image
Login / Sign Up

Filipina Tingkatkan Status Gunung Berapi Mayon Jadi Bahaya

Dedi Ermansyah

Image

Gunung Berapi Mayon di Filipina. | REUTERS.COM / Erik De Castro

AKURAT.CO, Filipina meningkatkan peringatan terhadap Gunung Berapi Mayon karena gunung berapi tersebut menunjukkan tanda-tanda peningkatan magma yang menyebabkan letusan dan sangat berbahaya.

Dikutip dari Reuters, Minggu (14/1), warga di dua desa yang berada di sekitar gunung berapi tersebut telah dievakuasi. Letusan gunung tersebut tersebut mengeluarkan abu vulkanik, batu, bau belerang, serta diikuti oleh suara gemuruh dan cahaya samar dari kawah.

Hal tersebut dilaporkan oleh Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) dalam buletin terbarunya.

baca juga:

Phivolcs lalu meningkatkan kewaspadaan ke level 2, yang menunjukkan bahwa aktivitas saat ini "mungkin berasal dari magma, yang dapat menyebabkan letusan lebih banyak atau akhirnya terjadi letusan magma yang berbahaya."

Letusan yang berasal dari Gunung Berapi Mayon yang paling menimpulkan dampak besar adalah pada Februari 1841. Arus lahar mengubur sebuah kota dan menewaskan 1.200 orang. Gunung Mayon terakhir meletus pada 2014, memuntahkan lahar dan memaksa ribuan orang untuk mengungsi.

"Masyarakat sangat disarankan untuk tetap waspada dan berhenti memasuki daerah radius 6 kilometer (km) Zona Bahaya Permanen untuk meminimalkan risiko dari letusan mendadak, muntahan batuan, dan tanah longsor," kata Phivolcs.

Pihak Phivolcs juga mengimbau para warga untuk menutupi hidung dan mulut mereka dengan kain lembab, kain bersih, atau masker untuk menghindari gangguan pernapasan akibat abu vulkanik. Imbauan juga diberikan kepada para maskapai penerbangan agar menghindari area puncak Gunung Mayon.

Mereka yang tinggal di dekat gunung berapi, tapi di luar zona bahaya 6 km, diminta untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap kemungkinan keruntuhan atap akibat menumpuknya abu vulkanik dan air hujan.

Kepala Badan Pengurang Risiko dan Penanggulangan Bencana Provinsi Albay, Cedric Daep, mengatakan bahwa beberapa warga di pusat-pusat evakuasi diperbolehkan untuk kembali ke rumah mereka di kemudian hari, kecuali Phivolcs meningkatkan status gunung berapi.

"Kami belum mencapai tingkat kritis. Tingkat peringatan 3 adalah yang kami anggap penting, 4 adalah saat letusan sudah dekat, dan 5 adalah letusan yang sedang berlangsung," tukasnya dalam sebuah wawancara di radio.[]

Editor: Gema Trisna Yudha

berita terkait

Image

Ekonomi

Mayoritas Saham Filipina Ditutup Melemah 0,85 persen

Image

Gaya Hidup

Wow, Busana Santun Mulai Dilirik Fashionista Dunia

Image

Ekonomi

Menhub: Groundbreaking Pelabuhan Patimban Segera Dilakukan

Image

Ekonomi

Saham-saham Filipina Berakhir Melonjak 69.69 poin

Image

News

Pujian Gatot untuk Hasna, Juara 3 MTQ Internasional

Image

Ekonomi

BI Siapkan Insentif Bagi UMKM Usai Kenaikan Suku Bunga Acuan

Image

Ekonomi

Dasar Hukum Perpanjangan IUPK Freeport Berpolemik?

Image

Ekonomi

UMKM Indonesia Berpotensi Menyalip Raksasa Alibaba

Image

Ekonomi

Indeks PSE Filipina Catatkan Kenaikan Pada Penutupan Perdagangan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kejari Madiun Tetapkan Pejabat DLH Sebagai Tersangka Korupsi Pengelolaan Sampah

Penetapan tersangka tersebut juga menyusul naik status kasusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan

Image
News

Perkiraan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Selat Bali dan Lombok, Ini Pesan BMKG

BMKG menyebutkan adanya peningkatan kecepatan angin timuran hingga 37 kilometer per jam.

Image
News

SK Lahan Eks HGU Dibatalkan Atas Perintah Kejagung

Hal ini dipaparkan oleh Direktur Utama PTPN II Teten Jaka, hanya saja ia lupa siapa nama penyidik Kejagung yang memerintahkannya

Image
News

Polisi Dalami Kasus Pelemparan Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera

Pendalaman dilakukan dengan olah TKP untuk mengetahui dari mana bom molotov dilempar, kemudian bahan yang digunakan

Image
News

Begini Penampakan Ombak Besar di Pantai Selatan Jogja, Ngeri

Ombak besar menerjang karang di Pantai Krakal, Gunung Kidul Yogyakarta, Kamis (19/7).

Image
News

3 WNI yang Tertangkap di Malaysia Diduga Terafiliasi ISIS

Ketiganya memang sudah masuk pantauan otoritas Malaysia sebelum akhirnya ditangkap

Image
News

Fadli Nilai Transfer Politikus Jelang Pileg Seperti Pemain Bola, Tak Punya Ideologi

Transfer ini kan kayak sepak bola. Bahaya kalau misalnya para politisi ini dianggap kayak pemain sepak bola nggak ada ideologinya.

Image
News

Densus 88 Geledah Sebuah Rumah Terduga Teroris di Bandung

Namun, dalam penggeledahan tim sama sekali tidak menemukan alat bukti ayng mengarah ke jaringan teroris

Image
News

Nyimpen Narkoba, Bule Rusia Ini Divonis 5 Tahun

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Denpasar yang menuntut 7 Tahun 6 bulan dan denda 1 Miliar.

Image
News

Vietnam Diserang Virus H1N1, Tewaskan Ibu Hamil

Penyakit tropis ini telah menyerang wanita hamil yang berusia 35 tahun, dengan bayi dalam kandungan berusia 8 bulan.

Image
News

Polrestabes Medan Kejar Perampok Sadis yang Menewaskan Pengendara Motor

Masyarakat pun bekerjasama dengan aparat untuk meringkus pelaku yang sejauh ini masih buron

Image
News

Mensos Idrus Mengaku Kenal Dengan Kedua Tersangka Korupsi PLTU Riau-1

Namun, ia enggan menuturkan lebih banyak soal pertanyaan apa yang dicecar oleh penyidik kepada dirinya selama menjalani pemeriksaan

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  6. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  7. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Selamat Tinggal Pada Mantan Yang 'Kepo', Instagram Uji Coba Fitur Baru

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan