image
Login / Sign Up

Begini Kronologis Penangkapan Empat Pelaku Penyelundupan 40 Kg Sabu di Aceh

Ahmad Saifullah

Kasus Narkoba

Image

Pengungkapan 40kg Sabu di Aceh | AKURAT.CO/Ahmad Saifullah

AKURAT.CO, Keberhasilan menangkap empat pelaku dan menggagalkan penyelundupan narkoba ke Indonesia, bukanlah hal yang mudah dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai Aceh.

Pasalnya, untuk dapat mengungkap identitas para kurir penyelundup serta menemukan sabu seberat lebih kurang 40,23 Kg dari Malaysia tersebut, mereka harus membentuk tim gabungan khusus dari personel BNN Pusat, BNN Provinsi Aceh, BNNK Langsa serta Bea Cukai Aceh, saat beroperasi.

Usaha yang dilakukan tidak sia-sia dan membuahkan hasil. Tim akhirnya berhasil menangkap para pelaku masing-masing bernama Ramli, Amri, Junaidi dan Syaifinur, di daerah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

baca juga:

Berdasarkan informasi yang AKURAT.CO dapatkan Jumat (12/1) melalui siaran pers, adapun proses dan kronologis penangkapan dimulai pada Rabu (10/1), setelah informasi dari masyarakat bahwa akan adanya pengiriman sabu melaui jalur laut dari Pulau Penang, Malaysia ke Idi, Aceh Timur.

"Atas informasi tersebut petugas melakukan penyelidikan baik di darat maupun di laut," ungkap Deputi Pemberantasan BNN Pusat, Irjen Pol Arman Depari dalam konferensi pers di Kantor BNN Aceh Tamiang, Jum'at (12/1).

Saat penyelidikan, tim menemukan seorang pelaku bernama Ramli sedang mengendarai sepeda motor sambil membawa sebuah karung. Para personel kemudian mengikuti pelaku hingga ke sampai ke kawasan Dusun Petua Me, Desa Bagok Panah Peut, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur.

"Hingga akhirnya dilakukan penangkapan di depan pekarangan rumahnya, Rabu 10 Januari 2018 sekitar pukul 05.45 WIB," jelas Irjen Pol Arman Depari.

Di tangan Ramli, tim menemukan 19 bungkus sabu yang dimasukkan ke dalam karung. Pelaku kemudian diamankan untuk dimintai keterangan. Arman mengungkapkan, setelah pemeriksaan tim kemudian melakukan pengembangan dan menangkap tersangka kedua, di Dusun Teungku Ci Ceungai Desa Bantayan, Kecamatan Nurusasalam, yaitu Amri. Dia adalah orang yang menyerahkan sabu kepada Ramli.

Setelah itu, personel melanjutkan melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka Junaidi di Dusun Pelita Desa Bantayan, Kecamatan Nurussalam, Kamis (11/1).

"Junaidi ini berperan sebagai pengambil sabu di tengah laut bersama dengan Amri," ujarnya.

Pengembangan kembali dilakukan dan menangkap seorang pelaku lainnya yang berperan sebagai perantara penyelundupan sabu bernama Syaifinur. Pada kasus tersebut, dia diperintahkan oleh Amri untuk memindahkan sabu yang diangkut oleh Junaidi dari spead boat dan selanjutnya diserahkan kepada Ramli dengan cara meletakkan sabu di atas sepeda motor milik Ramli yang terparkir di seputaran Sungai Kuala Bagok.

Ketika diinterogasi, Amri mengaku telah menjemput sabu sebanyak 40 bungkus di perairan Selat Malaka menggunakan 'Oskadon' Kapal Motor menuju Sungai Kuala Bagok bersama Junaidi.

"Amri menyuruh Junaidi untuk menyimpan narkotika 10 bungkus di dalam kapal yang sedang diperbaiki di sekitaran Sungai Kuala Bagok," ungkap Deputi Pemberantasan BNN Pusat.

Lokasi serta tempat (kapal motor) yang disampaikan tadi selanjutnya digeledah oleh tim dan kembali menemukan 10 bungkus sabu.

Dari keterangan yang diberikan, Amri dan Syaifinur diungkapkan Arman Depari, mereka ‎telah menyerahkan 29 bungkus sabu kepada Ramli. Akan tetapi, saat penangkapan terhadap Ramli, tim hanya menemukan 19 bungkus paket sabu.

Atas keterangan tersangka Amri tersebut, petugas kembali menggali informasi terhadap Ramli dan hasil informasi tersangka mengaku bahwa sisa sabu sebanyak 10 bungkus telah dikubur di pekarangan rumah Syaifinur di kawasan Kecamatan Darul Aman. 

"Dari hasil penggeledahan rumahnya petugas menemukan sabu sebanyak 11 bungkus yang dikubur di pekarangan rumahnya di dekat kandang ayam," jelasnya.

Penemuan itu melengkapi barang bukti sabu yang berhasil diamankan oleh tim gabungan tersebut, yakni 40 bungkus.

Selain itu petugas juga menyita beberapa handphone, 1 unit sepeda motor dan kartu identitas para tersangka. 

"Tersangka Amri dan Ramli mengaku bahwa mereka dikendalikan oleh MR X yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan sedang dilakukan pencarian oleh petugas BNN," ungkapnya.

Keempat tersangka terjerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1). Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undangan-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan hukuman maksimal pidana mati.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

3 WNI yang Tertangkap di Malaysia Diduga Terafiliasi ISIS

Image

News

Nyimpen Narkoba, Bule Rusia Ini Divonis 5 Tahun

Image

News

Bawa Narkoba Hakim Cuma Vonis DJ Moreno 8 Bulan

Image

News

Usai Transaksi 30 Bal Ganja, 3 Kurir Narkoba Ditangkap

Image

News

Polisi Malaysia Tangkap 7 Teroris, Termasuk 3 WNI

Image

News

Tiga Pengedar Narkoba yang Dikendalikan dari Dalam Lapas Dibekuk

Image

Ekonomi

Mayoritas Saham Negeri Jiran Berakhir Menguat

Image

Hiburan

Sidang Ditunda, Tim Kuasa Hukum Tio Pakusadewo Yakin Dapat Rehabilitasi

Image

Hiburan

Sidang Pembacaan Putusan Tio Pakusadewo Ditunda

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Ibadah Haji 2018

Di Pamekasan, Ada Ojek untuk Antar Calon Jamaah Haji ke Lokasi Pemberangkatan

Layanan ojek gratis ini oleh institusi ini dilakukan, karena lokasi titik pemberangkatan dengan parkir kendaraan bermotor sangat jauh.

Image
News

Kejari Madiun Tetapkan Pejabat DLH Sebagai Tersangka Korupsi Pengelolaan Sampah

Penetapan tersangka tersebut juga menyusul naik status kasusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan

Image
News

Perkiraan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Selat Bali dan Lombok, Ini Pesan BMKG

BMKG menyebutkan adanya peningkatan kecepatan angin timuran hingga 37 kilometer per jam.

Image
News

SK Lahan Eks HGU Dibatalkan Atas Perintah Kejagung

Hal ini dipaparkan oleh Direktur Utama PTPN II Teten Jaka, hanya saja ia lupa siapa nama penyidik Kejagung yang memerintahkannya

Image
News

Polisi Dalami Kasus Pelemparan Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera

Pendalaman dilakukan dengan olah TKP untuk mengetahui dari mana bom molotov dilempar, kemudian bahan yang digunakan

Image
News

Begini Penampakan Ombak Besar di Pantai Selatan Jogja, Ngeri

Ombak besar menerjang karang di Pantai Krakal, Gunung Kidul Yogyakarta, Kamis (19/7).

Image
News

3 WNI yang Tertangkap di Malaysia Diduga Terafiliasi ISIS

Ketiganya memang sudah masuk pantauan otoritas Malaysia sebelum akhirnya ditangkap

Image
News

Fadli Nilai Transfer Politikus Jelang Pileg Seperti Pemain Bola, Tak Punya Ideologi

Transfer ini kan kayak sepak bola. Bahaya kalau misalnya para politisi ini dianggap kayak pemain sepak bola nggak ada ideologinya.

Image
News

Densus 88 Geledah Sebuah Rumah Terduga Teroris di Bandung

Namun, dalam penggeledahan tim sama sekali tidak menemukan alat bukti ayng mengarah ke jaringan teroris

Image
News

Nyimpen Narkoba, Bule Rusia Ini Divonis 5 Tahun

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Denpasar yang menuntut 7 Tahun 6 bulan dan denda 1 Miliar.

Image
News

Vietnam Diserang Virus H1N1, Tewaskan Ibu Hamil

Penyakit tropis ini telah menyerang wanita hamil yang berusia 35 tahun, dengan bayi dalam kandungan berusia 8 bulan.

Image
News

Polrestabes Medan Kejar Perampok Sadis yang Menewaskan Pengendara Motor

Masyarakat pun bekerjasama dengan aparat untuk meringkus pelaku yang sejauh ini masih buron

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  6. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  7. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Selamat Tinggal Pada Mantan Yang 'Kepo', Instagram Uji Coba Fitur Baru

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan