image
Login / Sign Up

Pakar: Sikap Kejagung Janggal dalam Kasus SMAK Dago

Deni Muhtarudin

Image

Sidang perkara pidana keterangan palsu Akta Notaris Nomor 3/18 November 2005 kembali digelar ke 14 kalinya di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/11) | Dok. Pribadi

AKURAT.CO, Polemik sengketa lahan SMAK Dago, Bandung, Jawa Barat, dengan terdakwa Edward Soeryadjaya masih bergulir hingga saat ini. Pasalnya, sudah lebih dari 15 kali sidang, namun Edward Soeryadjaya tidak pernah hadir sekali pun dalam persidangan.

Saat ini, Edward Soeryadjaya telah ditahan oleh pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan kasus yang berbeda, yakni terkait kasus penggelapan dana pensiun PT Pertamina dan diduga merugikan negara Rp1,4 triliun.

Menyikapi hal itu, Pakar Hukum dan advokat Maruli Sianturi, mengungkapkan bahwa dengan telah ditahannya Edwar Soeryadjaya oleh Kejagung, maka seharusnya pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri (PN) Bandung lebih mudah berkoordinasi dengan Kejagung untuk menghadirkan Edward Soeryadjaya di persidangan.

baca juga:

"Seharusnya tidak boleh ada alasan tidak bisa hadir, karena ini adalah tindakan pro justicia antar lembaga penegak hukum," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima AKURAT.CO, Jakarta, Minggu (14/1).

Maruli pun mencium adanya kejanggalan dengan sikap Kejagung yang terlihat enggan bekerjasama dengan pihak Kejati Jawa Barat untuk menghadirkan Edward Soeryadjaya ke persidangan kasus SMAK Dago.

"Saya pikir ada kejanggalan sikap Kejagung dengan tidak mengabulkan permohonan Kejati Jawa barat untuk bisa menghadirkan edward sebagai saksi," ujarnya.

Maruli juga menyarankan agar pihak Kejagung mau mengkonfirmasi apa yang menjadi alasan mereka belum mengabulkan permohonan pihak Kejati Jawa Barat.

Seperti diketahui, Edward Soeryadjaya mangkir dan tidak pernah hadir dalam sidang perkara keterangan palsu Akta Notaris Nomor 3/18 November 2005 yang telah berlangsung sebanyak 15 kali.

Edward Soeryadjaya berdalih sakit sehingga diputuskan ditunda pemeriksaannya di PN Bandung. Padahal sebelumnya, dokter independen yang memeriksa kesehatan Edward Soeryadjaya menyatakan bahwa terdakwa dapat dihadirkan ke persidangan asal didampingi ahli medis.

Bahkan pihak RSUD Tarakan Jakarta, tempat Edward Soeryadjaya diperiksa kesehatannya, menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah menerbitkan surat sakit permanen terhadap Edward.

Maruli menambahkan, alasan ketidakhadiran Edward Soeryadjaya ini pun sangat tidak masuk akal. "Mangkirnya Edward selama 15 kali sudah bisa dikategorikan sebagai pembangkangan hukum," katanya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

SK Lahan Eks HGU Dibatalkan Atas Perintah Kejagung

Image

News

Aset First Travel Dipinjam Pakai, Ini Penjelasan Kejari Depok

Image

News

Banding, Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan

Image

News

Kasus 'Papa Minta Saham' Distop, Kejagung Tak Lagi Buru Riza Chalid

Image

News

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Pembelian Saham Perusahaan Telekomunikasi

Image

News

Diremehkan, Kejagung Bakal Tarik Semua Jaksa yang Bertugas di KPK

Image

News

Komnas Ham Tuntut Kejaksaan Agung Untuk Ungkap Tragedi 1998

Image

News

Terpidana Perkara Obor Rakyat Resmi Ditahan

Image

News

Edward Soeryadjaya Menang Praperadilan, Jaksa Agung: Kita Akan Lawan!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pengisian Jabatan 4 Komisioner KPU NTB Rampung di Bulan Juli

Karena dua orang anggota KPU dinyatakan telah lolos oleh Bawaslu RI menjadi komisioner tambahan Bawaslu NTB

Image
News
Ibadah Haji 2018

Di Pamekasan, Ada Ojek untuk Antar Calon Jamaah Haji ke Lokasi Pemberangkatan

Layanan ojek gratis ini oleh institusi ini dilakukan, karena lokasi titik pemberangkatan dengan parkir kendaraan bermotor sangat jauh.

Image
News

Kejari Madiun Tetapkan Pejabat DLH Sebagai Tersangka Korupsi Pengelolaan Sampah

Penetapan tersangka tersebut juga menyusul naik status kasusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan

Image
News

Perkiraan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Selat Bali dan Lombok, Ini Pesan BMKG

BMKG menyebutkan adanya peningkatan kecepatan angin timuran hingga 37 kilometer per jam.

Image
News

SK Lahan Eks HGU Dibatalkan Atas Perintah Kejagung

Hal ini dipaparkan oleh Direktur Utama PTPN II Teten Jaka, hanya saja ia lupa siapa nama penyidik Kejagung yang memerintahkannya

Image
News

Polisi Dalami Kasus Pelemparan Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera

Pendalaman dilakukan dengan olah TKP untuk mengetahui dari mana bom molotov dilempar, kemudian bahan yang digunakan

Image
News

Begini Penampakan Ombak Besar di Pantai Selatan Jogja, Ngeri

Ombak besar menerjang karang di Pantai Krakal, Gunung Kidul Yogyakarta, Kamis (19/7).

Image
News

3 WNI yang Tertangkap di Malaysia Diduga Terafiliasi ISIS

Ketiganya memang sudah masuk pantauan otoritas Malaysia sebelum akhirnya ditangkap

Image
News

Fadli Nilai Transfer Politikus Jelang Pileg Seperti Pemain Bola, Tak Punya Ideologi

Transfer ini kan kayak sepak bola. Bahaya kalau misalnya para politisi ini dianggap kayak pemain sepak bola nggak ada ideologinya.

Image
News

Densus 88 Geledah Sebuah Rumah Terduga Teroris di Bandung

Namun, dalam penggeledahan tim sama sekali tidak menemukan alat bukti ayng mengarah ke jaringan teroris

Image
News

Nyimpen Narkoba, Bule Rusia Ini Divonis 5 Tahun

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Denpasar yang menuntut 7 Tahun 6 bulan dan denda 1 Miliar.

Image
News

Vietnam Diserang Virus H1N1, Tewaskan Ibu Hamil

Penyakit tropis ini telah menyerang wanita hamil yang berusia 35 tahun, dengan bayi dalam kandungan berusia 8 bulan.

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  6. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  7. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Selamat Tinggal Pada Mantan Yang 'Kepo', Instagram Uji Coba Fitur Baru

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan