image Fifa World Cup Russia
Login / Sign Up

Anggota DPR Desak Presiden Evaluasi Menterinya yang Paksakan Impor Beras

Denny Iswanto

Image

Petugas Bulog memeriksa stok beras medium di gudang beras Perum Bulog Lhokseumawe, Aceh, Rabu (17/5). Bulog setempat mensiagakan 2.400 ton beras medium seharga Rp8000 per kilogram atau Rp120.000 per sak 15 kilogram untuk kebutuhan beras tiga bulan ke depan dan penyaluran program beras Bantuan Sosial (pengganti beras Rakyat Sejahtera/Rastra) mencakup distribusi tiga kabupaten/kota di Aceh untuk meredam gejolak harga beras medium yang melambung di pasaran. | ANTARA FOTO/Rahmad/foc/18.

AKURAT.CO, Pemerintah melalui Menteri Perdagangan memutuskan untuk melakukan impor beras sebanyak 500.000 ton untuk memperkuat stok di Bulog. Hal ini membuat anggota DPR geram dan meminta Presiden segera mengevaluasi menterinya ini.

“keputusan ini memang merupakan pil pahit dari kurangnya antisipasi pemerintah dalam analisa kondisi perberasan nasional sejak akhir tahun 2017,” kata Ichsan Firdaus, Anggota komisi IV DPR dari partai Golkar.

kurangnya antisipasi ini sebagai akibat dari permasalahan produksi beras nasional khususnya data produksi beras yang kurang akurat. Jika memang benar, data produksi gabah nasional tahun 2017 sebesar 77 juta ton GKG atau setara dengan 38.5 juta ton beras, dan konsumsi beras nasional sekitar 31.5 jt ton, seharusnya kita mengalami surplus sekitar 7 juta ton beras.

baca juga:

Tetapi kenyataannya per awal januari 2018, terjadi kenaikan harga beras yang cukup mengkhawatirkan dan meluas hampir seluruh Indonesia.

“Jika memakai logika ekonomi, supply-demand, salah satu persoalan gejolak harga karena supply ke pasar bermasalah. bahkan pak Jusuf Kalla juga mengakui mengakui stok beras kita memang kurang” tambah Ichsan.

Ia mendetailkan lagi, jika surplus 7 juta ton beras, gejolak harganya seharusnya tidak mungkin terjadi seperti ini, ditambah lagi stok beras di bulog yang berada di bawah 1 juta ton, juga menunjukkan posisi stok yang mengkhawatirkan.

Untuk itu Pemerintah, khususnya Presiden harus memberikan evaluasi dan perhatian khusus tentang produksi beras ini, apakah benar produksi beras kita ini mengalami kenaikan atau surplus.

Menurut Anggota DPR ini, jangan sampai Presiden Joko Widodo mendapatkan informasi yang keliru tentang data produksi beras ini, sehingga pemerintah gagal mengantisipasi gejolak beras ini.

“Pemerintah, khususnya pihak yang bertanggung jawab dalam produksi beras nasional, harus melakukan evaluasi secara serius tentang persoalan produksi pangan nasional khususnya beras,” tambah Ichsan.

Sebenarnya, kebijakan impor ini sedikit terlambat, karena jika keputusan impor ini ditetapkan hari ini, biasanya beras baru datang sekitar 30-40 hari ke depan, dan jika lihat siklus masa panen, bulan maret 2018, sudah mulai berlangsung panen.

“Pemerintah harus mengantisipasi, jika beras impor masuk akhir bulan februari - maret 2018, jangan sampai merusak harga di tingkat petani, mengingat masa panen maret 2018,” lanjut Ichsan.

Selain itu, terkait dengan kebijakan impor ini, Ichsan mengingatkan pemerintah untuk melibatkan Bulog dalam pelaksanaan impor, sesuai Permendag 74/2017, menyebutkan bahwa impor beras khusus hanya dapat dilakukan oleh Bulog. []

Editor: Juaz

berita terkait

Image

Ekonomi

Impor Juni 2018 Turun Tajam di 36,27 Persen

Image

Ekonomi

Lebihi Ekspektasi, Neraca Perdagangan Juni Surplus USD1,74 Miliar

Image

Ekonomi

Perum Bulog NTB Optimis Realisasi Pengadaan Beras Lampaui Target

Image

Ekonomi

Neraca Perdagangan Juni Diramalkan Bakal Surplus

Image

Ekonomi

Bulog Janji Serap Lebih Banyak Beras Untuk Jaga Ketersediaan

Image

Ekonomi

Pemkab Kulon Progo Targetkan 3000 Hektare Lahan Petani Ikut Program Asuransi

Image

Ekonomi

Kenaikan Impor Lampung Hingga 6,87 Persen Karena Ini

Image

Ekonomi

BPS Lampung: Impor Mei Capai USD243,44 Juta

Image

Ekonomi

Bulog Batang Promosikan Beras Premium Kemasan 200 Gram

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bos PLN Ingatkan Masyarakat, Statusnya Adalah 'Saksi'

"Status saya adalah saksi, karena saya juga mendukung langkah dari KPK, maka saya juga memberikan informasi dan dokumen yang diperlukan"

Image
Ekonomi

Investasi PLTU Riau-1 yang Tersandung Hukum, Bernilai USD900 Juta

Proyek ini dijalankan konsorsium anak perusahaan PJB, nilai investasinya kira-kira sebesar 900 juta dolar AS

Image
Ekonomi

Ajang TdCC 2018 di Sulteng Pakai Anggaran Patungan

Rata-rata untuk setiap kabupaten bakal menganggarkan kurang lebih sekitar Rp1,5 miliar

Image
Ekonomi

Saham Industri Terpuruk, Indeks S&P/ASX 200 Turut Terjerembab

Indeks S&P/ASX 200 yang menjadi acuan catatkan penurunan 26,90 poin atau 0,43% pada penutupan perdagangan Senin (16/7).

Image
Ekonomi

Nilai Ekspor Papua Alami Penurunan

Nilai ekspor Papua Juni 2018 sebesar USD397,97 juta atau terjadi penurunan 13,25% jika dibandingkan bulan sebelumnya

Image
Ekonomi

WEGE Telah Bukukan Order Book 70,9 Persen dari Target

Perolehan ini belum termasuk rencana perolehan kontrak baru senilai Rp 2,6 triliun di bulan Juli ini.

Image
Ekonomi

Bursa Saham Negeri Jiran Ditutup Menguat

pada penutupan perdagangan, Senin (16/7), Indeks KLCI catatkan kenaikan sebesar 4,74 poin atau 0,28 persen

Image
Ekonomi

RUU Konsultan Pajak Dibawa ke Paripurna

Satu fraksi keberatan atas RUU Konsultan Pajak yaitu Fraksi PKS dan satu fraksi yakni PAN tidak hadir di rapat Pleno Badan Legislasi.

Image
Ekonomi

Bursa Saham Singapura Ditutup Melemah

Indeks STI (Straits Times Index) yang catatkan penurunan 0,85 persen pada penutupan perdagangan Senin (16/7).

Image
Ekonomi

Bos PLN Cuci Tangan Soal Suap Proyek PLTU Riau-1?

Bos PLN beralasan karena sebab kasus hukum terjadi di pihak sebelah (konsorsium) maka PLN tidak memiliki hak yaitu dipihak konsorsium. Menur

Image
Ekonomi

Ketimpangan Ekonomi Semakin Turun Jadi 0,389

Tingkat ketimpangan pengeluaran Indonesia yang diukur oleh Gini Ratio pada Maret 2018 sebesar 0,389.

Image
Ekonomi

Imbas OTT KPK, Proyek PLTU Riau-1 Akan Dihentikan Sementara

Sofyan Basir Mengatakan bahwa proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut tambang Riau-1 untuk sementara akan dihentikan.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Di Rusia Dolar AS Mulai di Jauhi

  2. Tidak Ada Perbankan BUMN yang Beri Pinjaman Inalum Caplok Saham Freeport

  3. Dede Yusuf Tegaskan Pekerja Lokal di Morowali Lebih Banyak

  4. Mulai Alihkan Sentimen Perang Dagang, Bursa Dunia Gerak Menghijau

  5. Menteri Basuki Bantah Ambil Alih Proyek Tol DKI

  6. Pasca Rumah Dirut PLN Digeledah KPK, Ini Tanggapan PLN

  7. Johannes Kotjo, Salah Satu Orang Terkaya RI Tersangka Suap Proyek PLTU

  8. Perum Bulog NTB Optimis Realisasi Pengadaan Beras Lampaui Target

  9. Bursa Saham Tiongkok Dibuka Melemah

  10. Neraca Perdagangan Juni Diramalkan Bakal Surplus

Available

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018
Available

kolom

Image
Dradjad Hari Wibowo

Tidak Ada Perang Dagang dengan AS

Image
Denny Iswanto

Harga Mahal dari Sebuah Libur Panjang

Image
Denny Iswanto

'Superioritas' Asia di Perhelatan Piala Dunia

Image
Dita Nurul Aini

Optimisme Ditengah Badai yang Melanda Rupiah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Investasi itu Perlu Waktu Hingga Menghasilkan, Jangan Buntung Karena 'si Bodong'

Image
Ekonomi

Catatan Awal Tahun BUMN

Image
Ekonomi

UMKM Naik Kelas, Bisnis Penjaminan Makin Maju

Sosok

Image
Ekonomi

Membedah Kisah Hidup Anak Petani yang Ingin Bangun Perekonomian Indonesia

Image
Ekonomi

Sah Jadi Dirut BEI, Ini Ambisi Inarno Djajadi

Image
Ekonomi

Perry Tunjukkan Komitmen BI yang Pro Stability dan Pro Growth