image Fifa World Cup Russia
Login / Sign Up

Kementan Genjot Percepatan Tanam Padi

Prabawati Sriningrum

Image

Petani menabur pupuk daun dan buah pada tanaman padi di Desa Lamceu, Aceh Besar, Aceh, Senin (8/1). | ANTARA FOTO

AKURAT.CO, Percepatan masa tanam padi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menunjukkan hasil sehingga petani bisa panen lebih awal, kata Penanggung Jawab Upaya Khusus Kementerian Pertanian Wilayah Banyumas Apri Handono.

"Saya ucapkan terima kasih terutama kepada petani yang ikut kerja sama, yang tadinya dimulai dari teman-teman Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan penyuluh, yang tadinya tanam bulan November dipercepat menjadi bulan Oktober," katanya di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, seperti diberitakan Antara, Minggu (14/1).

Apri mengatakan hal itu kepada wartawan saat mendampingi Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Siti Munifah menghadiri di lahan seluas 42,5 hektare milik Kelompok Tani Bumi Jaya, Desa Tinggarjaya.

Menurut dia, hal itu menunjukkan bahwa suatu perubahan berupa percepatan masa tanam padi sudah ada di Kabupaten Banyumas.

"Mudah-mudahan setelah panen ini, tidak lama lagi mereka tanam lagi," kata dia yang juga Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Jawa Timur.

Ia mengatakan dalam program percepatan masa tanam padi tersebut, petani di Desa Tinggarjaya juga didampingi oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah.

Menurut dia, hasil panen padi petani yang mengikuti program percepatan masa tanam itu tergolong cukup baik karena berdasarkan hasil penghitungan secara ubinan, hasilnya diperkirakan mencapai 9 ton gabah kering panen per hektare.

Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer 0701/Banyumas Letnan Kolonel Infanteri Erwin Ekagita Yuana mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh komandan rayon militer dan Babinsa untuk ikut menyukseskan program percepatan masa tanam.

"Khusus yang di Tinggarjaya ini, atas koordinasi dengan berbagai pihak, kita bahkan membuat suatu hal yang di luar kebiasaan namun hasilnya hari ini panen bisa dilaksanakan. Biasanya Tinggarjaya ini panennya bulan Maret," katanya.

Ia mengatakan saat tim dari Kementan datang sebelum percepatan masa tanam, kondisi saat itu sedang ada perbaikan saluran irigasi sehingga tidak ada air dan lahan sawah kering.

Oleh karena itu, dia mengaku langsung mengistruksikan kepada Babinsa jika lahan sawah tersebut tidak bisa diolah dengan air lebih dulu baru menggunakan mesin, mainkan traktor pada saat kering, dan ternyata dampaknya cukup bagus.

Berdasarkan informasi dari pihak-pihak pendamping lainnya, kata dia, telur-telur wereng batang cokelat bisa mati saat lahan masih kering.

Selain itu, lanjut dia, ketika lahan sawah yang sudah ada airnya diolah menggunakan traktor hanya sampai mata kaki, namun jika diolahnya saat masih kering bisa sampai betis.

"Yang jelas lahan waktu itu sudah diolah dan petani akhirnya memaklumi karena waktu itu menunggu air enggak pasti, lebih baik digarap dulu. Waktu itu, kami juga punya alternatif, kalau air belum ada, kami laksanakan program pajale (padi, jagung, dan kedelai) yang lain, mungkin jagung atau kedelai. Namun alhamdulillah, pada bulan Oktober sudah ada air sehingga bisa segera ditanami padi," katanya.[]

baca juga:

Editor: Juaz

berita terkait

Image

Ekonomi

Pemkab Kulon Progo Targetkan 3000 Hektare Lahan Petani Ikut Program Asuransi

Image

Ekonomi

Kulon Progo Genjot AUTP 3.000 Hektare

Image

News

Seorang Petani Cabuli 8 Anak Bawah Umur di Pidie Jaya

Image

Hiburan

Tujuh Tahun Vakum, Padi Reborn Bakal Muncul di Soundrenaline 2018

Image

Ekonomi

Program 'Grant Making' Dompet Dhuafa Dongkrak Produktivitas Masyarakat

Image

Ekonomi

Perbankan Hadir Bantu Pembiayaan dan Operasional Petani Lokal

Image

Ekonomi

NTP Gorontalo Juni 2018 Naik 0,34 Persen

Image

Ekonomi

Kesejahteraan Petani di Kalbar Perlu Ditingkatkan

Image

Ekonomi

NTP Kalimantan Timur Naik 0,58 Persen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bos PLN Ingatkan Masyarakat, Statusnya Adalah 'Saksi'

"Status saya adalah saksi, karena saya juga mendukung langkah dari KPK, maka saya juga memberikan informasi dan dokumen yang diperlukan"

Image
Ekonomi

Investasi PLTU Riau-1 yang Tersandung Hukum, Bernilai USD900 Juta

Proyek ini dijalankan konsorsium anak perusahaan PJB, nilai investasinya kira-kira sebesar 900 juta dolar AS

Image
Ekonomi

Ajang TdCC 2018 di Sulteng Pakai Anggaran Patungan

Rata-rata untuk setiap kabupaten bakal menganggarkan kurang lebih sekitar Rp1,5 miliar

Image
Ekonomi

Saham Industri Terpuruk, Indeks S&P/ASX 200 Turut Terjerembab

Indeks S&P/ASX 200 yang menjadi acuan catatkan penurunan 26,90 poin atau 0,43% pada penutupan perdagangan Senin (16/7).

Image
Ekonomi

Nilai Ekspor Papua Alami Penurunan

Nilai ekspor Papua Juni 2018 sebesar USD397,97 juta atau terjadi penurunan 13,25% jika dibandingkan bulan sebelumnya

Image
Ekonomi

WEGE Telah Bukukan Order Book 70,9 Persen dari Target

Perolehan ini belum termasuk rencana perolehan kontrak baru senilai Rp 2,6 triliun di bulan Juli ini.

Image
Ekonomi

Bursa Saham Negeri Jiran Ditutup Menguat

pada penutupan perdagangan, Senin (16/7), Indeks KLCI catatkan kenaikan sebesar 4,74 poin atau 0,28 persen

Image
Ekonomi

RUU Konsultan Pajak Dibawa ke Paripurna

Satu fraksi keberatan atas RUU Konsultan Pajak yaitu Fraksi PKS dan satu fraksi yakni PAN tidak hadir di rapat Pleno Badan Legislasi.

Image
Ekonomi

Bursa Saham Singapura Ditutup Melemah

Indeks STI (Straits Times Index) yang catatkan penurunan 0,85 persen pada penutupan perdagangan Senin (16/7).

Image
Ekonomi

Bos PLN Cuci Tangan Soal Suap Proyek PLTU Riau-1?

Bos PLN beralasan karena sebab kasus hukum terjadi di pihak sebelah (konsorsium) maka PLN tidak memiliki hak yaitu dipihak konsorsium. Menur

Image
Ekonomi

Ketimpangan Ekonomi Semakin Turun Jadi 0,389

Tingkat ketimpangan pengeluaran Indonesia yang diukur oleh Gini Ratio pada Maret 2018 sebesar 0,389.

Image
Ekonomi

Imbas OTT KPK, Proyek PLTU Riau-1 Akan Dihentikan Sementara

Sofyan Basir Mengatakan bahwa proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut tambang Riau-1 untuk sementara akan dihentikan.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Di Rusia Dolar AS Mulai di Jauhi

  2. Tidak Ada Perbankan BUMN yang Beri Pinjaman Inalum Caplok Saham Freeport

  3. Dede Yusuf Tegaskan Pekerja Lokal di Morowali Lebih Banyak

  4. Mulai Alihkan Sentimen Perang Dagang, Bursa Dunia Gerak Menghijau

  5. Menteri Basuki Bantah Ambil Alih Proyek Tol DKI

  6. Pasca Rumah Dirut PLN Digeledah KPK, Ini Tanggapan PLN

  7. Perum Bulog NTB Optimis Realisasi Pengadaan Beras Lampaui Target

  8. Johannes Kotjo, Salah Satu Orang Terkaya RI Tersangka Suap Proyek PLTU

  9. Bursa Saham Tiongkok Dibuka Melemah

  10. Neraca Perdagangan Juni Diramalkan Bakal Surplus

Available

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018
Available

kolom

Image
Dradjad Hari Wibowo

Tidak Ada Perang Dagang dengan AS

Image
Denny Iswanto

Harga Mahal dari Sebuah Libur Panjang

Image
Denny Iswanto

'Superioritas' Asia di Perhelatan Piala Dunia

Image
Dita Nurul Aini

Optimisme Ditengah Badai yang Melanda Rupiah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Investasi itu Perlu Waktu Hingga Menghasilkan, Jangan Buntung Karena 'si Bodong'

Image
Ekonomi

Catatan Awal Tahun BUMN

Image
Ekonomi

UMKM Naik Kelas, Bisnis Penjaminan Makin Maju

Sosok

Image
Ekonomi

Membedah Kisah Hidup Anak Petani yang Ingin Bangun Perekonomian Indonesia

Image
Ekonomi

Sah Jadi Dirut BEI, Ini Ambisi Inarno Djajadi

Image
Ekonomi

Perry Tunjukkan Komitmen BI yang Pro Stability dan Pro Growth