image
Login / Sign Up

Bamsoet Tegaskan Komitmen Keterbukaan DPR

Ainurrahman

Image

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan pidatonya usai dilantik dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (15/1). Bambang Soesatyo menjadi Ketua DPR dilantik dan diambil sumpahnya langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali. Pelantikan ini dimpimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dengan dihadiri oleh 307 anggota DPR. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Sosok Bambang Soesatyo yang komunikatif dan terbuka perlahan menjalar ke DPR RI. Sebagai Ketua DPR, Bambang otomatis menjadi Juru Bicara DPR RI

Apabila sosok Ketua DPR bersifat formal, maka aura DPR pun menjadi sangat formal. Jadi hangan heran bila di tangan Bamsoet, sapaan akrabnya, pidato seorang ketua DPR juga menjadi unik dan penuh warna‎.

Seperti yang terjadi dalam pidato penutupan masa sidang yang disampaikan dalam rapat paripurna, Rabu (14/2), Bamsoet memberi warna berbeda. 

baca juga:

Substansi mungkin mirip dengan pidato-pidato penutupan masa sidang oleh Ketua DPR sebelumnya. Yakni pelaporan kinerja selama masa sidang yang akan ditutup. Namun ada 'ledakan' baru yang menyegarkan suasana dari Bamsoet dalam wujud pantun dan komitmen keterbukaan.

"Ada baiknya, sekadar mencairkan suasana dan melembutkan hati, sebelum melanjutkan pidato ini, terlebih dahulu saya melantunkan tiga bait pantun," ujar Bamsoet.

Di langit Senayan ada pelangi
Warna warni indah sekali
Masa sidang berakhir hari ini
Dapil menunggu pelaksanaan janji

Sikut kiri sikut kanan
Mencari celah tambahan program
Beta politisi dari Senayan
Dapilku makmur hatiku tentram

Kapal berputar menuju ke barat
Ombak mengalun dibuai angin
Beta ke dapil menyapa rakyat
Terpilih kembali siapa yang tak ingin?

Bait pantun itupun membuat suasana ruang paripurna menjadi rileks dan segar.

Selanjutnya, Bamsoet menguraikan segala kegiatan selama masa persidangan serta berbagai masalah yang dipandang perlu. Dia melaporkan soal selesainya UU MD3, serta jumlah RUU yang masih harus dikerjakan Pemerintah bersama DPR. Juga komitmen soal pengawasan pelaksanaan anggaran oleh Pemerintah.

"DPR telah berkomitmen bahwa untuk meningkatkan target penerimaan negara, maka revisi Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan serta revisi Undang-Undang Penerimaan Negara Bukan Pajak, dapat segera diselesaikan, paling lambat pada masa sidang selanjutnya," ujarnya.

Bambang juga menyinggung soal tugas Pansus Angket KPK, dan perlunya KPK-Polri-Kejaksaan bergandengan tangan dengan DPR dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi. Dan jangan lagi ada saling menyerang.
 
"‎Yang kita butuhkan hari ini adalah cuaca yang teduh dan iklim yang kondusif bagi terciptanya stabilitas politik, sehingga pembangunan ekonomi untuk kemakmuran rakyat dapat berjalan dengan baik," katanya.

Bambang juga menyinggung soal Pansus Pelindo II, pelaksanaan pilkada serentak 2018, hingga soal Kejadian Luar Biasa Wabah Campak dan Gizi Buruk yang menimpa Kabupaten Asmat, Papua.

Bamsoet juga melaporkan tugas DPR dalam melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap sejumlah pejabat kenegaraan, termasuk pertimbangan terhadap pengangkatan 10 calon Duta Besar. Begitupun tugas DPR dalam melaksanakan peran diplomasi parlemen.

Secara internal, Bamsoet melaporkan upaya mewujudkan parlemen modern dengan meresmikan pusat pelayanan terpadu pengaduan masyarakat melalui aplikasi DPR-NOW! menuju “DPR dalam Genggaman Rakyat” dan layanan e-LHKPN. 

Ditegaskan Bambang, DPR sangat terbuka dan tidak anti kritik. Di era keterbukaan sekarang ini, DPR tidak boleh menutup mata atas kritik yang disampaikan oleh masyarakat. 

"Bahkan jika perlu DPR akan membuat lomba kritik DPR terbaik, dengan para juri dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat, dan pemerhati kebijakan publik," kata Bambang.

"Tapi tentu kita semua juga sepakat, setiap profesi selain terikat kode etik dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, juga harus mendapatkan perlindungan hukum atas kehormatannya. Termasuk, anggota dewan."

Hal itulah maka ada penegasan soal hak imunitas dewan di UU MD3.

Dan pidato Bambang kembali ditutup dengan pantun. Kali ini jumlahnya dua. Sehingga ada total lima pantun yang disampaikannya dalam pidato itu.

Pilih suami yang baik hati
Jangan tertipu janji berbunga
Jadi politisi pilihan hati
Kalau jodoh tak akan ke mana

Dia tersenyum hatiku berseri
Lambaian mata aduh indahnya
Mari kawan satukan hati
Maju bersama, rakyat sejahtera.

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Pileg 2019

Dua Eks Napi Korupsi Nyaleg, Golkar Tunggu Putusan Judicial Review MA

Image

Ekonomi

Misbakhun Tolak Rencana Pemerintah Gunakan DBHCHT untuk Tambal Anggaran JKN

Image

News

Ironi!, Demi Lolos ke Parlemen Transfer Politik Dilakukan

Image

News

Merasa Tak Dihiraukan, Ketua DPD II Golkar Memilih Hengkang

Image

News

Bamsoet: yang Penting Wakilnya Pak Jokowi Jangan dari Singapura atau Amerika

Image

News

Ketua DPR Minta Pemerintah Serius Atasi Cyber Narcoterrorism

Image

News

Enam Bulan, Direktorat Siber Polri Tangani 95 Kasus Ujaran Kebencian di Medsos

Image

News

Terorisme dan Kejahatan Jalanan Jadi Perhatian Polri Jelang Asian Games

Image

News

Permintaannya Tidak Dipenuhi, Fraksi Gerindra Walk Out saat Raker bersama Kapolri

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Wamenlu RI: Kerja Sama Maritim ASEAN-India Adalah Sebuah Keharusan

Fachir juga menggaris bawahi berbagai potensi dan keunggulan ASEAN dan India, termasuk pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Image
News

Para Atlet Muda Korsel Kerap Diperkosa dan Disiksa Pelatihnya

Image
News

Burberry Bakar Tas, Baju dan Parfum Senilai Rp 541 Miliar Tahun Lalu

Burberry menghancurkan pakaian, asesoris dan parfum yang tak terjual senilai 28,6 juta poundsterling atau sekira Rp 541 miliar.

Image
News

Karena Kasus Bom Molotov di Rumahnya, Mardani Disebut 'Cemen' Oleh Warganet

Pemberitaan bom molotov membuat Mardani harus menerima kritikan pedas dari warganet.

Image
News

Ruhut: Usut Kasus Bom Molotov di Rumah Mardani, Biar Tidak ada Dusta di Antara Kita

"Segera diungkap kasus bom molotov di rumah Inisiator # (Tagar) yang mulai layu sebelum berkembang," tulis Ruhut.

Image
News

Israel Sahkan UU Negara Bangsa Yahudi yang Kontroversial

Parlemen Israel mengesahkan Undang-undang (UU) yang mendefinisikan Israel sebagai negara bangsa rakyat Yahudi.

Image
News

Meski Dilindungi, Nelayan Muara Citepus Palabuhanratu Masih Buru Impun

Munculnya perlindungan Ikan impun Peraturan Menteri (Permen) Perikanan dan Kelautan No 2/2015 tak dihiraukan oleh Nelayan

Image
News

Masa Bodoh Kritik, Trump Ingin Bertemu Putin Lagi

Donald Trump dan Vladimir Putin menyalahkan kekuatan di AS yang hendak menutupi kesuksesan pertemuan mereka.

Image
News
Pileg 2019

Dua Eks Napi Korupsi Nyaleg, Golkar Tunggu Putusan Judicial Review MA

Memang keduanya agak sulit partai untuk bisa mencoret.

Image
News

BMKG: Suhu Terendah di Yogyakarta Capai 18 Derajat Celsius

Adapun puncak musim kemarau di Yogyakarta, kata dia, diperkirakan terjadi pada Agustus 2018.

Image
News

Polisi Tangkap Garong Spesialis Rumsong di Bandara Kendari

Pelaku berencana melarikan diri usai melakukan pencurian namun berhasil kita gagalkan di Bandara Haluoleo Kendari bersama istrinya

Image
News

Belum Ada Bukti Kuat, Polisi Masih Dalami Kasus Arogan Herman Herry

Sehingga ia perlu mencari bukti yang kuat untuk menentukan kasus itu lanjut atau tidak.

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  6. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  7. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Bamsoet: yang Penting Wakilnya Pak Jokowi Jangan dari Singapura atau Amerika

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan