image
Login / Sign Up

Pertumbuhan Ekonomi China Mulai Khawatir Tersandera Hutang

Image

Gedung bank sentral China atau People's Bank of China (PBOC) | ISTIMEWA/flicker.com/bfishadow

AKURAT.CO, Bank Sentral China mencatat peningkatan kredit sektor perbankan hingga di posisi 8,4%. Angka ini mengalami kenaikan tipis 0,02% jika dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan kredit pada Desember sebesar 8,2%.

Sementara itu pinjaman bersih di bulan Januari menyentuh rekor 2,9 triliyun Yuan atau setara dengan USD458,3 miliar. Kenaikan ini melebihi ekspetasi para analis dan pengamat ekonomi mengacu pada data Desember silam yang hanya sebesar 584,4 miliar.

Data yang dikutip dari Bank Sentral China, Senin (12/2), menunjukan bahwa kredit mengalami kenaikan yang tajam, baik pada kredit konsumsi maupun kredit korporasi.

baca juga:

“Bank berharap dapat memberikan pinjaman lebih awal untuk mendapatkan keuntungan di awal pula...sehingga investasi swasta dan investasi manufaktur dapat bergerak. Ada peningkatan permintaan secara bersama-sama,” ujar Nie Wen, Ekonom dari Hwaobao Trust di Shanghai, dilansir dari Reuters Rabu (14/2).

Nie Wen juga mengatakan bahwa ada indikasi perlambatan ekonomi pada kuartal pertama, namun perlambatan ini tidak akan tajam.

Otoritas Keuangan China terus memantau laju likuiditas perbankan untuk menghindari adanya hambatan pada sektor perekonomian mereka, mengingat negeri tirai bambu kini berada di posisi kedua sebagai negara dengan kekuatan perekonomian terbesar.

Untuk menghindari perlambatan itu, Otoritas Keuangan China telah mengingatkan bank-bank di China mengendalikan pemberian pinjaman baru, mengingat lonjakan kredit mencapai rekor baru sepanjang Januari kemarin.

Secara keseluruhan, kuatnya kredit dan arus perdagangan di China masih berada di posisi aman, sehingga pertumbuhan PDB pada tahun ini hanya akan menurun sekitar 6,5%, berada di bawah prediksi tahun lalu sebesar 6,9%.

Para analis dan pakar ekonomi memperingatkan kepada investor, bahwa situasi perekonomian China saat ini belum mendapatkan gambaran lebih jelas hingga Maret kedepan. Data di bulan Januari dan Februari akan dipotong masa liburan tahun baru China (imlek) yang panjang.

Lonjakan permintaan kredit pada Januari lalu mencapai 13,2%, naik lebih tinggi dari 12,5% pada Desember tahun lalu. Lonjakan permintaan kredit ini didukung adanya pertumbuhan ekonomi yang kuat dan pasar properti yang stabil, sehingga beberapa bank terpaksa mengalihkan pinjaman mereka untuk menyeimbangkan lonjakan yang ada.

Sejak 2017, China telah menerbitkan regulasi untuk membujuk lembaga keuangan agar mengendalikan pemberian pinjaman untuk mengurangi risiko pada sistem keuangan mereka, salah satunya adalah dengan menargetkan jumlah peminjaman antar bank, hingga sertifikasi deposito sebagai jaminan agar pinjaman dapat dicairkan.

Selain itu, People's Bank of China (PBOC) juga telah berhasil menaikkan suku bunga kredit pada Desember lalu. Suku bunga ini diperkirakan akan terus meningkat, seiring perubahan regulasi yang akan diterapkan untuk mengurangi risiko pada sistem keuangan mereka.

Upaya China pada perubahan regulasi ini membuahkan hasil, jumlah pengeluaran pinjaman bank (Wealth Management Product) pada tahun 2017 sekitar 1,7%, dari angka di tahun 2016 pada posisi 24%.

Awal pekan ini, China mulai merancang peraturan baru tersebut, yakni ketentuan dalam penerbitan obligasi. Hal ini memberikan tekanan yang lebih besar kepada pemerintah daerah yang terus-menerus memupuk hutang. Tujuannya adalah agar mereka mendapatkan keuangan sesuai permintaan.

Namun, para analis berpendapat bahwa China perlu melakukan reformasi struktural mengenai pengendalian hutang korporasi yang terus membengkak, IMF dan lainnya pun memperingatkan akan adanya risiko krisis keuangan dikemudian hari.

Sementara itu, instrumen kredit Total Social Financial (TSC) China pada ukuran kredit dan likuiditas ekonomi meningkat menjadi 3,06 trilun Yuan pada Desember. TSF juga melingkupi pembiayaan di luar neraca dan sistem peminjaman yang ada di bank konvensional, seperti pinjaman korporasi dan penjualan obligasi. []

Editor: Juaz

berita terkait

Image

Ekonomi

Sri Lanka Yakin Kuat Atasi Krisis Imbas Gejolak Dolar AS

Image

Ekonomi

Perusahaan Teknologi Jerman Kecam Proteksionisme

Image

Ekonomi

Perang Dagang Dorong Harga Mainan Anak Melonjak

Image

Ekonomi

Taiwan dan Thailand Ambil Untung Atas Migrasi Pabrik-pabrik dari China

Image

Ekonomi

Perang Dagang Buat Produsen Asia Migrasikan Pabrik Mereka dari China

Image

Ekonomi

Bisnis Uber Makin Subur di Argentina Walau Ekonominya Dilanda Krisis

Image

Ekonomi

BI Bakal Pertemukan Pelaku Usaha Dorong Indonesia Jadi Produsen Industri Halal

Image

Ekonomi

Industri Halal Indonesia Masih Kalah dari Negara Minoritas Muslim

Image

Ekonomi

Berita Populer Dari Tudingan Miring Ratna Sarumpaet Sampai Angkasa Pura I Pindahkan Penerbangan Domestik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Rupiah Jegal Pasar Obligasi

Pergerakan imbal hasil obligasi AS yang cenderung kembali melanjutkan penurunan dimanfaatkan obligasi dalam negeri.

Image
Ekonomi

Pelaku Pasar Tahan Diri, Bursa Dunia Lunglai

Pelaku pasar pada bursa saham yang buka cenderung menahan diri maupun melepas posisi untuk antisipasi berbagai sentimen yang muncul.

Image
Ekonomi

USD Tertahan, Rupiah Tak Mampu Ambil Kesempatan

Adanya komentar positif dari Menkeu Sri Mulyani dalam hal penanganan utang tampaknya kurang kuat mengangkat Rupiah.

Image
Ekonomi

IHSG Rawan Melemah Berkelanjutan

Stochastic dan RSI sudah berada di area netral.

Image
Ekonomi

Sri Lanka Yakin Kuat Atasi Krisis Imbas Gejolak Dolar AS

Perdana Menteri (PM) Sri Lanka Ranil Wickremesinghe mengungkapkan bahwa pemerintah Sri Lanksa siap untuk menghadapi krisis ekonomi global ak

Image
Ekonomi

Perusahaan Teknologi Jerman Kecam Proteksionisme

Eksekutif senior di sebuah kelompok teknologi asal Jerman menyatakan bahwa tidak ada yang mendapat manfaat ketika menyangkut perang dagang.

Image
Ekonomi

Iran Ngotot Jual Minyak Meski Ada Sanksi AS

Iran akan terus menjual minyak meskipun ada upaya AS untuk mencegah Teheran untuk menuai keuntungan dari penghasil ekspor utamanya.

Image
Ekonomi

Perang Dagang Dorong Harga Mainan Anak Melonjak

Harga mainan kemungkinan akan naik sebagai akibat dari tarif pada barang-barang Cina.

Image
Ekonomi

Maju Pilpres, Sandiaga Wariskan Program Oke Oce yang Mau Bangkrut?

Pengamat: OK-OCE sekarang tampaknya hampir bangkrut

Image
Ekonomi

Taiwan dan Thailand Ambil Untung Atas Migrasi Pabrik-pabrik dari China

produsen asia yang ingin memindahkan pabriknya di China di manfaatkan negara Asia lainnya untuk menarik produsen ini pindah ke negaranya

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Mantan Dirut Pertamina Menangis saat Dijebloskan Penjara

  2. Tajir Melintir, Kubu Jokowi Pertanyakan Laporan Awal Prabowo-Sandi hanya Rp2 Miliar

  3. Jakmania Dikeroyok sampai Mati, Menpora Tak Tinggal Diam Ada Remaja Jadi Korban Cuma karena Sepakbola

  4. Sebelum Tewas, Ini Pesan Terakhir Haringga kepada The Jakmania

  5. Usai Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati Masih Ribut Nyari yang Benar dan Salah, Duh Gusti

  6. Habiburokhman Pamer Foto: Bersama Duo Seniman Paling Top Abad Ini Ahmad Dhani dan Sang Alang

  7. Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati, Denny: Apa Pelakunya Keseringan Lihat ISIS Menggorok Manusia?

  8. Mustofa: Jangan Mau Digiring ke Isu Potong Bebek atau Isu Ahok

  9. Ferdinand Vs Netter Bikin Ngakak: Saya Lebih Suka Bicara Sama Batu daripada Sama Lu

  10. Dana Kampanye Jokowi-Ma'ruf Dicurigai Fadli Zon, Johnny Plate: Urus Saja, Urusan Sendiri

Available

fokus

Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok
Available

kolom

Image
Sampe L Purba

BBM Satu Harga – Berbagi Peran dengan Pemda

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Kursi Panas Wagub DKI

Image
Yustinus Prastowo

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan dari Pajak Rokok

Image
Ujang Komarudin

Berebut Dukungan Ulama

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Image
Ekonomi

Layanan PLB BSA Logistik Makin Ekspansif

Sosok

Image
Ekonomi

Ingin Sukses di Masa Muda, Ikuti Jejak CEO Termuda ini!

Image
Ekonomi

Rekam Jejak Karen, Mantan Dirut Pertamina yang Jadi Tahanan Kejagung

Image
Olahraga

Suporter Meninggal

Tak Hanya Bandung, Ini Kota yang Pernah Disinggahi Haringga demi Dukung Persija