image
Login / Sign Up

Penegak Hukum Diminta Utamakan Penyelamatan Aset Negara dalam Kasus Korupsi

Muslimin

Image

Praktisi Hukum Pemulihan Aset, Paku Utama | AKURAT.CO/Muslimin

AKURAT.CO, Praktisi Hukum Pemulihan Aset, Paku Utama mengungkapkan bahwa Pemerintah belum sepenuhnya menjadikan kebijakan aset tindak pidana sebagai sebuah kebijakan yang menyeluruh.

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena para penegak hukum di Indonesia masih mengejar koruptor bukan aset negara. Seharusnya kata dia, yang menjadi prioritas utama penegak hukum adalah bagaimana menyelamatkan aset negara.

"Kita mau cari aset tapi dengan pendekatan kita cuman dapat gelasnya, sementara isi gelasnya kita nggak dapat," kata Paku di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (14/1).

baca juga:

Misalnya kata dia, kasus Muhammad Nazarudin. Ia mengatakan, dalam putusannya, Nazarudin memiliki banyak PT, tapi saat dilacak, nama pemilik yang ada di Kemenkum HAM bukan Zazarudin tapi orang lain.

Akibatnya adalah pemerintah tidak bisa merampas PT tersebut karena nama pemiliknya bukam Nazarudin dan pendekan yang dilakukam penegak hukum masih normatif.

"Kita nggak bisa merampas asetnya dia, karena pendekatan kita masih normatif. Benar nggak ini punya nya dia sedangkan si koruptornya itu sudah mengupayakan bahwa nama dia nggak ada dalam perusahaan itu," katanya.

Yang kedua, dikatakan Paku, penegak masih fokus pada kerja-kerja yang sifatnya normatif. Misalnya, penegak hukum meminta data ke PPATK terkait aliran dana si koruptor padahal, si koruptornya tidak menggunkan perbankan normatif untuk transaksi.

"Contohnya kasus Setya Novanto, dia kirim aset ke negara lain nggak pake bank tapi pake money changer, tapi di dalamnya ada margine jual beli," katanya.

Ditambahkan Paku, hal itu sebenarnya telah disadari oleh penegak hukum. Namun, yang menjadi kendala juga adalah keterbatasan anggaran untuk mengejar aset tersebut.

"Sadar, cuman dikatakan dari Bappenas, pertama, anggarannya itu sedikit, misalnya kita mengejar kasus 400 miliar tapi cuman dikasih 500 juta sama pimpinan seminggu juga habis, apalagi kalau kita mau pake teknik-teknik seperti sofwhere-softwhere intelijen, forensik segala macam," pungkasnya.[]

Editor: Iwan Setiawan

berita terkait

Image

Olahraga

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Mantan Atlet Panahan Jadi Pembawa Obor Asian Games di Makassar

Image

Ekonomi

Tak Cukup Hanya Bansos, Pemberdayaan Ekonomi Penting untuk Tekan Kemiskinan

Image

News

Ibadah Haji 2018

Di Pamekasan, Ada Ojek untuk Antar Calon Jamaah Haji ke Lokasi Pemberangkatan

Image

Ekonomi

Indeks CAC-40 Prancis Ditutup Melemah

Image

News

Kejari Madiun Tetapkan Pejabat DLH Sebagai Tersangka Korupsi Pengelolaan Sampah

Image

News

Perkiraan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Selat Bali dan Lombok, Ini Pesan BMKG

Image

Olahraga

Alisson Becker

Resmi ke Liverpool, Alisson: Mimpi Jadi Kenyataan

Image

Ekonomi

Solusi VMware Sederhanakan Perusahaan Buka Cabang

Image

Olahraga

N'Golo Kante

Kisah Tukang Sampah yang Sukses Bawa Prancis Juara Piala Dunia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Ibadah Haji 2018

Di Pamekasan, Ada Ojek untuk Antar Calon Jamaah Haji ke Lokasi Pemberangkatan

Layanan ojek gratis ini oleh institusi ini dilakukan, karena lokasi titik pemberangkatan dengan parkir kendaraan bermotor sangat jauh.

Image
News

Kejari Madiun Tetapkan Pejabat DLH Sebagai Tersangka Korupsi Pengelolaan Sampah

Penetapan tersangka tersebut juga menyusul naik status kasusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan

Image
News

Perkiraan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Selat Bali dan Lombok, Ini Pesan BMKG

BMKG menyebutkan adanya peningkatan kecepatan angin timuran hingga 37 kilometer per jam.

Image
News

SK Lahan Eks HGU Dibatalkan Atas Perintah Kejagung

Hal ini dipaparkan oleh Direktur Utama PTPN II Teten Jaka, hanya saja ia lupa siapa nama penyidik Kejagung yang memerintahkannya

Image
News

Polisi Dalami Kasus Pelemparan Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera

Pendalaman dilakukan dengan olah TKP untuk mengetahui dari mana bom molotov dilempar, kemudian bahan yang digunakan

Image
News

Begini Penampakan Ombak Besar di Pantai Selatan Jogja, Ngeri

Ombak besar menerjang karang di Pantai Krakal, Gunung Kidul Yogyakarta, Kamis (19/7).

Image
News

3 WNI yang Tertangkap di Malaysia Diduga Terafiliasi ISIS

Ketiganya memang sudah masuk pantauan otoritas Malaysia sebelum akhirnya ditangkap

Image
News

Fadli Nilai Transfer Politikus Jelang Pileg Seperti Pemain Bola, Tak Punya Ideologi

Transfer ini kan kayak sepak bola. Bahaya kalau misalnya para politisi ini dianggap kayak pemain sepak bola nggak ada ideologinya.

Image
News

Densus 88 Geledah Sebuah Rumah Terduga Teroris di Bandung

Namun, dalam penggeledahan tim sama sekali tidak menemukan alat bukti ayng mengarah ke jaringan teroris

Image
News

Nyimpen Narkoba, Bule Rusia Ini Divonis 5 Tahun

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Denpasar yang menuntut 7 Tahun 6 bulan dan denda 1 Miliar.

Image
News

Vietnam Diserang Virus H1N1, Tewaskan Ibu Hamil

Penyakit tropis ini telah menyerang wanita hamil yang berusia 35 tahun, dengan bayi dalam kandungan berusia 8 bulan.

Image
News

Polrestabes Medan Kejar Perampok Sadis yang Menewaskan Pengendara Motor

Masyarakat pun bekerjasama dengan aparat untuk meringkus pelaku yang sejauh ini masih buron

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  6. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  7. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Selamat Tinggal Pada Mantan Yang 'Kepo', Instagram Uji Coba Fitur Baru

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan