AS, Nord Stream 2 akan melanggar keamanan energi di Uni Eropa.

Image
News

PAN Daftarkan 575 Bacaleg DPR RI

Banyak kalangan selebritis dan tokoh politik yang maju sebagai Bacaleg dari PAN.

Image
News

Gerindra Pastikan Pertemuan Prabowo dan Puan Tak Bahas Koalisi di Pilpres

"Pertemuan tersebut tidak dimaksudkan dalam rangka membangun koalisi antara PDIP dengan Gerindra."

Image
News

KPU Diharap Bisa Konsisten Soal Larangan Napi Koruptor Nyaleg

Meski masih diuji di MA, bukan berarti aturan tersebut belum bisa diterapkan saat ini.

Image
News

Gaya Berbusana Prabowo Dicibir, Warganet: Generasi Milenial Tak Kenal Baju Safari

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto disarankan untuk tidak selalu memakai baju safari ketika tampil menghadapi masyarakat.

Image
News

KPK Kembali Tangkap Tangan Kepala Daerah

Bupati Labuhanbatu berinisial P.

Image
News

Kapitra Buka Suara Soal Pencalegannya oleh PDIP

Kapitra bantah pernyataan Hasto.

trending topics

terpopuler

  1. Bisa Bangun Mini Market, Kapolri Pertanyakan Asal Uang AKBP Yusuf

  2. Ditanya Kabar Tolak Rumahnya Direnovasi Jokowi, Zohri Berlinang Air Mata

  3. Bima Arya: Kira-kira Rasanya Apa Kalau Ini Saya Babat Ke Leher Kalian?

  4. Ratna Ultah ke 70, Ada Netter yang Beri Saran Mengerikan

  5. Eks Panglima GAM: Apabila Irwandi Tak Dipulangkan, Kita Harus Siap Angkat Senjata

  6. Usai Diperiksa Selama 5 Jam, KPK Resmi Menahan Eks Dirut PT Jasindo

  7. Hapus Obat Kanker, Jokowi dan Menkes akan Digugat

  8. Anies Baswedan Dinilai Tak Perhatikan Nasib Pegawainya

  9. Sekda DKI Tampik Tudingan Perombakan SKPD Dilakukan Tak Transparan

  10. Tweet Berbuntut Panjang, Penyelam Inggris Gugat Elon Musk

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Image
Ujang Komarudin

Mencari Cawapres Ideal

Image
Iwan Setiawan

Membaca Kiprah #2019GantiPresiden Jelang Pilpres

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan