image
Login / Sign Up

DPN FORDEBI Minta Kemenristekdikti Kembalikan Kebijakan Sesuai UU Sisdiknas

Yohanes Antonius

Image

Gedung Kemenritekdikti | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah mengeluarkan kebijakan untuk meningkatakan daya saing bangsa menuju revolusi industri ke empat.

Kebijakan Kemenristekdikti itu terdiri dari beberapa poin yakni: Pendidikan dibutuhkan untuk meningkatkan 'nation competitiveness' dalam rangka mencapai 'ultimate impact' yaitu 'economic growth'. Dalam rangka menyongsong revolusi industri maka pendidikan harus menyadari adanya 'employee shift' serta meningkatkan 'workforce skill' dengan merujuk lembaga buruh internasional (International Labour Organization 2017).

Selain itu Kemenristekdikti juga mengungakap kebijakan dalam bidang kelembagaan IPTEK dan DIKTI yang memuat empat poin yakni: membebaskan nomenklatur program studi untuk mendukung pengembangan kompetensi industr, membangun teaching factory industry, melaksanakan perkuliahan online and distance learning dan mengundang serta mengudang Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN) untuk membuka prodi-prodi yang mendukung industri.

baca juga:

Menangapi hal itu, Dewan pengurus nasional forum dosen ekonomi dan bisnis Islam (DPN FORDEBI) mengatakan Penyataan -pernyataan itu semakin mendudukkan perguruan tinggi di Indonesia sebagai penghasil tenaga kerja untuk pertumbuhan ekonomi, bukan pada pembentuk manusia utuh yang memahami potensi dirinya untuk mandiri, tidak mengutamakan keberpihakan, namun menambah keteragantungan Indonesia pada pihak asing.

Ketua DPN FORDEBI Aji Dedi Mulawarman mengaku pihaknya telah menyusun kurikulum sesuai Undang - undang dasar 1945 yang memastikan Pendidikan dilaksanakan secara integral, inter dan intra disiplin serta menggunakan strategi spatial connectography (sektoral, budaya, interdisiplin)

"Pendidikan pada dasarnya adalah kunci pembentuk peradaban, di mana value transfer menjadi penting untuk membentuk adab sebelum ilmu. Oleh karena itu, PLTN akan menjadi media transfer nilai asing yang belum tentu sesuai dengan nilai-nilai Indonesia. Justru sebaliknya, demi mendudukkan posisi Indonesia yang lebih bermartabat, maka PTN PTN/PTS Indonesia dapat dikembangkan ke Luar negeri sekaligus mengirim dosendosen Indonesia ke luar negeri sebagai tenaga ahli atau pengajar," kata Dedi, melalui keterang tertulisnya Selasa (13/3).

Dedi melanjutkan DPN FORDEBI menghimbau agar Menristekditi dapat kembali melihat tujuan pendidikan nasional sebagaimana termaktub pada UU Sisdiknas 20, 2003, Bab 1 Pasal 1 Ayat 1 dan 2 yang mengatakan Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,masyarakat bangsa dan negara.

"Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman," ungkapnya.

"Kami menyayangkan kebijakan Menristekdikti dan oleh karena itu meminta Menristekditi untuk mengembalikan kebijakan pendidikan tinggi sesuai dengan Undang-Undang Sisdiknas yang merujuk pada UUD 1945," tambaahnya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Diprotes Warga, Pemerintah Vietnam Bebaskan WN Amerika Serikat yang Ditahan

Image

Ekonomi

Forum Sunda Kecil Diharapkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi Bali-Nusa Tenggara

Image

Ekonomi

IHSG Mampu Bangkit Menghijau Jelang Akhir Pekan

Image

Video

VIDEO Pentingnya Vaksinasi Bagi Calon Jemaah Haji

Image

News

Alumni Al-Azhar Kairo Gelar Konferensi Moderasi Islam di NTB

Image

News

Jadi Bacaleg PDIP, Kapitra: Ini Semata-mata Membela Umat Islam

Image

News

Disdik Depok Keluarkan Kebijakan Agar Sekolah Tidak Berikan PR Bagi Siswa

Image

Ekonomi

IHSG Makin Terjun ke Zona Merah

Image

Ekonomi

IMF Peringatkan Seluruh Pembuat Kebijakan Agar Tak Memperparah Perang Dagang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

ICW: Penjara Koruptor Harus Sama dengan Pelaku Kriminal

Tempat koruptor di penjara harus sama dengan pelaku kriminal lain agar efek jeranya semakin kuat.

Image
News

Inneke Menangis Usai Jalani Pemeriksaan di KPK

Inneke tak menuturkan sepatah katapun ketika ditanya awak media ihwal pemeriksaan yang baru saja di jalaniny

Image
News

Jadi Bacaleg Gerindra, Sudirman: Itu Respon Moral Saya

"Saya harus mengikat hubungan formal dengan pendukung saya di Jawa Tengah, itu bagian dari tanggung jawab saya"

Image
News

Wow, KPK Temukan Sel Berstandar Hotel Mewah di Lapas Sukamiskin

Sejauh ini informasi yang kami peroleh tarif berkisar Rp 200-500 juta.

Image
News

KPK Temukan Mobil yang Digunakan Tersangka Umar Dekat Hutan

Mobil tersebut ditemukan di dekat kebun sawit dan hutan di Labuhanbatu, Sumatera Utara

Image
News

KPK Sebut Kalapas Sukamiskin Terima Uang Serta Dua Mobil dari Napi Koruptor

WH, kalapas Sukamiskin menerima pemberian berupa uang dan 2 mobil dalam jabatannya sebagai kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018.

Image
News

Ketua PA 212: Kapitra Ampera Tidak Pernah Jadi Kuasa Hukum HRS

Habib Rizieq Shihab dapat dipastikan tidak akan menggunakan jasa pengacara dari pendukung penista agama

Image
News

Pengamat Nilai Kepindahan Kader Akibat Kegagalan Proses Kaderisasi Parpol

Ini menujukan kaderisasi dan pendidikan politik di partai itu tidak berjalan dengan baik.

Image
News

Fahmi Darmawansyah Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka Suap

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta penetapkan 4 orang tersangka"

Image
News

Khofifah Ajak Masyarakat Lupakan Perbedaan di Pilkada dan Kembali Bersatu Bangun Jatim

"Sekarang saatnya berpikir dan bertindak dalam kerangka Jawa timur yang lebih besar"

Image
News

KPK Dapati Salah Satu Sel di Sukamiskin Penghuninya Tidak Ditempat, Kok Bisa?

Ada ruangan di lapas yang disegel karena penghuninya (napi) sedang tidak berada di tempat

Image
News

Keren, Pesawat AirBus "Ikan Paus" Sukses Mengudara

Beluga mendarat di Bandara Toulouse-Blagnac, Prancis, pada jam 2.41 sore waktu setempat pada Kamis setelah penerbangan 4 jam dan 11 menit.

trending topics

terpopuler

  1. Angkot Halangi Damkar, Warganet: Coba Aja Aku di Lokasi Sudah Ku Libas Sopir Angkotnya!

  2. Rizky, Pengamen Cilik Blok M: 8 Tahun di Jalan, Duit Hasil Ngamen Buat Jajan Doang

  3. NasDem Bajak Politisi, Akbar Tanjung: Itu Tak Sehat dalam Demokrasi

  4. Pengemudi Ojol Ngamuk, Pukuli Pengendara Motor yang Lawan Arah

  5. Mardani Makin Semangat Suarakan #2019GantiPresiden

  6. Catat! AHY Disiapkan Jadi Cawapres bukan Menteri

  7. Miris, Tiga Kecamatan di Sukabumi Beralih Fungsi

  8. Jadi Tempat Penyebaran Radikalisme, LDNU Serukan Kelompok Moderat Kendalikan Masjid

  9. Sambut Asian Games, Gubernur Anies Siap Percantik Kawasan Kali Item dan Sekitarnya

  10. Bikin Miris, Akibat Orang Iseng Lahan Bekas Mall Mega M Terbakar Hebat

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan