image
Login / Sign Up

Wakil Ketua DPR: Produksi Pangan Nasional Harus Ditingkatkan

Dedi Ermansyah

Image

Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto saat memberikan keterangan pada Wartawan di Komplek Parlemen, Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/1) | AKURAT.CO/Dedi Ermansyah

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto menegaskan agar kebijakan pemerintah dapat benar-benar meningkatkan produksi pangan dalam rangka menjaga ketersediaan serta mewujudkan kedaulatan pangan di Tanah Air.

"Produksi nasional harus tetap ditingkatkan, dan stok pangan harus tetap dijaga," kata Agus Hermanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/1).

Menurut politisi Partai Demokrat, pentingnya meningkatkan produksi pangan adalah juga agar jangan sampai pemerintah bergantung kepada impor.

Ia berpendapat bahwa impor dapat mengakibatkan kesengsaraan terhadap petani lokal sehingga pemerintah juga perlu menguatkan petani di berbagai daerah.

"Jangan ambil gampangnya, kurang stok beras lalu impor. Padahal kita harus menguatkan petani-petani kita. Ini yang harus kita pikirkan," tegasnya.

Untuk itu, ujar dia, pemerintah juga perlu mengambil langkah taktis seperti melakukan operasi pasar untuk menjaga kestabilan harga.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brojonegoro mengatakan program bantuan pangan nontunai (BPNT) perlu diperkuat agar semakin tepat sasaran, sehingga dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan hingga satu digit.

"BPNT ini adalah ujung tombak. Karena Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) relatif sudah tepat sasaran. Yang realtif belum tepat sasaran itu adalah rastra. Jadi, jurus untuk 'single digit' itu adalah penguatan penyaluran tepat sasaran melalui BPNT," ujar Bambang saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (9/1).

Pada 2018, BPNT diperluas dari 1,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di 44 kota menjadi 10 juta KPM di 217 kabupaten/kota. Perluasan BPNT menjadi 10 juta KPM dilaksanakan bertahap.

Untuk tahap pertama dilaksanakan di 44 kota dan tahap kedua dilaksanakan di ibu kota plus kabupaten dengan indeks kesiapan yang lebih baik. Tahap ketiga dilaksanakan di ibu kota wilayah timur dan kabupaten berindeks baik, sedangkan tahap 5-6 di sisa wilayah lainnya.

Bambang menuturkan, untuk bantuan sosial beras sejahtera (rastra), tetap diberikan sebelum BPNT siap dilaksanakan di suatu wilayah. Rastra diberikan dalam bentuk natura setara BPNT yaitu 10 kilogram per KPM per bulan tanpa biaya tebus.

Bambang mengatakan, perlu dipastikan penyaluran bantuan tersebut dilakukan tepat waktu, bahan pangan tidak dipaketkan, dan tempat penyaluran (e-warong) mudah dijangkau. "Selain itu, pemda juga perlu mendukung sosialisasi dukungan kelancaran penyaluran ketersediaan agen serta pengamanan logistik dan harga pangan," ujarnya.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Fadli Nilai Transfer Politikus Jelang Pileg Seperti Pemain Bola, Tak Punya Ideologi

Image

News

FOTO Indahnya Warna-warni Air Mancur Gedung MPR/DPR

Image

News

INFOGRAFIS Potret Pendaftaran Bacaleg di Daerah

Image

News

Tingkatkan Predikat Kota Layak Anak, Pemkot Bandung Fokus Jalankan Enam Kebijakan Ini

Image

Ekonomi

Politisi Gerindra dan Nasdem Soroti Harga Telur yang Meroket Terus

Image

Hiburan

Jadi Caleg, Tina Toon Akui Ada Panggilan Hati

Image

Ekonomi

Meski Raih WTP, Menkeu Tak Jamin Kementeriannya Bebas Korupsi

Image

News

Ketua DPR Minta Pemerintah Serius Atasi Cyber Narcoterrorism

Image

Ekonomi

Usai Bahas RUU SDA dengan DPR, Pemerintah Susun DIMĀ 

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Ibadah Haji 2018

Di Pamekasan, Ada Ojek untuk Antar Calon Jamaah Haji ke Lokasi Pemberangkatan

Layanan ojek gratis ini oleh institusi ini dilakukan, karena lokasi titik pemberangkatan dengan parkir kendaraan bermotor sangat jauh.

Image
News

Kejari Madiun Tetapkan Pejabat DLH Sebagai Tersangka Korupsi Pengelolaan Sampah

Penetapan tersangka tersebut juga menyusul naik status kasusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan

Image
News

Perkiraan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Selat Bali dan Lombok, Ini Pesan BMKG

BMKG menyebutkan adanya peningkatan kecepatan angin timuran hingga 37 kilometer per jam.

Image
News

SK Lahan Eks HGU Dibatalkan Atas Perintah Kejagung

Hal ini dipaparkan oleh Direktur Utama PTPN II Teten Jaka, hanya saja ia lupa siapa nama penyidik Kejagung yang memerintahkannya

Image
News

Polisi Dalami Kasus Pelemparan Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera

Pendalaman dilakukan dengan olah TKP untuk mengetahui dari mana bom molotov dilempar, kemudian bahan yang digunakan

Image
News

Begini Penampakan Ombak Besar di Pantai Selatan Jogja, Ngeri

Ombak besar menerjang karang di Pantai Krakal, Gunung Kidul Yogyakarta, Kamis (19/7).

Image
News

3 WNI yang Tertangkap di Malaysia Diduga Terafiliasi ISIS

Ketiganya memang sudah masuk pantauan otoritas Malaysia sebelum akhirnya ditangkap

Image
News

Fadli Nilai Transfer Politikus Jelang Pileg Seperti Pemain Bola, Tak Punya Ideologi

Transfer ini kan kayak sepak bola. Bahaya kalau misalnya para politisi ini dianggap kayak pemain sepak bola nggak ada ideologinya.

Image
News

Densus 88 Geledah Sebuah Rumah Terduga Teroris di Bandung

Namun, dalam penggeledahan tim sama sekali tidak menemukan alat bukti ayng mengarah ke jaringan teroris

Image
News

Nyimpen Narkoba, Bule Rusia Ini Divonis 5 Tahun

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Denpasar yang menuntut 7 Tahun 6 bulan dan denda 1 Miliar.

Image
News

Vietnam Diserang Virus H1N1, Tewaskan Ibu Hamil

Penyakit tropis ini telah menyerang wanita hamil yang berusia 35 tahun, dengan bayi dalam kandungan berusia 8 bulan.

Image
News

Polrestabes Medan Kejar Perampok Sadis yang Menewaskan Pengendara Motor

Masyarakat pun bekerjasama dengan aparat untuk meringkus pelaku yang sejauh ini masih buron

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  6. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  7. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Selamat Tinggal Pada Mantan Yang 'Kepo', Instagram Uji Coba Fitur Baru

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan