breaking news: Jembatan Ambruk di Italia Puluhan Orang Dikabarkan Tewas

image
Login / Sign Up

Perubahan Peta Perdagangan Minyak Mentah Dunia, Indikasi AS Rusak Pasar OPEC

Image

Sebuah tanker minyak berdiri di sebuah stasiun tambat dekat sebuah kilang di Bayonne, New Jersey, AS, 24 Agustus 2011. | REUTERS

AKURAT.CO, Pelan-pelan industri perminyakan Amerika Serikat (AS) akan mengubah pasar energi dunia.

Review Reuters menunjukkan ada beberapa perubahan kondisi industri perminyakan global. Pertama, adanya penurunan secara drastis pada impor minyak mentah Amerika Serikat.

Kondisi ini mengakibatkan terjadinya pengikisan pada pasar produsen terbesar seperti negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC). Ekspor AS dalam dua tahun belakangan ini mengalami lonjakan. Saat ini, Amerika Serikat sedang mencoba melebarkan ekspornya ke wilayah ASIA.

baca juga:

Pengiriman minyak AS ke China terus mengalami peningkatan. Dalam situasi ini, pemerintah AS berupaya agar tidak mengalami defisit dalam perdagangan minyak mentah terhadap China.

Hal tersebut menjadikan AS berada di atas Arab Saudi sebagai negara pengekspor minyak mentah. Amerika Serikata saat ini bisa dikatakan sebagai Eksportir nomor 1 di dunia yang sebelumnya di pegang oleh Rusia pada akhir tahun ini.

Perkembangan tersebut bahkan mengejutkan bagi Administrasi Informasi Energi di Amerika Serikat, yang memperkirakan adanya kenaikan produksi minyak mentah pada tahun 2018 menjadi 10,59 juta barel per hari. Padahal, minggu sebelumnya ia hanya memperkirakan sekitar 300.000 barel per hari.

Pada 2016, AS melakukan perjanjian dengan Korea Selatan dan Jepang sebagai mitra perdagangan bebas. Hanya sedikit yang memperkirakan China akan menjadi pembeli utama pasar minyak mentah global.

Menurut data di Thomson Reuters, AS melakukan pengiriman minyak mentah ke China pada Januari ini sekitar 400.000 barel/hari yang bernilai sekitar USD1 miliar. Selain itu, AS mengirim setengah juta ton gas alam cair (LNG) senilai USD300 juta menuju China.

Persediaan minyak mentah AS akan mengurangi surplus perdagangan China dengan AS dan memungkinkan akan adanya tuduhan yang dilayangkan oleh presiden AS Donald Trump terhadap China, yang menyebutkan bahwa Beijing melakukan perdagangan secara tidak adil.

"Tekanan pemerintahan Trump kepada China bermaksud menyeimbangkan perdagangan dengan AS," ujar Marco Dunand selaku CEO Mercuria.

Saat ekspor energi semakin meningkat, surplus perdagangan China pada Januari lalu dengan AS menipis hingga menjadi USD21,895 miliar, dari sebelumnya surplus hingga USD25,55 miliar yang tercatat pada Desember 2017.

Penjualan energi ke China masih terbilang cukup tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan USD9,7 miliar minyak yang dikirimkan oleh OPEC ke China pada bulan Januari. Tetapi, mereka sudah melakukan pemotongan pada pasar energi yang didominasi oleh negara-negara seperti Arab Saudi dan Rusia.

"Kami melihat minyak mentah Amerika Serikat sebagai pelengkap basis minyak mentah terbesar kami dibandingkan dengan Timur tengah dan Rusia," ujar seorang manajer kilang minyak Sinopec di China, yang menolak untuk disebutkan namanya.

Ia menambahkan, Sinopec ingin memesan lebih banyak minyak mentah dari AS pada tahun ini. Impor minyak mentah China naik menjadi 9,57 juta barel per hari pada Januari.

Sementara itu, impor AS telah turun mejadi 4 juta barel per hari. Tercatat pada tahun 2005 sekitar 12,5 juta barel per hari.

Rata-rata pada bulan Desember dan Januari, penjualan minyak dan gas AS ke China bernilai sekitar USD10 miliar per tahun. Termasuk, ekspor ke Jepang, Korea Selatan dan Taiwan yang mengalami peningkatan hingga dua kali lipat.

Ekspor AS akan menjadi lebih besar lagi, namun yang menjadi kendala adalah infrstruktur. Yakni, tidak adanya pelabuhan di AS yang dapat menampung kapal besar tanker minyak yang dikenal sebagai Crude Carriers (VLCC). Untuk mengatasinya, melalui fasilitas terbesar di teluk Meksiko, yaitu Louisiana Offshore Oil Port Service (LOOP) yang saat ini sedang dikembangkan.

Bagi pembeli minyak mentah di China, daya tarik utama minyak mentah AS adalah harga. Minyak AS lebih murah daripada minyak yang dijual oleh negara lain, sekitar USD60,50 per barel. Minyak mentah AS saat ini sekitar USD4 per barel.

Bagi minyak yang diproduksi OPEC yang didominasi oleh Rusia dan Timur Tengah, telah menahan produksinya sejak tahun 2017 dalam upaya untuk mendorong harga yang lebih tinggi.

"OPEC dan Rusia menerima kenyataan bahwa AS akan menjadi produsen terbesar, lantaran mereka hanya ingin mendapatkan harga di pasar yang ada," ujar Dunand.

Sejak dimulainya penurunan pasokan yang dipimpin oleh OPEC, pada Januari 2017 lalu, harga minyak telah meningkat menjadi 20%, meskipun harga pada bulan Februari kembali mendapatkan tekanan dari AS yang sedang melonjak.

Luapan minyak yang dihasilkan oleh Amerika Serikat akan mengubah harga minyak mentah. Sebagian besar produsen OPEC menjual minyak mentah dalam kontrak jangka panjang dengan harga tiap bulan. Sebaliknya, produsen AS mengekspor berdasarkan biaya pengiriman dan penyebaran harga minyak mentah lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya lonjakan volume perdagangan dalam jangka waktu yang panjang.

"Kami tidak memperdulikan kenaikan ekspor AS, kelebihan kami sebagai pemasok tiada duanya, dan kami juga memiliki basis pelanggan tertinggi dengan perjanjian jangka panjang," kata Amin Nasser selaku Presiden & CEO Saudi ARAMCO, yang kini masih menjadi perusahaan kilang minyak terbesar Arab Saudi. []

Editor: Juaz

berita terkait

Image

News

KPU: Semua Capres dan Cawapres Penuhi Syarat Kesehatan

Image

News

Kongo Mulai Pakai Obat Percobaan untuk Mengatasi Wabah Ebola

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Pengamat Nilai Hoaks Masih akan Digunakan pada Kampanye Pilpres Kali Ini

Image

News

Diduga Ilegal, 69 Kontainer Berisi Kayu Diperiksa Polisi

Image

News

Mantan Wakapolda Jawa Tengah Jadi Bacaleg PSI

Image

News

Jabarkan Terobosannya Selama Menjabat Menteri PAN, Asman Abnur: Terus Lanjutkan

Image

News

Pasca Gempa, TNI Telah Kirim 2.607 Prajurit ke Lombok

Image

Hiburan

Aksi Pria Ini Bakal Bikin Malu Orang yang Malas Shalat Ke Masjid

Image

Hiburan

Foto-Foto Tabrakan Beruntun di Solo Tahun 1986, Langka Banget Nih

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Krakatau Steel Sampaikan Beragam Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Krakatau Steel Tbk telah memberangkatkan bantuan berikut Tim Peduli Bencana Krakatau Steel Group dalam rangka misi kemanusiaan

Image
Ekonomi

Tiga Isu Ekonomi Ini Jadi Jurus Gerindra Menangkan Prabowo-Sandi

Tidak ada keinginan Gerindra bicara soal politik identitas dan SARA. Kami hanya bicara ekonomi

Image
Ekonomi

Modalku Kucurkan Pinjaman untuk 7.000 UMKM

Sigit: Total pencairan pinjaman modal usaha di Asia Tenggara sebesar lebih dari Rp1,1 triliun bagi UMKM di Indonesia.

Image
Ekonomi

Kemenperin Perkuat Sektor Riil Antisipasi Krisis Turki

Kemenperin memperkuat sektor riil dalam mengantisipasi dampak yang ditimbulkan di dalam negeri akibat krisis yang tengah melanda Turki.

Image
Ekonomi

Potensi Penerimaan Negara dari Blok Rokan Rp11,3 Triliun

Pendapatan negara dari Pertamina tersebut akan masuk dalam bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Image
Ekonomi

CIPS: PNBP Nol Persen, Angin Segar Bagi UMKM

Pemerintah kembali memberikan suntikan insentif melalui pemangkasan PNBP hingga tarif nol persen.

Image
Ekonomi

Erdogan Serukan Boikot Produk-produk Elektronik AS

Ini adalah signal bagi AS, dalam keretakan diplomatik yang berkembang antara Turki dan Amerika Serikat

Image
Ekonomi

Ekonom: Pelemahan Rupiah Era Jokowi dan Krismon Jauh Berbeda

Tony berpendapat, pelemahan nilai rupiah saat ini hanya melemah seribu rupiah sejak Pemerintahan Jokowi pada tahun 2014.

Image
Ekonomi

GO-VIET Besutan GO-JEK Kuasai 10 Persen Pasar Vietnam dalam 3 Hari

Langkah awal ekspansi regional GO-JEK menuai respon positif di Vietnam

Image
Ekonomi

Penerimaan Negara Tumbuh Kuat, Capai Rp780,1 Triliun

realisasi perpajakan hingga ini menunjukkan perbaikan dibandingkan periode yang sama di 2017 yang hanya Rp569,2 triliun.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Keluarga Kapolrestabes Makassar Meninggal Usai Jadi Korban Begal

  2. Yusril: Syafruddin Patut Diberi Penghargaan, Bukannya Dihukum

  3. Foto-Foto Tabrakan Beruntun di Solo Tahun 1986, Langka Banget Nih

  4. Hari Ini Ma’ruf Amin Berangkat Menunaikan Ibadah Haji, PKB: Mohon Doa Seluruh Masyarakat

  5. Tentara Inggris Tembak Komandan ISIS dari Jarak 1.609,344 Meter, Wow!

  6. Yunarto: Fadli Vs Farhat, Ahmad Dani Vs Razman Nasution, What A Great Democrazy

  7. Anak Bungsu Nikita Mirzani Sebut Dipo Latief Sebagai Ayahnya

  8. Akibatkan Krisis Ekonomi, Erdogan Bakal Buru Penyebar Berita Hoax

  9. Sidang Kembali Ditunda, Kuasa Hukum Ahmad Dhani Sebut Jaksa Tidak Kooperatif

  10. Permohonan Cerai Abdee Slank Dikabulkan, Anita Desy Farida Merasa Dibohongi

Available

fokus

Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok
Idul Fitri 2018
Available

kolom

Image
Hervin Saputra

Milla Membuka Pesta dengan Perhitungan Taktik dan Legiun Asing

Image
Taufik Hidayat

Keberanian Mengambil Risiko Membawa Timnas U-16 Menjuarai Piala AFF

Image
Achmad Fachrudin

Membaca Reaksi Publik Terhadap Pasangan Capres-Cawapres

Image
Ujang Komarudin

Menebak Isi Kantong Jokowi dan Prabowo

Available

Wawancara

Image
Olahraga

IBL 2018-2019

"Pemain Asing Tingkatkan Skill Pemain Indonesia"

Image
Gaya Hidup

Geluti Bisnis Kecantikan, Ini Arti Kepemimpinan Menurut Vanessa Angel

Image
Gaya Hidup

Kalau Mau Lulus, Murid Sekolah Al-Izhar Wajib Ikuti Program Pengembangan Karakter

Sosok

Image
Hiburan

10 Anak Artis yang Bikin Gemes, Calon Idola Masa Depan Nih

Image
Hiburan

6 Artis Ini Geluti Hobi Motret

Image
Hiburan

4 Sensasi Ria Ricis yang Menuai Kontroversi