image
Login / Sign Up

Regenerate Pademangan, Arsitektur Nusantara Jaga Keseimbangan Masa Depan

Rizal Mahmuddhin

Nilai Ekonomi Arsitektur

Image

Louis Raymond, hingga tergugah untuk merancang sebuah bangun ruang bertajuk Regenerate Pademangan sebagai solusi alternatif dalam menjawab tantangan yang menyeruak. | AKURAT.CO/ISTIMEWA/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, Jakarta sebagai ibukota sekaligus pusat pemerintahan Republik Indonesia, merupakan kota metropolitan terbesar se-Asia Tenggara yang ternyata menyimpan beragam permasalahan pelik.

Minimnya ruang hijau terbuka, padatnya pemukiman penduduk dan tingkat penurunan muka tanah yang tinggi dari tahun ke tahun merupakan sebagian problem yang mengancam Jakarta di masa depan. Sejumlah ahli bahkan memprediksi, kota yang dihuni oleh 10,3 juta jiwa dari berbagai suku dan budaya ini bakal tenggelam pada tahun 2050.

Potret buram tersebut kian suram kala manusia yang hidup dan berhuni di Jakarta dengan masifnya keranjingan membangun gedung menjulang, namun menafikan aspek keberlanjutan di masa mendatang.

baca juga:

Melihat realita yang terjadi rupanya mengusik ketenangan seorang Louis Raymond, hingga tergugah untuk merancang sebuah bangun ruang bertajuk Regenerate Pademangan sebagai solusi alternatif dalam menjawab tantangan yang menyeruak.

Tak hanya menonjolkan sisi impresi dan penggunaan teknologi yang mutahir, arsitektur rancangan mahasiswa Universitas Bina Nusantara semester tujuh itu menawarkan sebuah tata ruang yang menitikberatkan pada gaya arsitektur Nusantara yang menghargai keseimbangan.

"Regenerate Pademangan atau Kampung hutan Pademangan itu sebuah konsep dimana kita menghadirkan kembali arsitektur nusantara kedalam bangunan kekinian," ujarnya saat berbincang dengan AKURAT.CO akhir pekan lalu.

Pemuda kelahiran 13 September 1996 itu menilai, dewasa ini banyak arsitek yang gila membangun ibukota, namun dalam desain pembangunanya kehilangan nilai-nilai luhur nenek moyang masa lalu, sehingga abai dalam mengedepankan aspek keseimbangan antara manusia dengan alam sekitarnya.

"Kalau kita lihat saat ini, bangunan kita kehilangannya jiwa arsitektur nusantaranya, kehilangan sentuhan alam dan interaksi manusianya. Oleh karena itu saya berusaha membawa kembali jiwa arsitektur nusantara ke bangunan kekinian," imbuhnya.

Louis menjelaskan, bila benar-benar terealisasi, nantinya lokasi site dari arsitektur rancangannya bakal menyasar wilayah Pademangan. Ia beralasan, hal itu lantaran wilayah di Utara Jakarta tersebut merupakan kawasan yang mengalami penurunan muka tanah tertinggi kedua setelah wilayah Penjaringan dengan rata-rata penurunan air tanah berkisar 5 sentimeter pertahun.

Selain itu, daerah Pademangan Timur juga merupakan kawasan padat penduduk, di mana kepentingan bisnis telah pongah mengintervensi fungsi kawasan sebagai pemukiman, sehingga menihilkan ruang terbuka hijau untuk umum.

Dalam bangun ruang rancangannya, Louis ingin mengembalikan sejumlah fungsi yang sudah dipangkas tersebut. Oleh sebab itu, bangunan yang ia ajukan merupakan konsep hunian vertikal agar dapat memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal.

"Jadi saya buat bangunannya itu verikal, konsep rumah susun. Karena bentuknya dinamis naik turun, jadi mungkin paling tinggi 12 lantai, dan paling rendahnya 8 lantai," papar dia.

Bungsu dari 3 bersaudara itu lebih lanjut memaparkan, berada di area seluas kurang lebih 4 hektare, material yang digunakan dalam bangunan bakal memanfaatkan material lokal. Selain karena hal itu bisa menekan anggaran, pemanfaatan material lokal juga relatif ramah lingkungan.

"Karena saya mengusung arsitektur nusantara jadi material yang saya pakai material lokal seperti bata ekspos, beton ekspos, material-material alam lah," kata Louis.

Louis yang jatuh hati pada karya-karya arsitektur Zaha Hadid itu berharap, konsep Regenate Pademangan yang ditawarkannya dapat menjawab permasalahan Indonesia, khususnya kota Jakarta di masa yang akan datang.

"Harapannya bangunan yang saya desain bisa menjawab permasalahan di masa depan... Bangunan itu juga bisa adaptif, dan mengembangkan komunitas itu sendiri," tutur dia.

Ia juga berharap, bahwa tak hanya semakin sering diaplikasikan di dalam negeri, arsitektur nusantara bisa kian mendunia dan disegani banyak negara.

"Arsitek Indonesia bisa go internasional. Bisa unjuk gigi di negara-negara asing. Soalnya, di Asia tenggara aja kita masih kalah sama Vietnam. Jadi ya itu, harapan arsitektur nusantara bisa terus berkembang," pungkasnya kemudian.

Memiliki impresi dan mengedepankan nilai keseimbangan serta aspek keberlanjutan, tak heran jika akhirnya desain arsitektur Regenate Pademangan didapuk sebagai Juara dua dalam ajang kompetisi Asia Young Designer Award (AYDA) 2017 yang diinisiasi oleh Nippon Paint.

Melalui rancang bangun ruang yang mengenalkan kembali gaya arsitektur nusantara, Louis dinobatkan sebagai penerima Penghargaan Silver Award Kategori Arsitektur, dan berhasil menyisihkan 500 karya peserta lain yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. []

Editor: Juaz

berita terkait

Image

Ekonomi

Lombok Diminta Tiru Arsitektur Bangunan Tahan Gempa di Bali

Image

Ekonomi

Gapura Merah Putih Nippon Paint Kembali Catat Rekor MURI

Image

News

Masjid Tua Jakarta

FOTO ESAI Corak Tionghoa dan Betawi Warnai Masjid Hidayatullah

Image

Ekonomi

Mengintip Teknologi Arsitektur Bata Merah Majapahit di Keraton Kasepuhan

Image

Ekonomi

Ini Enam Senjata Agar Mandor dan Tukang Cat Bisa Dongkrak Pendapatan

Image

Ekonomi

Nippon Paint Diganjar Rekor MURI

Image

Ekonomi

3.255 Tukang Cat Ikuti Painters Gathering Dongkrak Pendapatan

Image

Gaya Hidup

Hotel Ini Tawarkan Pemandangan dan Atmosfir Italia di Dubai

Image

News

[FOTO] Musala Bergaya Oriental Tiongkok Warnai Ragam Budaya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ini Strategi BI Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Halal Dunia

Ini sektor yang bakal difokuskan BI untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi halal dunia.

Image
Ekonomi

Harga Minyak Global Naik Tinggi Karena OPEC Tahan Produksi

Minyak Brent pengiriman November bertambah 2,40 dolar AS menjadi berakhir di 81,20 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange

Image
Ekonomi

Menko Darmin Kembangkan Kurikulum Jurusan Kopi

Permintaan komoditas kopi dan industri perkopian yang terus meningkat dan menjadi tren ke depan.

Image
Ekonomi

Gedung Putih: Perjanjian Dagang dengan Meksiko Tak Sealot China

Menetapkan kesepakatan perdagangan baru dengan China bisa sangat sulit dibandingkan dengan Meksiko.

Image
Ekonomi

Rupiah Terpeleset Dekati Level Rp14.900 per USD

Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 29 poin atau 0,20% ke level Rp14.895 per USD.

Image
Ekonomi

Ancaman Kedaulatan Petani di Era Pasar Bebas

Semenjak bergabungnya Indonesia menjadi anggota WTO (World Trade Organization) justru membuat pertanian Indonesia menjadi tidak berdaulat.

Image
Ekonomi

AS-Korsel Makin Mesra dalam Hubungan Perdagangan

Donald Trump dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In pada hari Senin (24/9) lalu dikabarkan telah menandatangani perjanjian dagang dimana ker

Image
Ekonomi

Integrasi Transaksi Tol JORR Berlaku Efektif 29 September 2018

Transaksi tol pasca integrasi akan menjadi sistem transaksi terbuka dimana pengguna tol hanya melakukan satu kali transaksi

Image
Ekonomi

IHSG Masih Berkutat di Zona Negatif

Indeks LQ45 turun 1,30 poin atau 0,1% menjadi 926,70.

Image
Ekonomi

Saham Wall Street Berakhir Makin Berwarna

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 181,45 poin atau 0,68 persen, menjadi ditutup di 26.562,05 poin

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Mantan Dirut Pertamina Menangis saat Dijebloskan Penjara

  2. Tajir Melintir, Kubu Jokowi Pertanyakan Laporan Awal Prabowo-Sandi hanya Rp2 Miliar

  3. Jakmania Dikeroyok sampai Mati, Menpora Tak Tinggal Diam Ada Remaja Jadi Korban Cuma karena Sepakbola

  4. Sebelum Tewas, Ini Pesan Terakhir Haringga kepada The Jakmania

  5. Usai Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati Masih Ribut Nyari yang Benar dan Salah, Duh Gusti

  6. Habiburokhman Pamer Foto: Bersama Duo Seniman Paling Top Abad Ini Ahmad Dhani dan Sang Alang

  7. Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati, Denny: Apa Pelakunya Keseringan Lihat ISIS Menggorok Manusia?

  8. Mustofa: Jangan Mau Digiring ke Isu Potong Bebek atau Isu Ahok

  9. Ferdinand Vs Netter Bikin Ngakak: Saya Lebih Suka Bicara Sama Batu daripada Sama Lu

  10. Dana Kampanye Jokowi-Ma'ruf Dicurigai Fadli Zon, Johnny Plate: Urus Saja, Urusan Sendiri

Available

fokus

Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok
Available

kolom

Image
Sampe L Purba

BBM Satu Harga – Berbagi Peran dengan Pemda

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Kursi Panas Wagub DKI

Image
Yustinus Prastowo

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan dari Pajak Rokok

Image
Ujang Komarudin

Berebut Dukungan Ulama

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Image
Ekonomi

Layanan PLB BSA Logistik Makin Ekspansif

Sosok

Image
Ekonomi

Ingin Sukses di Masa Muda, Ikuti Jejak CEO Termuda ini!

Image
Ekonomi

Rekam Jejak Karen, Mantan Dirut Pertamina yang Jadi Tahanan Kejagung

Image
Olahraga

Suporter Meninggal

Tak Hanya Bandung, Ini Kota yang Pernah Disinggahi Haringga demi Dukung Persija