image
Login / Sign Up

Maraknya Minimarket Matikan Usaha Kecil

Prabawati Sriningrum

Image

Tim pengawasan Disperindag Provinsi Bali bersama dengan Polda Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga supermarket besar yang ada di Bali, Rabu (13/12). | AKURAT.CO/Puji Sukiswanti

AKURAT.CO, Namanya minimarket tapi langkahnya bukan 'mini' atau pendek, melainkan seperti berlari kencang, bahkan melesat bak pesawat jet. Itu jika dilihat dari pertumbuhan pasar swalayan kecil tersebut di Indonesia yang kian merebak dan meluas ke seluruh pelosok nusantara.

Kelahiran minimarket di berbagai daerah telah menjadi ciri perkotaan dan gaya hidup. Namun kehadirannya, ada yang bisa menerima karena pelayanannya berkualitas, tapi ada yang tidak karena mematikan usaha kecil. Minimarket kini telah menjelma menjadi "raksasa".

Kedigdayaan minimarket tampak di jalan-jalan raya dan perumahan di berbagai penjuru kota. Jarak antara satu minimarket dengan pasar swalayan kecil lainnya sangat dekat, bahkan banyak yang besebelahan atau hanya berseberangan dipisahkan jalan raya.

Itu menunjukan bahwa persaingan antarminimarket, seperti Indomart, Circle K dan Alfamart sangat kuat. Seiring dengan potensi pasar dan permintaan masyarakat.

"Bisnis minimarket diperkirakan akan mengalami pertumbuhan hingga 15,5 persen mulai tahun 2018 hingga tiga tahun mendatang," kata Edwin Lioe, Research analyst DBS Vickers Securities.

Berdasarkan data dari Nielsen Ritel Audit, jumlah gerai empat pemain minimarket berjaringan skala nasional hingga bulan Maret 2017, mencapai 28.610 toko, terdiri dari Indomart 14.200 toko, Alfamart 12.700 toko, Alfa Midi 1.300 toko, Circle K 410 toko.

Dampak negatif merebaknya minimarket di Indonesia telah banyak menimbulkan korban pemilik toko kelontong dan pasar tradisional yang para pengusahanya merupakan pengusaha kecil. Oleh karena itu, ada beberapa kepala daerah yang melarang minimarket masuk dan berkembang di daerahnya, minimal pengembangannya dibatasi, misalkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

"Selama sepuluh tahun, saya melarang izin baru minimarket di Banyuwangi. Kami mau usaha rakyat kecil terlindungi. Tapi, minimarket yang sudah beroperasi di Banyuwangi, tidak akan dicabut izin operasinya," kata Bupati Azwar Anas.

Regulasi Minimarket Pemerintah juga melihat dan menyadari, minimarket walaupun namanya mini, tapi kini sudah menggurita, mencengkeram jaringan bisnisnya ke berbagai penjuru nusantara hingga ke perumahan dan kampung serta desa. "Kami akan mengeluarkan peraturan presiden tentang pengendalian minimarket," kata Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Pemerintah, lanjut Darmin, akan membatasi ekspansi gerai waralaba minimarket. Nantinya, pemilik jaringan minimarket harus mewaralabakan 40 persen dari total gerai yang dibukanya.

"Aturan baru tersebut akan dimasukkan dalam Revisi Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Saat ini, rencana tersebut masih dibahas di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Perekonomian," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tjahya Widayanti.

Regulasi ini ditujukan untuk mencegah monopoli kepemilikan gerai waralaba oleh suatu grup korporasi. Sebab, dengan berlakunya aturan ini, pemilik merek harus menggandeng pihak lain sebagai mitra waralabanya.

Memang kehadiran minimarket tidak bisa dihindari, tapi perlu diatur agar tidak terjadi monopoli ataupun oligopoly, juga agar terjadi persaingan yang sehat dan dinamis, sehingga tidak mematikan usaha kecil.

Menyerbu Bali Minimarket juga menyerbu wilayah Bali. Minimarket Indomart, Alfa Mart, dan Circle K bertebaran di semua kota, kabupaten dan perdesaan. Namun di Bali, agak berbeda dengan provinsi lainnya.

Di pulau Dewata ini banyak muncul minimarket milik pengusaha lokal, misalkan Mini Mart, Delta Dewata, Nirmala, Hardy's dan Maharani. "Selain minimarket berjaringan nasional, di Bali cukup berkembang beberapa minimarket lokal yang mampu bersaing," kata Ketua Kadin Bali AA Ngurah Alit Wiraputra.

Yang menarik adalah cara mengelola persaingan antara minimarket (toko modern) berjaringan nasional, dengan minimarket milik pengusaha Bali serta dengan pasar tradisional (pasar desa).

"Kami tidak bisa menghindari atau melarang hadirnya minimarket berjaringan nasional seperti Indomart, Alfamart dan Circle K di Kabupaten Gianyar, karena kehadirannya ada masyarakat dan kepala daerah yang membutuhkannya. Selain itu, kehadiran minimarket berjaringan nasional juga dapat mendorong pelaku usaha pasar untuk meningkatkan pelayanannya," kata I Wayan Suamba, Kadis Perindag (Perindustrian dan Perdagangan) Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Ia menjelaskan, pelayanan minimarket adalah tempat usahanya nyaman, bersih, dingin (AC), harga pasti, ada struk pembelian, dan memperhatikan waktu kedaluwarsa barang yang dijual. Ada standardisasi kualitas pelayanan. Hal ini yang harus ditiru dan diantisipasi oleh para pengusaha toko kelontong dan pasar tradisional," katanya.

Diakui, kehadiran minimarket memberikan dampak buruk bagi pengusaha ritel kecil. "Oleh karena itu, kami mencoba untuk mengatur persaingan antara minimarket dengan pasar tradisional atau pasar desa, yakni para pelaku usahanya merupakan usaha kecil dan mikro," tambah Wayan Suamba.

Pemkab Gianyar, lanjut Wayan Suamba, juga telah diserbu oleh jaringan minimarket nasional. Hingga saat ini, ada 154 minimarket berjaringan nasional. Bahkan, dari 154 minimarket, ada 54 minimarket yang belum berizin atau belum memiiki izin.

Oleh karena itu, kalangan DPRD Kabupaten Gianyar kemudian "memperikik" Pemkab Gianyar karena sudah menebar izin pengoperasian minimarket terlalu banyak sehingga berpotensi mematikan minimarket asal Gianyar atau Bali.

"Kami DPRD minta kepada Pemkab Gianyar untuk menyetop pemberian izin minimarket atau pasar modern karena menurut kajian Universitas Udayana, jumlah minimarket atau pasar modern di kabupaten ini idealnya hanya 79 toko," kata Ketua DPRD Kabupaten Gianyar Wayan Tagel Winarta.

Pemkab Gianyar kemudian mengeluarkan Perda yang mengatur kuota atau jumlah minimarket di setiap kecamatan. Kabupaten Gianyar memiliki tujuh kecamatan. Acuannya adalah hasil penelitian Universitas Udayana (Unud) bahwa Kabupaten Gianyar idealnya memiliki 79 minimarket.

Berdasarkan hasil kajian Unud, Dinas Perindag kemudian mengeluarkan kuota jumlah minimarket di setiap kecamatan sebagai berikut di Sukawati itu 19 toko, Kecamatan Gianyar 15 toko, Ubud 12 toko, Blahbatuh 11 toko, Kecamatan Tegalalang delapan toko modern.

Selain itu, Pemkab Gianyar juga meningkatkan daya saing pasar rakyat dengan cara memperbaiki dan merenovasi pasar rakyat atau pasar desa dan pasar seni Sukawati.

"Kami akan merenovasi Pasar Seni Sukawati dan enam pasar rakyat pada tahun 2018 untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional dan pasar rakyat dalam persaingan dengan pasar dan toko modern yang kian marak," kata I Wayan Suamba, Kadis Perindag Gianyar.

"Pasar rakyat yang akan kami bangun adalah pasar yang memenuhi standar SNI (Standar Nasional Indonesia). Jadi kenyamanan pembeli diatur sama dengan toko modern," tambah dia.

Enam pasar rakyat yang direnovasi atau dibangun kembali adalah Pasar Lebih, Pasar Keramas, Pasar Bedulu, Pasar Batubulan Kangin, Pasar Ponggang Puhu, dan Pasar Silakarang.

Pemkab Gianyar tidak melarang kehadiran minimarket dan pasar modern karena memang ada masyarakat yang membutuhkan, tapi tetap mengatur dan mengelola dengan menetapkan kuota minimarket di setiap kecamatan, serta meningkatkan daya saing pasar rakyat dengan memperbaiki dan merenovasi berdasarkan standar SNI.[]

baca juga:

Editor: Juaz

berita terkait

Image

Ekonomi

Menko Darmin Kembangkan Kurikulum Jurusan Kopi

Image

Ekonomi

Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Land Forum 2018

Image

Ekonomi

Investasi Berbasis Ekspor Dapat Galang Pertumbuhan Hingga 5,5 Persen

Image

Ekonomi

Pemerintah Lakukan Bimtek OSS di Lombok

Image

Ekonomi

Menko Darmin Akui Data Kementan Soal Beras Sering 'Meleset'

Image

Ekonomi

Rakor Putuskan 2 Poin Restrukturisasi Penanganan Debitur Terdampak Gempa

Image

Ekonomi

Darmin Akui Target Pertumbuhan 2018 Sulit Capai Target

Image

Ekonomi

Cadev Saat Ini Dinilai Kurang Kuat Ketahanan Ekonominya untuk Impor

Image

News

Empat Spesialis Pembobol Minimarket di Cirebon Berhasil Dijinakan Polisi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

BI Andalkan Industri Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Domestik

Industri halal diharapkan dapat menjadi sumber baru pertumbuhan ekonomi domestik.

Image
Ekonomi
IMF-WB Annual Meeting

Duterte Mulai Jadwalkan Penerbangan ke Bali

Presiden Filipina Rodrigo R. Duterte menjadwalkan akan terbang ke Bali bulan depan. Hal ini dilakukannya untuk menghadiri pertemuan para pem

Image
Ekonomi

Adhi Commuter Properti Garap Hunian TOD di Proyek LRT

Hunian berbasis transit oriented development (TOD) kini banyak digandrungi oleh para pengembang di Indonesia.

Image
Ekonomi

Yuan Semakin Keok Hadapi Dolar AS

Renminbi (Yuan) tercatat melemah 83 basis poin menjadi 6,8440 terhadap dolar AS pada Selasa (25/9) di Beijing.

Image
Ekonomi

Setelah Integrasi, Tarif Tol JORR Jauh Dekat Rp15.000

Kendaraan golongan 2 dan 3 dikenakan tarif sama yakni Rp22.500, serta golongan 4 dan 5 juga membayar besaran tarif yang sama yakni Rp30.000

Image
Ekonomi

Ini Strategi BI Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Halal Dunia

Ini sektor yang bakal difokuskan BI untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi halal dunia.

Image
Ekonomi

Harga Minyak Global Naik Tinggi Karena OPEC Tahan Produksi

Minyak Brent pengiriman November bertambah 2,40 dolar AS menjadi berakhir di 81,20 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange

Image
Ekonomi

Menko Darmin Kembangkan Kurikulum Jurusan Kopi

Permintaan komoditas kopi dan industri perkopian yang terus meningkat dan menjadi tren ke depan.

Image
Ekonomi

Gedung Putih: Perjanjian Dagang dengan Meksiko Tak Sealot China

Menetapkan kesepakatan perdagangan baru dengan China bisa sangat sulit dibandingkan dengan Meksiko.

Image
Ekonomi

Rupiah Terpeleset Dekati Level Rp14.900 per USD

Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 29 poin atau 0,20% ke level Rp14.895 per USD.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Mantan Dirut Pertamina Menangis saat Dijebloskan Penjara

  2. Tajir Melintir, Kubu Jokowi Pertanyakan Laporan Awal Prabowo-Sandi hanya Rp2 Miliar

  3. Jakmania Dikeroyok sampai Mati, Menpora Tak Tinggal Diam Ada Remaja Jadi Korban Cuma karena Sepakbola

  4. Sebelum Tewas, Ini Pesan Terakhir Haringga kepada The Jakmania

  5. Usai Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati Masih Ribut Nyari yang Benar dan Salah, Duh Gusti

  6. Habiburokhman Pamer Foto: Bersama Duo Seniman Paling Top Abad Ini Ahmad Dhani dan Sang Alang

  7. Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati, Denny: Apa Pelakunya Keseringan Lihat ISIS Menggorok Manusia?

  8. Mustofa: Jangan Mau Digiring ke Isu Potong Bebek atau Isu Ahok

  9. Dana Kampanye Jokowi-Ma'ruf Dicurigai Fadli Zon, Johnny Plate: Urus Saja, Urusan Sendiri

  10. Ferdinand Vs Netter Bikin Ngakak: Saya Lebih Suka Bicara Sama Batu daripada Sama Lu

Available

fokus

Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok
Available

kolom

Image
Sampe L Purba

BBM Satu Harga – Berbagi Peran dengan Pemda

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Kursi Panas Wagub DKI

Image
Yustinus Prastowo

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan dari Pajak Rokok

Image
Ujang Komarudin

Berebut Dukungan Ulama

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Image
Ekonomi

Layanan PLB BSA Logistik Makin Ekspansif

Sosok

Image
Ekonomi

Ingin Sukses di Masa Muda, Ikuti Jejak CEO Termuda ini!

Image
Ekonomi

Rekam Jejak Karen, Mantan Dirut Pertamina yang Jadi Tahanan Kejagung

Image
Olahraga

Suporter Meninggal

Tak Hanya Bandung, Ini Kota yang Pernah Disinggahi Haringga demi Dukung Persija