image
Login / Sign Up

PKS Dituding Minta Mahar Miliaran Rupiah untuk Rekomendasi

Roen Najip

Image

Pengurus DPP PKS saat berjalan menuju kantor KPU RI di jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat | AKURAT.CO/Yohanes Antonius

AKURAT.CO, Bakal Calon (Balon) Wali Kota Cirebon, Siswandi akhirnya buka suara ikhwal kegagalan dirinya maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cirebon 2018.

Dia mengaku, gagal melenggang karena tak memenuhi permintaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai pimpinan Sohibal Imam itu meminta sejumlah uang dalam jumlah banyak kepada dirinya agar mengeluarkan rekomendasi satu hari sebelum pendaftaran.

"Mereka meminta mahar milyaran, bahkan mintanya kontan,” kata Siswandi di Cirebon, Sabtu (13/1).

baca juga:

Tak sampai di situ, permintaan PKS semakin menjadi-jadi pada hari terakhir pendaftaran. Pengakuan dia, partai yang pengurus pusatnya berkantor di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan itu menaikan mahar lima kali dari sebelumnya.

"Sore, saat saya masih di kereta menuju Cirebon, mereka mengatakan rekomendasi sudah 90 persen,” ungkapnya.

Dia menambahkan, semua kronologis dugaan permintaan mahar tersebut ada pada tim advokasinya.

Siswandi-Euis Fetty harus mengelus dada setelah gagal mendapatkan rekomendasi dari PKS walau pasangan ini sebelumnya sudah mendapatkan rekomendasi dari dua partai lain, Gerindra dan PAN.

Kegegalan mereka membuat pertarungan Pilkada Kota Cirebon tahun ini hanya diikuti dua pasangan calon.

Hal yang sama juga dirasakan La Nyalla. Hanya saja, dia diminta mahar oleh partai berbeda, tepatnya Partai Gerindra.

Mantan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Jawa Timur yang juga mantan kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattaliti mengaku ada indikasi penipuan ketika dirinya ingin direkomendasi dari Partai Gerindra untuk maju Pilgub Jatim 2018.

La Nyalla menceritakan, bermula ketika dirinya datang penunjukan Mayjen (Purn) Sudrajat untuk maju Pilgub Jabar sempat bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Sabtu, 9 Desember 2018. Pada saat itu Prabowo meminta uang kepada dirinya Rp 40 miliar sebagai syarat mendapat rekomendasi dari partai Gerindra untuk maju. Bahkan, Prabowo memberikan tenggang waktu hingga 20 Desember guna membayar mahar tersebut.

"(Maju Pilgub Jatim) Bapak Prabowo mengatakan, siap uang enggak? Saya bilang saya siap, kemudian dia tanya lagi, bisa kapan uang siapkan kapan? Saya bilang nanti saja setelah rekom selesai, saya ada pengusaha-pengusaha muslim. Saya sampaikan juga bahwa saya sudah keluar uang Rp 5,9 miliar ke Supriyanto (Ketua DPD Gerindra Jatim)," ujarnya dalam konferensi pers di kawasan Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).[]

Editor: Suriaman Panjaitan

berita terkait

Image

News

Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

Image

News

Mardani Ali Sera Diperiksa Polisi Terkait Teror Bom Molotov di Kediamannya

Image

News

Status Sohibul Iman Ditetapkan Usai Gelar Perkara

Image

News

Polisi Diminta Usut Tuntas Teror Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera

Image

News

Saksi: Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera Tak Sempat Meledak

Image

News

Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

Image

News

Bom Molotov di Kediaman Mardani Ali Sera Diduga Dilempar dari Samping Rumah

Image

News

Ternyata, Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera Tak Hanya Satu

Image

News

Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kejari Madiun Tetapkan Pejabat DLH Sebagai Tersangka Korupsi Pengelolaan Sampah

Penetapan tersangka tersebut juga menyusul naik status kasusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan

Image
News

Perkiraan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Selat Bali dan Lombok, Ini Pesan BMKG

BMKG menyebutkan adanya peningkatan kecepatan angin timuran hingga 37 kilometer per jam.

Image
News

SK Lahan Eks HGU Dibatalkan Atas Perintah Kejagung

Hal ini dipaparkan oleh Direktur Utama PTPN II Teten Jaka, hanya saja ia lupa siapa nama penyidik Kejagung yang memerintahkannya

Image
News

Polisi Dalami Kasus Pelemparan Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera

Pendalaman dilakukan dengan olah TKP untuk mengetahui dari mana bom molotov dilempar, kemudian bahan yang digunakan

Image
News

Begini Penampakan Ombak Besar di Pantai Selatan Jogja, Ngeri

Ombak besar menerjang karang di Pantai Krakal, Gunung Kidul Yogyakarta, Kamis (19/7).

Image
News

3 WNI yang Tertangkap di Malaysia Diduga Terafiliasi ISIS

Ketiganya memang sudah masuk pantauan otoritas Malaysia sebelum akhirnya ditangkap

Image
News

Fadli Nilai Transfer Politikus Jelang Pileg Seperti Pemain Bola, Tak Punya Ideologi

Transfer ini kan kayak sepak bola. Bahaya kalau misalnya para politisi ini dianggap kayak pemain sepak bola nggak ada ideologinya.

Image
News

Densus 88 Geledah Sebuah Rumah Terduga Teroris di Bandung

Namun, dalam penggeledahan tim sama sekali tidak menemukan alat bukti ayng mengarah ke jaringan teroris

Image
News

Nyimpen Narkoba, Bule Rusia Ini Divonis 5 Tahun

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Denpasar yang menuntut 7 Tahun 6 bulan dan denda 1 Miliar.

Image
News

Vietnam Diserang Virus H1N1, Tewaskan Ibu Hamil

Penyakit tropis ini telah menyerang wanita hamil yang berusia 35 tahun, dengan bayi dalam kandungan berusia 8 bulan.

Image
News

Polrestabes Medan Kejar Perampok Sadis yang Menewaskan Pengendara Motor

Masyarakat pun bekerjasama dengan aparat untuk meringkus pelaku yang sejauh ini masih buron

Image
News

Mensos Idrus Mengaku Kenal Dengan Kedua Tersangka Korupsi PLTU Riau-1

Namun, ia enggan menuturkan lebih banyak soal pertanyaan apa yang dicecar oleh penyidik kepada dirinya selama menjalani pemeriksaan

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  6. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  7. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Selamat Tinggal Pada Mantan Yang 'Kepo', Instagram Uji Coba Fitur Baru

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan