image
Login / Sign Up

Kemenperin Akselerasi Pembangunan Klaster Industri Baja

Romys Binekasri

Image

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat memberikan paparan pada Seminar Nasional Outlook Industri 2018 di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (11/12) | AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO, Kementerian Perindustrian mendorong percepatan pembangunan klaster industri baja di tiga wilayah, yaitu Cilegon-Banten, Batulicin-Kalimantan Selatan, dan Morowali-Sulawesi Tengah.

Produksi dari kelompok manufaktur terpadu tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor serta mewujudkan negara mandiri dari impor baja.

"Melalui pendekatan klaster ini, karena sifatnya saling melengkapi, produk yang dihasilkan akan lebih berdaya saing serta memacu adanya inovasi dan peningkatan kualitas produk sesuai permintaan konsumen saat ini," kata Menteri Peridustrian Airlangga Hartarto melalui keterangannya di Jakarta, Sabtu (13/1).

Airlangga menjelaskan, industri baja dikategorikan sebagai sektor induk karena produknya merupakan bahan baku utama yang diperlukan bagi kegiatan manufaktur di sektor industri lainnya.

Bahkan, baja juga dibutuhkan sebagai komponen penting dalam sektor infrastruktur secara luas yang antara lain meliputi bangunan dan properti, jalan dan jembatan, telekomunikasi, serta ketenagalistrikan.

Oleh karenanya, pemerintah tengah menargetkan produksi 10 juta ton baja pada 2025 melalui pembangunan klaster industri baja di Cilegon, Banten.

"Dengan adanya klaster 10 juta ton yang nilai investasinya mencapai USD4 miliar ini, memberikan multiplier effect melalui penciptaan lapangan pekerjaan, pemenuhan bahan baku industri dalam negeri, dan memberikan manfaat terhadap perekonomian nasional khususnya Banten," ujar Airlangga.

Kemenperin telah meminta kepada produsen baja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk., Posco, Nippon Steel dan Osaka Steel agar berkolaborasi merealisasikan peta jalan pengembangan klater baja 10 juta ton tersebut.

Pembangunan klaster ini akan memberikan efek berantai berupa penyerapan tenaga kerja langsung sebanyak 45.000 orang dan tidak langsung mencapai 375.000 orang. Selanjutnya, pendapatan pajak sekitar USD 0,17 miliar dan kontribusi terhadap PDB sebesar 0,38 persen.

PT Krakatau Steel juga sudah bekerja sama dengan perusahaan Jepang, Sango Corporation dalam pengembangan produk baja wire rod untuk kebutuhan sektor otomotif dengan nilai investasi mencapai USD95 juta di Cilegon.

"Pertumbuhan industri pengguna baja di Indonesia terbilang cukup baik. Contohnya, industri otomotif, yang diproyeksikan pada tahun 2025 akan memproduksi 3 juta unit mobil sehingga membutuhkan sebanyak 1,8 juta ton baja otomotif," papar Ketua Umum Partai Golongan Karya itu.

Sementara itu, kebutuhan crude steel (baja kasar) nasional saat ini sudah mencapai 14 juta ton, namun produksi industri baja dalam negeri sebanyak 8 juta ton per tahun. Kendati demikian, capaian produksi 8 juta ton tersebut, menempatkan Indonesia di peringkat keenam di Asia sebagai produsen baja kasar.

Kemenperin pun semakin memacu peningkatan kapasitas produksi industri baja nasional. Produksi industri baja dalam negeri terus dioptimalkan dan diarahkan pada pengembangan produk khusus bernilai tambah tinggi, misalnya untuk sektor otomotif, perkapalan maupun perkeretaapian.

"Sehingga kita tidak perlu lagi impor," ujar Airlangga menegaskan.

Selain di Cilegon, Kemenperin juga memiliki program pembangunan kawasan industri berbasis baja di Batulicin, Kalimantan Selatan.

Kawasan yang berdiri di atas lahan seluas 955 hektare ini diproyeksi akan menyerap tenaga kerja sebanyak 10 ribu orang. Saat ini sudah ada industri baja yang beroperasi, yaitu PT Meratus Jaya Iron and Steel serta dilengkapi dengan fasilitas pelabuhan ferry.

Dalam upaya penyiapan sumber daya manusia yang siap kerja di kawasan industri Batulicin, Kemenperin telah menginisasi pembangunan Politeknik pada tahun ini, sehingga putra-putri daerah dapat berperan lebih aktif dalam membangun industri baja di kawasan tersebut.

Proyek selanjutnya, yakni pembangunan industri berbasis nikel dan baja tahan karat (stainless steel) di Kawasan Industri Morowali, Sulawesi Tengah.

Kawasan ini memiliki lahan seluas 2.000 hektare, dengan realisasi investasi sepanjang tahun 2015-2017 sebesar Rp80 triliun dan ditargetkan pada tahun 2019 mencapai Rp105 triliun. Selain itu, pada periode 2015-2017, kawasan ini telah menyerap tenaga kerja sebanyak 15 ribu dan ditargetkan pada 2019 akan membuka kesempatan lebih dari 40 ribu tenaga kerja.

Dari kawasan tersebut, juga ditargetkan akan menghasilkan 4 juta ton stainless steel per tahun, dan pabrik baja karbon berkapasitas 4 juta ton per tahun. Apabila produksi stainless steel tercapai 4 juta ton per tahun, Indonesia akan menjadi produsen kedua terbesar di dunia atau setara produksi di Eropa.

Guna meningkatkan daya saing industri baja nasional, Kemenperin telah menjalankan berbagai program strategis, antara lain memfasilitasi kerja sama investor asing dengan mitra dalam negeri, promosi investasi, pendampingan perolehan insentif bagi industri baja, dan perumusan regulasi yang mendukung industri baja.

Selanjutnya, memfasilitasi pembentukan Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri Baja, penerapan kebijakan penggunaan produk dalam negeri di proyek-proyek pemerintah maupun swasta, melakukan perbaikan dan harmonisasi regulasi untuk menjamin kepastian industri baja nasional agar dapat tumbuh dan berkembang, serta mengusulkan harga gas yang kompetitif untuk industri baja nasional.

baca juga:

Editor: Juaz

berita terkait

Image

Ekonomi

Kurangi Impor BBM, Pemerintah Perluas Penggunaan Biodiesel

Image

Ekonomi

Soroti Pengembangan Daya Saing SDM, Jokowi Singgung Potensi Pesantren

Image

News

INFOGRAFIS Misteri Cawapres Dalam Kantong Jokowi

Image

News

Golkar Legowo jika Airlangga Tidak Dipilih Cawapres Jokowi

Image

Ekonomi

Pacu Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Genjot Investasi dan Ekspor

Image

Ekonomi

Ekspor Industri Manufaktur ke Australia Melonjak, Ini Pendorongnya

Image

Ekonomi

Industri Manufaktur Kerek Ekspor RI ke Australia

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Pengamat: Bagi Jokowi, Airlangga Penting untuk Menjaga Keseimbangan

Image

News

Airlangga Tokoh yang Paling Punya Nilai Plus Sebagai Cawapres Jokowi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Harga Meroket Gila-gilaan, Pedagang Ayam di Temanggung Mogok Jualan

unjuk rasa yang dilakukan oleh para pemasok daging ayam ini karena harga ayam hidup terus melonjak

Image
Ekonomi

Kurangi Impor BBM, Pemerintah Perluas Penggunaan Biodiesel

Selain menghemat devisa, pemanfaatan bahan baku lokal tersebut juga bisa mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM)

Image
Ekonomi

Bisnis Hunian Kelas Premium, Sasar Kalangan Menengah Atas Kota Solo

Image
Ekonomi

Pertamina Awasi Ketat Penyaluran BBM Premium di Tiap SPBU

Sanksinya berupa peringatan hingga penghentian distribusi BBM selama dua minggu hingga satu bulan, bahkan bisa sampai pencabutan izin

Image
Ekonomi

BI Prediksi Inflasi Solo Pada Juli Alami Penurunan

BI memprediksi inflasi Solo pada Juli akan mengalami penurunan dibanding inflasi Juni seiring dengan penurunan harga komoditas pokok.

Image
Ekonomi

Infrastruktur Asian Games Kelar 31 Juli Mendatang

Kementerian PUPR sebut infrastruktur Asian Games 2018 baik venue maupun non venue di Jakarta dan Palembang bakal selesai pada 31 Juli 2018

Image
Ekonomi

Harga Bawang di Piru Mulai Turun

Harga bawang merah turun dari Rp46.000 per kg jadi Rp45.000 per kg dan bawang putih dari Rp36.000 per kg menjadi Rp35.000 per kg.

Image
Ekonomi

Harga Makin Tinggi, Pedagang Ayam di Magelang Memilih Tak Berjualan

Kelangkaan pakan ternak pada proses produksi di berbagai tempat mengakibatkan terjadinya kenaikan harga daging ayam di pasaran setempat.

Image
Ekonomi

Realisasi Penerimaan Pajak di Riau-Kepri Baru Mencapai 41 Persen

Minimnya realisasi penerimaan ini terpengaruh kondisi perekonomian Riau yang masih rendah selama semester I 2018.

Image
Ekonomi

Bupati Bogor Akan Libatkan UMKM Kuliner dan Cinderamata dalam Asian Games

ini adalah salah satu cara dimana sebagai media promosi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat UMKM

Image
Ekonomi

BI Lampung Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III 2018 Masih Cukup Kuat

BI lampung perkirakan pertumbuhan ekonomi setempat pada triwulan III 2018 masih cukup kuat walaupun tidak setinggi triwulan sebelumnya.

Image
Ekonomi

Indofood Berkomitmen Kawal Pawai Obor Asian Games di 7 Daerah Ini

hal itu merupakan perwujudan dari kampanye Indofood Satukan Tekad dan Semangat Indonesia untuk mendukung tim nasional

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Ternyata China Peringkat Teratas Importir Gas Alam Cair 2019, Ini Sebabnya

  2. Pemkab Kuantan Singingi Harapkan Harga Karet Naik

  3. Semua Pabrik CPO Mukomuko Langgar Aturan Harga TBS

  4. Masyarakat Hanya Fokus Cari Untung dan Lupakan Risiko Saat Berinvestasi

  5. DPR Sarankan Gencarkan Sosialisasi SNI ke UMKM

  6. Tahun Ini, Jasa Marga Berencana Terbitkan Instrumen Baru

  7. AP I Kantongi Laba Rp1,04 T di Semester I 2018

  8. Trafik Penumpang 13 Bandara Milik AP I Capai 46.560.775 Orang

  9. Pengusaha Tolak Beli Sawit Sesuai Ketetapan Pemerintah

  10. Kota Surakarta Targetkan Pendapatan Pajak Semester-II Rp80 Miliar

Available

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018
Available

kolom

Image
Dradjad Hari Wibowo

Tidak Ada Perang Dagang dengan AS

Image
Denny Iswanto

Harga Mahal dari Sebuah Libur Panjang

Image
Denny Iswanto

'Superioritas' Asia di Perhelatan Piala Dunia

Image
Dita Nurul Aini

Optimisme Ditengah Badai yang Melanda Rupiah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Investasi itu Perlu Waktu Hingga Menghasilkan, Jangan Buntung Karena 'si Bodong'

Image
Ekonomi

Catatan Awal Tahun BUMN

Image
Ekonomi

UMKM Naik Kelas, Bisnis Penjaminan Makin Maju

Sosok

Image
Ekonomi

Membedah Kisah Hidup Anak Petani yang Ingin Bangun Perekonomian Indonesia

Image
Ekonomi

Sah Jadi Dirut BEI, Ini Ambisi Inarno Djajadi

Image
Ekonomi

Perry Tunjukkan Komitmen BI yang Pro Stability dan Pro Growth