image
Login / Sign Up

Endang Ernawati, Main Layang-Layang Sampai ke Mancanegara

Herman Syahara

Image

Endang Ernawati, pendiri Museum Layang-Layang | Dok PRIBADI

AKURAT.CO, Umurnya sudah kepala 7 dan dikaruniai beberapa orang cucu, namun penampilannya masih nampak cantik dan bugar. Boleh jadi ini disebabkan rasa bahagia karena  kecintaannnya pada layang-layang tak pernah luntur. Malah, boleh jadi pula, semakin tumbuh subur. Dialah Endang Ernawati, atau dikenal luas dengan sapaan  Endang Layang-Layang, Pemilik Museum Layan-Layang Indonesia yang berlokasi di Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Di museumnya tersimpan ratusan jenis layang-layang dari berbagai pelosok Indonesia dan negara lain  dalam berbagai ukuran dan bentuk yang dikolekasinya sejak museum itu dibangun 30 tahun lalu. Museum ini  bersebelahan dengan rumah tinggalnya yang memiliki akses khusus.

Hobi mengoleksi dan membuat  layang-layang dengan serius telah membawa Endang ke belahan dunia seperti negara-negara ASEAN, Jepang, Australia, Afrika, dan negara-negara di Eropa dan Amerika yang juga  memiliki tradisi memainkan layang-layang.

baca juga:

Ketertarikan Endang pada layang-layang bermula pada 1970-an ketika  dia jalan-jalan ke Amerika dan pulangnya membawa oleh-oleh layang. Mulai saat itu ia jatuh hati pada permainan tersebut karena  dalam pandanganya layang-layang  sangat  indah ketika diterbangkan di udara.

Pada 1988 dia mendirikan Merindo Kites & Gallery sebagai wadah para penggemar layang-layang di Indonesia  yang sering mengadakan festival layang-layang di tingkat nasional maupun internasional.

Festival Layang Layang Internasional yang pertama diikuti Endang pertama kali diselenggarakan pada  1993 di Bumi Serpong Damai-Tangerang yang di sponsori juga oleh pengembang itu.

Sebelumnya, Endang juga mengaku sering main ke Monas melihat orang main layang. Namun dia gemas. Yang main layang cuma lelaki dan bentuk layang-layang begitu-begitu saja.

Sejak itu dia bertekad ingin menyumbangkan sesuatu pada dunia layang-layang Indonesia. Caranya, dia berangkat  ke Bali dan memboyong ahli layang-layang ke museumnya untuk belajar membuat layang dan body painting agar bisa lebih lihai melukis motif layang-layang,

Dari perempuan yang semula takut kulitnya  hitam oleh cahaya matahari, lama kelamaan dia terbiasa panas-panasan saat membuat dan menerbangkan layang-layang.

"Saya belajar meraut bambu dan memotong-motongnya untuk membuat layangan," papar Endang dalam percakapan dengan AKURAT.CO.

Tiga puluh  tahun lalu, katanya,  orang hanya memahami layang-layang secara sederhana, yaitu kertas berbentuk permata lalu diterbangkan.

Sekarang, sebagaimana yang tersimpan di museum layang-layang milikinya, layang-layang ternyata tidak sesederhana itu. Bentuk, motif,  dan ukurannya bisa beragam. Bahannya pun tak hanya kertas, namun ada parasut, daun, dan plastik. Ukurannya dari yang cuma belasan sentimeter sampai 3-5 lebih besar dari manusia pembuatnya.

Museum-layang Indonesia  bukan hanya memajang namun juga membuat layang-layang  dan memenuhi pesanan dari mancanegara. Endang juga kerap diundang negara lain guna mengikut lomba layang-layang tingkat dunia.

"Berkat layang-layang dalam 25 tahun belakangan ini saya  bolak-bolak  keluar negeri.  Terbang ke berbagai belahan dunia karena layang-layang,"cetusnya.

Agendanya pun sudah padat.  Januari ini misalnya dia akan terbang ke India, Februari ke  Malaysia, Maret ke Jepang, untuk  mengikuti festival layang-layang.

Menurut Endang, layang-layang yang paling digemari adalah layang-layang buatan Bali karena motif, bentuk, warna dan ukurannya yang atraktif dan bervariasi. Layang-layang dari Bali kerap merebut festival di dalam dan luar negeri.

Endang terkesan dengan  layang-layang wayang berbentuk tokoh pewayangan bernama Narasoma.

"Waktu menerbangkannya disorot lampu dan diiringi musik Bali. Layang-layang model Narasoma ini akan saya perkenalkan ke mancanegara," katanya.

Menurut Endang, dalam selembar layang-layang langsung berkait dengan sektor budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Endang tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya karena dengan kekuatannya sendiri dia berhasil membawa layangan Indonesia ke mancanegara.

"Saya berjuang sendiri agar layangan Indonesia dikenal dunia internasional. Perjuangan ini berhasil. Setiap dua tahun sekali jika ada saya selalu diundang," ujarnya.

Salah satu layang-layang yang dibuat dijagokannya berhasil menang dalam sebuah festival internasional padahal bahanya cuma daun-daunan.

Namun Endang agak mengeluhkan minimnya dukungan pemerintah pada keberadaan museumnya. Akibatnya, dia harus pandai bermanuver agar museumnya tetap eksis. Setiap hari setidaknya dia menargetkan pemasukan Rp 2 juta untuk biaya operasional dan gaji belasan karyawannya. Namun nyatanya jauh panggang dari api.

"Saya masih harus menomboki sendiri buat operasional dan gaji karyawan," katanya dengan nada prihatin.[]

DOK PRIBADI

Editor: Islahuddin

berita terkait

Image

News

Cagar Budaya Museum di Jakarta Siap Sambut Atlit Asian Games

Image

News

Dandi, Anak Jalanan yang Terus Belajar di Lembaga Pendidikan Non Formal

Image

News

Selain Mengamen, Dandi juga Jaga Sang Adik dari Kejaran Satpol PP

Image

Gaya Hidup

Yuk Belajar Politik Dunia dari Museum di Berbagai Negara

Image

Gaya Hidup

Ini Deretan Museum Terkenal Dunia yang Wajib Dikunjungi

Image

Gaya Hidup

FOTO Museum Mpu Tantular, Sejarah Peradaban Jawa Timur

Image

Gaya Hidup

Melihat Deretan Bangunan Bersejarah di Turin, Kota Baru Cristiano Ronaldo

Image

Video

Wisata

VIDEO Jakarta Ulang Tahun, Tempat Wisata Gratis

Image

Gaya Hidup

Selain Pantai, Yuk Kunjungi 4 Destinasi Menarik di Bangka Belitung Ini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Mayat Jalan Sendiri Diperdaya Sihir, Ini Kata Bupati Toraja Utara

Tapi jangan sampai ditegur ya!

Image
Gaya Hidup

5 Buah Ini Akan Jadi Penghambat Dietmu, Pisang Juga Termasuk Lho!

Tak makan nasi tapi makan buah? Pertimbangkan lagi!

Image
Gaya Hidup

Bulu Kuduk Merinding, Simak Cerita Bupati Toraja Utara Soal Mayat Jalan Sendiri

10 yang bertamu, 4 adalah mayat berdiri.

Image
Gaya Hidup

Mari Menghitung Harga Pakaian Meghan Markle Sejak Royal Wedding

Meghan kalahkan Kate soal harga total pakaian.

Image
Gaya Hidup

Ketika 'Paus Langit' Terbang Perdana

Bobotnya mencapai 125 ton.

Image
Gaya Hidup

Sembelih Kerbau di Upacara Rambu Solo Ada Sihirnya

Simak cerita Bupati Toraja Utara ini.

Image
Gaya Hidup

Calon Haji, Baca Anjuran Kesehatan dari Kementerian Kesehatan Ini

Suhu di Mekkah dan Madinah bisa capai 40-50 derajat Celcius.

Image
Gaya Hidup

Rambu Solo, Cara Toraja Hormati Jasa Orangtua

Sebelum Rambu Solo digelar, jenazah belum dimakamkan sampai berbulan-bulan.

Image
Gaya Hidup

Keren! Pasangan Ini Jatuh Cinta dan Keliling Dunia Bersama Sambil Berbisnis

Image
Gaya Hidup

Calon Haji, Jangan Anggap Sepele soal Minum Air Putih dan Melepas Sandal

Bawa saja sandal ke dalam masjid, dibungkus kantong plastik.

Image
Gaya Hidup

Bubuk Kunyit Bisa Singkirkan Jerawat di Bahu Kamu Loh

Cara ini bisa juga menghalau timbulnya jerawat baru.

Image
Gaya Hidup

Tunjukkan Kesetiaanmu! Datangi Surga Tersembunyi Danau Dendam Cinta di Toraja Utara

Lalu hujan lebat mengguyur lembah itu, dan........

trending topics

terpopuler

  1. Bulu Kuduk Merinding, Simak Cerita Bupati Toraja Utara Soal Mayat Jalan Sendiri

  2. Mayat Jalan Sendiri Diperdaya Sihir, Ini Kata Bupati Toraja Utara

  3. Ketika 'Paus Langit' Terbang Perdana

  4. Diet Vegetarian Yang Efektif Untuk Penurunan Berat Badan

  5. Calon Haji, Jangan Anggap Sepele soal Minum Air Putih dan Melepas Sandal

  6. Intip Serunya Gaya Traveling Miss Grand Indonesia 2018, Nadia Purwoko

  7. Sembelih Kerbau di Upacara Rambu Solo Ada Sihirnya

  8. Keren! Pasangan Ini Jatuh Cinta dan Keliling Dunia Bersama Sambil Berbisnis

  9. Mari Menghitung Harga Pakaian Meghan Markle Sejak Royal Wedding

  10. Rambu Solo, Cara Toraja Hormati Jasa Orangtua

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image

Kurma Kering vs Kurma Segar, Lebih Sehat Mana?

Image

Ini Dia, Pilihan Kelas Kereta Api yang Sesuai dengan Rencana Anda

Image

Ini Dia, Kapal Pesiar Paling Mewah di Dunia

Image

Wow, Viking Cruises Siapkan Paket Berlayar Terpanjang dalam Sejarah

Banner Grand Ambarukmo

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Geluti Bisnis Kecantikan, Ini Arti Kepemimpinan Menurut Vanessa Angel

Image
Gaya Hidup

Kalau Mau Lulus, Murid Sekolah Al-Izhar Wajib Ikuti Program Pengembangan Karakter

Image
Gaya Hidup

Beauty Blogger Ini Kerap Menjadi Inspirasi Vanessa Angel Dalam Berias

Sosok

Image
Gaya Hidup

Intip Serunya Gaya Traveling Miss Grand Indonesia 2018, Nadia Purwoko

Image
Gaya Hidup

Nadia Purwoko, Dara Cantik Asal Bengkulu Sabet Gelar Miss Grand Indonesia 2018

Image
Gaya Hidup

Ratu Melarang Beberapa Makanan Ini, Meghan Markle Keberatan?