image
Login / Sign Up

Menristekdikti: SBMPTN ke Depan Melalui Pusat Tes

Dedi Ermansyah

Image

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. | AKURAT.CO/Dedi Ermansyah

AKURAT.CO, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan ke depan tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui pusat tes.

"Selama ini, SBMPTN selalu melalui tes tertulis dan sangat tinggi risiko kebocoran soalnya. Begitu juga yang diujikan belum tentu pas. Padahal yang kita lihat adalah potensi dan kemampuan anak itu melalui pusat tes," ujar Menristekdikti, dalam konferensi pers, di Jakarta, Jumat (12/1).

Penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) dilakukan melalui tiga cara yakni SNMPTN, Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) serta ujian mandiri yang diselenggarakan pihak kampus.

Pada tahun sebelumnya, UTBC dan UTBK mempunyai nama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

"Yang kita lihat ada potensi dari anak itu. Kadang pada saat anak di sekolah kurang rajin, karena terbatas fasilitas sekolahnya. Kemudian ada anak SMA lain fasilitasnya lengkap tersedia semuanya. Ini kan nanti hasil SBMPTN-nya akan beda," ujar Nasir.

Padahal, kemampuan akademiknya sangat mungkin sama. Karena itu, melalui pusat tes itu, pihaknya mencoba sistem tes seleksinya tidak seperti itu lagi.

"Contoh dulu ada tes potensi kemampuan akademik, kemampuan logikanya seperti apa, kami maunya seperti itu. Kalau sekarang kan SBMPTN tes Matematika, Biologi, dan lain-lain. Ke depannya melalui pusat tes, bisa dimanfaatkan untuk seleksi lain juga," ujarnya lagi.

Ke depan, lanjut dia, akan ada tes sesuai minat dan dibuka sepanjang tahun. Hal itu memungkinkan penyelenggaraan SBMPTN lebih dari satu kali dalam satu tahun.

Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN/SBMPTN) Ravik Karsidi mengatakan melalui pusat tes tersebut dapat menjangkau lebih banyak siswa.

"Kami targetkan bisa menjangkau 200.000 siswa," kata Ravik.

Melalui mekanisme itu, katanya pula, siswa dapat menggunakan perangkat gawainya sendiri, kemudian diverifikasi oleh pihak panitia. Pelaksanaannya pun bisa dimulai ketika anak berada di semester lima kelas XII SMA.

"Kami baru akan memulainya pada 2019. Jadi prinsipnya beri kemudahan semudahnya kepada masyarakat untuk mengikuti tes seleksi mahasiswa baru," ujar Ravik.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Selamat! 1.560 Mahasiswa Baru Diterima di Unair

Image

News

Ketua DPR Minta Kemendikbud Tingkatkan Kualitas Tenaga Pengajar

Image

News

Kemendikbud akan Undang Kadisdik Evaluasi PPDB 2018

Image

News

Kemendikbud Minta Disdik Pastikan Anak dapat Sekolah

Image

Gaya Hidup

HAN 2018 Digelar, 'Anak Genius' Unjuk Gigi di Kebun Raya Purwodadi

Image

News

Hari Pertama Masuk Sekolah, Ini Imbauan Anies

Image

News

Hari Pertama Sekolah

Mendikbud Paparkan Pentingnya Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Image

News

Hari Ini, MK Akan Gelar Sidang Uji Materi UU Sisdiknas

Image

News

Begini Cara Polisi Telusuri Dugaan Korupsi Rehabilitasi Gedung Sekolah di DKI Jakarta

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Ibadah Haji 2018

Di Pamekasan, Ada Ojek untuk Antar Calon Jamaah Haji ke Lokasi Pemberangkatan

Layanan ojek gratis ini oleh institusi ini dilakukan, karena lokasi titik pemberangkatan dengan parkir kendaraan bermotor sangat jauh.

Image
News

Kejari Madiun Tetapkan Pejabat DLH Sebagai Tersangka Korupsi Pengelolaan Sampah

Penetapan tersangka tersebut juga menyusul naik status kasusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan

Image
News

Perkiraan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Selat Bali dan Lombok, Ini Pesan BMKG

BMKG menyebutkan adanya peningkatan kecepatan angin timuran hingga 37 kilometer per jam.

Image
News

SK Lahan Eks HGU Dibatalkan Atas Perintah Kejagung

Hal ini dipaparkan oleh Direktur Utama PTPN II Teten Jaka, hanya saja ia lupa siapa nama penyidik Kejagung yang memerintahkannya

Image
News

Polisi Dalami Kasus Pelemparan Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera

Pendalaman dilakukan dengan olah TKP untuk mengetahui dari mana bom molotov dilempar, kemudian bahan yang digunakan

Image
News

Begini Penampakan Ombak Besar di Pantai Selatan Jogja, Ngeri

Ombak besar menerjang karang di Pantai Krakal, Gunung Kidul Yogyakarta, Kamis (19/7).

Image
News

3 WNI yang Tertangkap di Malaysia Diduga Terafiliasi ISIS

Ketiganya memang sudah masuk pantauan otoritas Malaysia sebelum akhirnya ditangkap

Image
News

Fadli Nilai Transfer Politikus Jelang Pileg Seperti Pemain Bola, Tak Punya Ideologi

Transfer ini kan kayak sepak bola. Bahaya kalau misalnya para politisi ini dianggap kayak pemain sepak bola nggak ada ideologinya.

Image
News

Densus 88 Geledah Sebuah Rumah Terduga Teroris di Bandung

Namun, dalam penggeledahan tim sama sekali tidak menemukan alat bukti ayng mengarah ke jaringan teroris

Image
News

Nyimpen Narkoba, Bule Rusia Ini Divonis 5 Tahun

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Denpasar yang menuntut 7 Tahun 6 bulan dan denda 1 Miliar.

Image
News

Vietnam Diserang Virus H1N1, Tewaskan Ibu Hamil

Penyakit tropis ini telah menyerang wanita hamil yang berusia 35 tahun, dengan bayi dalam kandungan berusia 8 bulan.

Image
News

Polrestabes Medan Kejar Perampok Sadis yang Menewaskan Pengendara Motor

Masyarakat pun bekerjasama dengan aparat untuk meringkus pelaku yang sejauh ini masih buron

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  6. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  7. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Selamat Tinggal Pada Mantan Yang 'Kepo', Instagram Uji Coba Fitur Baru

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan