breaking news: Ternyata, Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera Tak Hanya Satu

image
Login / Sign Up

Fredrich: KPK Ingin Habisi Profesi Advokat

Yudi Permana

Image

Pengacara Setya Novanto, Friedrich Yunadi ditetapkan sebagai Tersangka KPK pada Sabtu (13/1) pagi | AKURAT.CO/ Yudi Permana

AKURAT.CO, Pengacara Fredrich Yunadi mengaku bahwa profesinya sebagai advokat telah dibumihanguskan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus merintangi penyidikan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang menjerat Setya Novanto. Tak hanya itu, menurut dia, lembaga anti rasuah itu menginginkan untuk menghabisi profesi advokat. ‎

"Sekarang saya dibumihanguskan ya. Ini adalah suatu pekerjaan, yang diperkirakan ingin menghabiskan profesi advokat," kata Fredrich usai menjalani pemeriksaan selama 11 jam, mulai pukul 00.10 WIB hingga pukul 10.52 WIB, di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (13/1).

Ketika disinggung, siapa yang telah membumihanguskan, ia menjawab bahwa tidak ada lain selain lembaga pemberantas korupsi. " Ya jelas KPK dong, siapa lagi sekarang, iya kan?," katanya sambil menanyakan. ‎‎

baca juga:

Ia pun mengaku tidak melakukan perbuatan yang dapat merintangi proses penyidikan (Obstruction of Justice). Bahkan mantan kuasa hukum Setya Novanto itu meminta KPK untuk membuktikan dugaan kasus yang menghalang-halangi penyidikan kasus korupsi proyek e-KTP yang menjerat Setya Novanto. ‎

"Sama sekali tidak ada, buktikan. Itu permainan kan, dan itu sesuatu hal rangkaian yang namanya skenario karena ingin membumihanguskan," ujarnya.

Tak hanya itu juga, ia membantah kalau telah membooking salah satu lantai di Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau. ‎‎"Nggak ada lah, bohong semua," jelasnya.

Selain itu juga, dalam penggeledahan yang dilakukan di kantor advokat miliknya pada Kamis kemarin, salah satu stafnya telah mendapat ancaman dari KPK terkait pasal yang menghalang-halangi dan menghambat proses penyidikan.

"Anak buah saya mengirim foto bahwa ada orang KPK melakukan penggeledahan. Anak buah saya cewek dapat ancaman, katanya apa, kamu menghambat penyidikan, kamu bisa saya jerat dengan pasal 21," tegasnya. ‎‎

Diketahui, Fredrich ditangkap setelah tidak memenuhi panggilan penyidik KPK pada Jumat (12/1) kemarin. Rencananya, pemilik kantor hukum Yunadi & Associated itu akan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP.

Saat tiba di gedung KPK, Fredrich menolak berkomentar mengenai penangkapan dirinya. Mengenakan kaos warna hitam dengan celana jins, Fredrich memilih langsung masuk ke markas Agus Rahardjo Cs.

Sebelumnya, Fredrich dan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama, yakni merintangi penyidikan.

Mereka diduga memanipulasi data medis mantan Ketua DPR itu agar bisa dirawat untuk menghindari pemeriksaan KPK pada pertengahan November 2017 lalu. Selain itu Fredrich ditenggarai telah mengondisikan RS Medika Permata Hijau sebelum Novanto mengalami kecelakaan. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Dihadiri Megawati, Ratas Tidak Simpulkan Penghapusbukuan Utang Sjamsul Nursalim

Image

News

Sidang Kasus BLBI Kesaksian Boediono Sudutkan Syafruddin Temenggung

Image

News

Idrus Marham Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Suap Ptoyek PLTU Riau

Image

News

KPK Hadirkan Boediono dan Todung Mulya dalam Persidangan Temenggung

Image

News

Suap Bupati Labuhanbatu Ternyata Menggunakan Modus Baru

Image

News

KPK Peringatkan Umar Ritonga Serahkan Diri Secepatnya

Image

News

Bupati Labuhanbatu Langsung Ditahan Usai Menjadi Tersangka Suap

Image

News

Mau Tau Seberapa Dekatnya Steffy Burase Dengan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf?

Image

News

Bupati Labuhanbatu Ditetapkan sebagai Tersangka Suap Proyek PUPR

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ani Yudhoyono: Alhamdulillah Pak SBY Semakin Sehat

Ani pun mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah memberikan perhatian dengan menjenguk SBY ke RSPAD.

Image
News

Ini Candaan Rizal Ramli yang Bikin SBY 'Ngakak'

Hampir satu jam Rizal berada di dalam RSPAD tempat SBY dirawat.

Image
News

Jenguk SBY, Politikus Demokrat: Hormat Buat Pak Jokowi

Sebelum itu, para tokoh partai dan lembaga negara juga menjenguk Susilo Bambang Yudhoyono.

Image
News

Jokowi Tak Mungkin Marah Gara-gara Tiang Bambu Bekas Buat Pasang Bendera

Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengijinkan inisiatif warga yang menggunakan tiang bambu.

Image
News

Banding, Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan

Aset yang disita bukan milik negara tapi milik korban.

Image
News

Sadis, Hanya Karena ini Sandiaga Tak Mau Besuk SBY

Menurut Sandiaga, kehadiran Prabowo sudah mewakili dirinya

Image
News

Survei LIPI: Jika Lawannya Cuma Prabowo, Jokowi Menang Jauh

Elektabilitas PDI Perjuangan sebesar 24,1 persen, Partai Golkar 10,2 persen, Partai Gerindra 9,1 persen, PKB 6,0 persen, dan PPP 4,9 persen.

Image
News

Kasus 'Papa Minta Saham' Distop, Kejagung Tak Lagi Buru Riza Chalid

Saat proses penyelidikan, penyidik telah memanggil Riza namun tak pernah hadir.

Image
News

Keluarga Mengetahui Adanya Pelemparan Bom Molotov Saat Menyapu Halaman

Keluraga korban mengetahui ada pelemparan bom molotov saat menyapu halaman depan rumah dan menemukan pecahan beling dan carian pertamax

Image
News

Sedih, Ada Kader PAN Dibajak Partai Lain Senilai Rp5 Miliar

Zulkifli Hasan mengatakan mengetahui soal itu setelah kadernya menyampaikan lewat pesan singkat.

Image
News

Terorisme dan Kejahatan Jalanan Jadi Perhatian Polri Jelang Asian Games

Penanganan ancaman teror dan kejahatan jalanan menjadi prioritas Polri

Image
News

Dihadiri Megawati, Ratas Tidak Simpulkan Penghapusbukuan Utang Sjamsul Nursalim

Syafruddin membantah keterangan Boediono.

trending topics

terpopuler

  1. Anies akan Pecat Lurah Pungli, Rian Ernest: Hidup Ahok!

  2. Tiang Bendera Pakai Bambu, Guntur Tuduh Anies Berbohong dan Licik

  3. Misbakhun: Tinggal Masalah Waktu, Fahri Jadi Satu Barisan Pendukung Jokowi

  4. Rocky Gerung Dibully Usai Tampil di ILC, Tak Kuasai Isu Freeport, Ngomong Ngawang-awang

  5. Sindiran Maut Putri Amien Rais Buat Kader PDIP Vs Perindo yang Ribut di Depan KPU

  6. Soal Bendera Asian Games, Warganet: Mereka Pikir Itu Bendera Partai

  7. Tak Nyaleg Lagi, Meutya Hafidz Ingin Fokus Menangkan Jokowi

  8. Tiga Kali Pemilu Golput, Kini Ganjar Mau Nyoblos Tsamara yang Cantik

  9. Mahfudz Siddik: Kami Sudah Terlalu Sering Mengalah, Cawapres Prabowo Harus dari PKS

  10. Gara-gara Johan Budi Nyaleg, Heboh Sindiran Fahri Sebut Alumni KPK Politisi Semua

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Image
Ujang Komarudin

Mencari Cawapres Ideal

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan