image
Login / Sign Up

Verifikasi Sampling Bisa Timbulkan Darurat Pemilu

Yohanes Antonius

Image

Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sigit Pamungkas mengatakan, KPU hanya akan memverifikasi parpol peserta pemilu, hanya pada kubu yang mengantongi SK dari Menkunham, Sabtu (20/1). | AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT.CO, Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sigit Pamungkas menilai verifikasi sampling dapat menimbulkan kondisi darurat dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

Sigit menyatakan, metode verifikasi faktual yang diputuskan menjadi sampling dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPR dengan KPU pada Kamis (18/1) lalu, telah melanggar putusan MK Nomor 53/PUU-XV/2017 tentang verifikasi parpol. Sigit pun menilai hal tersebut inkonstitusional.

"Potensi darurat pemilu sangat terbuka karena dalam putusan MK itu sudah mengingatkan bahwa keputusan syarat di dalam UU itu harus diverifikasi dengan komprehensif. Tidak ada pembedaan antara partai satu dengan partai yang lain," ucap Sigit dalam diskusi bertajuk 'Verifikasi dan Kerumitan Tiap Pemilu' di Jakarta, Sabtu (20/1).

baca juga:

Menurutnya, keputusan KPU yang mengikuti kemauan DPR untuk memilih metode sampling dalam verifikasi faktual parpol calon peserta Pemilu, sama saja dengan mengabaikan putusan MK. Sebabnya, metode tersebut tidak mendorong verifikasi parpol secara komprehensif.

Dengan demikian, lanjut Sigit, akan membuka celah untuk mempertanyakan konstitusionalitas dari partai peserta pemilu.

"Kalau konstitusionalitas peserta pemilu itu dipertanyakan, padahal nanti adalah Pemilu serentak, maka kemudian akan berdampak tidak hanya pada legitimasi hasil Pemilu legislatif, tapi juga hasil Pilpres," jelasnya.

Putusan MK Nomor 53/PUU-XV/2017 menyebutkan bahwa Pasal 173 ayat (3) UU Pemilu sudah bersifat mengikat dan tidak perlu ditafsirkan kembali.

Pasal ini sendiri berbunyi "Partai politik yang telah lulus verilikasi dengan syarat sebagaimana dimaksud tidak diverifikasi ulang dan ditetapkan sebagai Partai Politik Peserta Pemilu”.

Dengan demikian, putusan MK telah melegalkan verifikasi terhadap semua parpol, baik itu parpol baru maupun parpol lama.

Dengan adanya verifikasi sampling yang berujung pada biasnya konstitusionalitas peserta dan hasil Pemilu, Sigit pun memprediksi jika nantinya terdapat potensi gugatan oleh pihak-pihak tertentu kepada MK terkait hasil Pemilu 2019.

"Karena itu tadi, syarat-syarat pemilu ini tidak diverifikasi secara komprehensif sebagaimana disebutkan oleh MK," terangnya.

Namun demikian, ia bersyukur karena persoalan ini timbul saat pelaksanaan Pemilu 2019 masih jauh. Ia berpendapat, masih ada waktu bagi semua lembaga terkait untuk mendiskusikan dan mencari solusi dari permasalahan ini.

"Kalau di ujung (setelah Pemilu 2019) ada masalah, konfliknya bukan antar parpol atau lembaga tapi melibatkan pendukung dari setiap partai ataupun pendukung dari calon presiden. Nah itu saya rusaknya jadi sangat tinggi," tutupnya.[]

Editor: Gema Trisna Yudha

Sumber:

berita terkait

Image

News

BPN Prabowo-Sandi Bantah Fasilitasi Aksi Massa Saat Hakim MK Bacakan Putusan PHPU

Image

News

Tim Hukum Prabowo-Sandi Minta LPSK Berikan Perlindungan Saksi yang Akan Dihadirkan

Image

News

Pemilu 2019

Imbau Pendukung Tak Datang ke MK, Sandi: Bisa Menyimak Lewat Televisi dan Media Sosial

Image

News

Pemilu 2019

Gugatan Prabowo-Sandiaga Soal Rekayasa Situng, KPU: Enggak Nyambung

Image

News

Para Pakar Asing Protes Tim Pengacara Prabowo Salah Konteks saat Kutip Pendapat Mereka

Image

News

Pemilu 2019

Tanggapi Sidang Perdana PHPU, Kubu Jokowi: Hukum Tidak Bicara Perasaan

Image

News

Pemilu 2019

Presiden PKS: Gugatan Prabowo-Sandiaga ke MK Cerminan Suara Hati Rakyat Indonesia

Image

News

Soal Sidang Sengketa Pilpres, Ruhut Sitompul: Aku Mohon Jangan Ada yang Tertawa Dulu

Image

News

Pemilu 2019

Kubu Prabowo Sebut Pemilu 2019 Adalah Pemilu Terburuk Sejak Reformasi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

BPN Prabowo-Sandi Bantah Fasilitasi Aksi Massa Saat Hakim MK Bacakan Putusan PHPU

Informasi tersebut hoaks, berbahaya sekali mencantumkan nama BPN dalam undangannya.

Image
News

Tim Hukum Prabowo-Sandi Minta LPSK Berikan Perlindungan Saksi yang Akan Dihadirkan

Untuk melindungi kepentingan saksi. Bahkan, tadi ada pengalaman, pemeriksaan dengan menggunakan tirai. Jadi bukan hanya di televisi itu.

Image
News

Babak Baru Diplomasi Indonesia di Pasifik

Kita mengajak Australia dan Selandia Baru untuk datang lebih sebagai pasar dan pembeli dibanding sebaliknya dalam berbagai program ekonomi.

Image
News

Polisi Gerebek Rumah di Kampung Bahari, dan Temukan Ribuan Pil Ekstasi dan Sabu-sabu

Penggerebekan itu, dikatakan Herry, merupakan hasil pengembangan kasus penyalahgunaan narkotika yang diungkap pada Jumat, 14 Juni 2019.

Image
News
Mudik 2019

Selama Arus Mudik, Sebanyak Tujuh Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Ngawi-Kertosono

Selama Operasi Ketupat Semeru Lebaran 2019 berlangsung, yakni tanggal 29 Mei sampai dengan 10 Juni, ada tujuh kejadian kecelakaan.

Image
News

Ngaku Sebagai Polisi, Dua Pelaku Lakukan Pemerkosaan dan Pembegalan

Dua tersangka tersebut diringkus setelah melakukan dua tindak pidana pencurian dengan kekerasan disertai pencabulan.

Image
News

Perpustakaan Keliling Yonif 408, Edukasi Budaya Belajar Anak-anak di Perbatasan RI-RDTL

"Kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan minat baca dan semangat belajar bagi anak anak perbatasan"

Image
News

Ketahuan Simpan Sabu-sabu di Helm, Pria Pengangguran Ditangkap Polisi

Saat patroli petugas kami melihat pelaku dengan gerak gerik mencurigakan lalu diperiksa dan digeledah ditemukan barang haram tersebut.

Image
News
Pemilu 2019

Imbau Pendukung Tak Datang ke MK, Sandi: Bisa Menyimak Lewat Televisi dan Media Sosial

Pastikan jangan sampai nanti ada dampak negatif terhadap ketidakpastian untuk sisi ekonomi.

Image
News
Pemilu 2019

Ledek Bambang Widjojanto, Denny Siregar Unggah Foto Jokowi Suapi Jan Ethes

Jokowi disebut suap Jan Ethes supaya menang lagi di pilpres.

trending topics

terpopuler

  1. Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Tuding Polisi Tidak Netral, Ini Jawaban Mabes Polri

  2. Andi: Kabarnya Orang Paling Taat Hukum Karni Ilyas, Saya Nantikan Dia Bersaksi di MK, Apa benar ILC Ditutup dan Dibungkam Pemerintah

  3. Peristiwa Haru di Musala MK Jelang Sidang, Andre Rosiade: Allah SWT Maha Pembolak-balik Hati

  4. Diberi Waktu Tiga Hari, KPU Isyaratkan Berat Hati Susun Jawaban Gugatan Prabowo-Sandi

  5. Pihak Prabowo-Sandi Tuding KPU Gelembungkan Suara, Pramono: Canggih Sekali, KPU Saja Tidak Bisa

  6. Hadapi Lawyer Prabowo di MK, Rustam: Tim Hukum 01, Jangan Hanya Sajikan Fakta dan Data, Tapi Bangun Narasi untuk Membalikkan Opini Publik

  7. 5 Bencana Alam Terdahsyat Sepanjang Sejarah, Ada yang Telan Jutaan Nyawa

  8. Tengku: KPU Sulit Jawab Gugatan Pilpres atau Tak Mampu Jawab? Mari Kita Tunggu Jawabannya, Mantap atau Ngawur?

  9. Sengketa Pilpres, Refly: Ibarat Sepakbola, 02 sedang Kejar Defisit Gol Agar Dapat Samakan Kedudukan dan Bahkan Berusaha Unggul

  10. Pengadilan Ekstradisi AS untuk Assange Digelar Februari 2020

fokus

Demam Vapor
Jalan Pulang
Lebaran 2019

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Mencari Pimpinan KPK yang Ideal

Image
Hasan Aoni

Impian Negeri Tuhan dari Teras Saidah

Image
Keith Johnson dan Elias Groll (Foreign Policy)

Tak Terduga, Bagaimana Huawei Tiba-tiba Mampu Dominasi Dunia

Image
Firman Haqiqi

Silaturahmi: Menggugurkan Tugas Administrasi atau Menyambung Tali Silaturahmi?

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi

Keynes, Pencipta Arus Ekonomi Modern Pengganti Pemikiran Neoklasik

Image
News

Ajak Jan Ethes, 10 Potret Kunjungan Jokowi ke Bali Ini Curi Perhatian

Image
News

Bikin Haru, 5 Potret SBY saat Ziarah ke Makam Ani Yudhoyono