image
Login / Sign Up

Jaksa Diduga Melanggar KUHAP karena Tidak Hadirkan Saksi Kunci

Yudi Permana

Image

Ilustrasi. | AKURAT.CO/Lukman Hakim Naba.

AKURAT.CO, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Selasa kemarin (13/3) telah menggelar persidangan dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen sebagaimana yang diatur dalam Pasal 263 KUHP. Dalam Persidangan tersebut, Tim Kuasa Hukum terdakwa Christoforus Richard, yakni Teguh Samudera, I Wayan Sudirta dan Sirra Prayuna menemui kejanggalan dan ketidakadilan di dalam proses persidangan perkaranya.

"Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rauf dari Kejaksaan Agung, tidak menghadirkan saksi kunci Eny Sulaksono," kata I Wayan Sudirta dalam keterangan konfrensi pers, di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/3). Majelis Hakim kasus ini terdiri dari Kartim Haeruddin, Aris Bawono Langgeng, dan R Lim Nurohim.

Sebelumnya Richard didakwa melanggar Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Dokumen terkait perkara perdata yang dimenangkannya di tingkat kasasi.

baca juga:

Menurut I Wayan, JPU telah melanggar pasal 160 ayat 1 huruf c KUHAP, karena tidak menghadirkan Saksi Eny Sulaksono yang namanya tertera dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Saksi ini tidak dipanggil ke persidangan, dan BAP juga tidak dibacakan di depan persidangan oleh JPU. Itu pelanggaran fatal!. Sementara setelah pembacaan dakwaan pada Selasa kemarin, penasehat hukum meminta agar saksi Eny Sulaksono agar dipanggil kembali berdasarkan pasal tersebut diatas, yang seharusnya wajib dikabulkan, tetapi ditolak oleh JPU dan Majelis Hakim,” ujarnya.

Lebih lanjut menurut Penasehat Hukum, tugas hakiki seorang Jaksa adalah mencari kebenaran dan menegakkan keadilan, bukan mencari kesalahan terdakwa. Sebab pada sidang kemarin, tim Penasehat Hukum telah berusaha membantu JPU dengan meminta agar menghadirkan saksi Eny Sulaksono.

"Tetapi JPU menolak, sedangkan hal ini merupakan kewajiban dari JPU. Dengan demikian JPU telah menurunkan kualifikasinya sebagai Jaksa yang merupakan penegak hukum yang mencari keadilan," katanya.

"Dan seolah-olah sudah menjadi perwakilan dari kepentingan Pelapor. Maka atas kejadian tersebut telah menunjukkan bahwa penegakan keadilan yang merupakan tugas utama dari seorang Jaksa telah diabaikan pada persidangannya," lanjut dia.

Ia juga mengatakan, dalam persidangan, kerugian atas tindakan JPU yang tidak melaksanakan Pasal 160 ayat (1) huruf c KUHAP tidak boleh dibebankan kepada terdakwa Christoforus Richard. Hal tersebut diakibatkan adanya ketidak maksimalan yang mampu menimbulkan dalam membuat pledoi, yang diakibatkan ketidakhadiran Saksi Eny Sulaksono.

“Kami menjadi korban. Korban ketidak adilan untuk kepentingan pragmatis," ujar I Wayan selaku Penasehat Hukum terdakwa.

Pihak Penasehat Hukum menambahkan bahwa dalam penegakan hukum, Jaksa berperan dalam dua hal. Pertama mewakili negara dalam penuntutan. Kedua, mewakili kepentingan masyarakat.

"Masyarakat tidak bisa dilihat dari aspek kepentingan pelapor saja, Tapi juga dari aspek kepentingan terdakwa dalam mencari dan menemukan kebenaran matriil," tegasnya.

Dengan demikian, lanjut dia, ada keseimbangan antara kepentingan pelapor dan terlapor. Hal itu dapat terlihat dalam konstruksi surat dakwaan yang dibuat JPU pada 30 September 2013 merupakan dasar dari tuduhan terhadap terdakwa Christoforus Richard.

Namun, menurut I Wayan, jaksa tidak melihat bahkan mengabaikan fakta terkait akta yang dibuat di hadapan notaris Eny Sulaksono mengenai pembatalan direksi.

"Notaris tersebut, kembali kami tegaskan, tidak diajukan ke hadapan persidangan untuk didengar keterangannya. Jika pengajuan tersebut dilakukan, maka peristiwa ini mampu menemukan titik terang, dalam hal legal standing yang dimiliki untuk menjual asset PT. NRW, yang merupakan persoalan utama dari terwujudnya persidangan tersebut," ucapnya.

"Hal tersebut dinyatakan dengan argumen bahwa Eny Sulaksono merupakan saksi penting dalam pembuatan akta 18 dan 19 mengenai pembatalan pengangkatan Judio Jose Rizal sebagai direktur dari PT. NRW," tandasnya.

Sebelumnya diketahui, kasus ini semula merupakan perkara perdata yang telah dimenangkan kliennya ditingkat kasasi. Tapi belakangan kliennya dipidanakan di pengadilan negeri Jakarta Selatan. Kliennya diduga melanggar pasal 263 KUHP Terkait pemalsuan akta 2 bidang tanah seluas ,6,9 ha dan 7 ha milik PT. Nusantara Raga Wisata. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Jaksa Agung 'Enggan' Eksekusi Mati Aman Abdurrahman, Kenapa?

Image

News

Mau Dilaporkan oleh Yusril, Begini Tanggapan Jaksa Agung

Image

News

Korupsi Dapen Pertamina Jaksa Agung Siap Lawan Yusril Ihza Mahendra di Persidangan

Image

News

Jaksa Agung: Penanganan Kasus Korupsi di KPK Beda dengan Kejagung

Image

News

Jaksa Agung Bantah Tudingan ICW Soal Tuntutan Ringan Koruptor

Image

News

Jaksa Agung Apresiasi Penangkapan Thamrin Tanjung

Image

News

Penipu Milyaran Rupiah di Ambon Divonis 3,5 Tahun Penjara

Image

News

Kejaksaan Bekuk Buronan Korupsi Pengelolaan Jalan Tol JORR

Image

News

Prasetyo Bilang Terdakwa Siti Aisyah Tetap Didampingi di Malaysia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bendera Negara Asian Games Diikat Bambu di Jakut Dicopot, Anies: Pasang Kembali

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengintruksikan agar bendera negara Asian Games yang diikat bambu di Jakarta Utara dipasang kembali.

Image
News

Dua Calhaj Kloter 3 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede Dirawat Inap di RS Haji

Dua Calhaj belum dipastikan keberangkatannya.

Image
News

Kapolri Bicara Soal Demokrasi Indonesia yang Mulai Kebablasan

Demokrasi yang bebas akan berbahaya jika didominasi oleh low class.

Image
News

Sesak Nafas, Seorang Jamaah Calon Haji Embarkasi Makassar Ditunda Berangkat

Warga Jalan Andi Tonro, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar yang tergabung dalam kloter pertama ini ditunda lantara menderita gejala sesak naf

Image
News

BNN Sita Rp3,9 Miliar Aliran Dana Narkoba

Aset itu tersebut milik berinisial IN.

Image
News

AS Ancam Beri Sanksi Perusahaan yang Terlibat Proyek Nord Stream

Menurut Pemerintah AS, Nord Stream 2 akan melanggar keamanan energi di Uni Eropa.

Image
News

PAN Daftarkan 575 Bacaleg DPR RI

Banyak kalangan selebritis dan tokoh politik yang maju sebagai Bacaleg dari PAN.

Image
News

Gerindra Pastikan Pertemuan Prabowo dan Puan Tak Bahas Koalisi di Pilpres

"Pertemuan tersebut tidak dimaksudkan dalam rangka membangun koalisi antara PDIP dengan Gerindra."

Image
News

KPU Diharap Bisa Konsisten Soal Larangan Napi Koruptor Nyaleg

Meski masih diuji di MA, bukan berarti aturan tersebut belum bisa diterapkan saat ini.

Image
News

Gaya Berbusana Prabowo Dicibir, Warganet: Generasi Milenial Tak Kenal Baju Safari

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto disarankan untuk tidak selalu memakai baju safari ketika tampil menghadapi masyarakat.

Image
News

KPK Kembali Tangkap Tangan Kepala Daerah

Bupati Labuhanbatu berinisial P.

Image
News

Kapitra Buka Suara Soal Pencalegannya oleh PDIP

Kapitra bantah pernyataan Hasto.

trending topics

terpopuler

  1. Bisa Bangun Mini Market, Kapolri Pertanyakan Asal Uang AKBP Yusuf

  2. Ditanya Kabar Tolak Rumahnya Direnovasi Jokowi, Zohri Berlinang Air Mata

  3. Bima Arya: Kira-kira Rasanya Apa Kalau Ini Saya Babat Ke Leher Kalian?

  4. Ratna Ultah ke 70, Ada Netter yang Beri Saran Mengerikan

  5. Eks Panglima GAM: Apabila Irwandi Tak Dipulangkan, Kita Harus Siap Angkat Senjata

  6. Usai Diperiksa Selama 5 Jam, KPK Resmi Menahan Eks Dirut PT Jasindo

  7. Hapus Obat Kanker, Jokowi dan Menkes akan Digugat

  8. Anies Baswedan Dinilai Tak Perhatikan Nasib Pegawainya

  9. Sekda DKI Tampik Tudingan Perombakan SKPD Dilakukan Tak Transparan

  10. Tweet Berbuntut Panjang, Penyelam Inggris Gugat Elon Musk

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Image
Ujang Komarudin

Mencari Cawapres Ideal

Image
Iwan Setiawan

Membaca Kiprah #2019GantiPresiden Jelang Pilpres

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan