News

Ical Minta SOKSI Kuatkan Konsolidasi


Ical Minta SOKSI Kuatkan Konsolidasi
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie dalam Pembukaan Rapimnas I Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) I, Sabtu (9/9) di Hotel Aston Priority, TB Simatupang, Jakarta Selatan (AKURAT.CO/Bayu Primanda Putra)

AKURAT.CO, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie meminta semua elemen yang terhimpun dalam Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) kembali bersatu dan kuatkan konsolidasi. Apalagi kata dia, setelah Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM memutuskan bahwa kepengurusan SOKSI yang sah adalah di bawah kepemimpinan Ade Komarudin.

"Karena sudah disahkan mereka harus kembali lagi, sama-sama bersatu. Namanya juga saudara, saya mengajak mereka untuk kembali lagi," kata pria yang akrab disapa Ical itu di sela-sela Rapimnas SOKSI, Jalan TB Simatupang Jakarta Selatan, Sabtu (9/9).

Menurutnya, Golkar tak seharusnya terpecah belah seperti sempat terjadi dualisme kepengurusan Golkar yakni versi Munas Bali dan Munas Jakarta. Saat ini kata dia, partai berlambang pohon beringin harus fokus menghadapi Pemilu 2019.

"Enggak ada lagi sekarang Golkar pimpinan Agung (Agung Laksono) dan Golkar Aburizal. Sudahlah jangan berantem, capek," tuturnya.

Dalam kesempatan sama, Ketua SOKSI Ade Komarudin meminta seluruh anggotanya untuk fokus membangun organisasi dan solid memenangkan partai bernuansa kuning ini menang dalam Pemiliu 2019.

"Sekarang kita harus bekerja menyukseskan visi Golkar melalui blueprint Golkar 2045," ujar dia.

Dia berharap tak ada lagi pihak yang mengusik organisasinya. Sebab, SOKSI yang sah adalah di bawah kepemimpinannya sebagaimana keputusan Dirjen AHU Kemenkum HAM.

"Kalau di daerah masih ada yang mengganggu konsolidasi SOKSI, tolong tegur baik-baik. Apalagi pastinya itu keluarga besar. Seperti yang saya bilang ini seperti perang antara Pandawa dan Kurawa. Sudah lah kita tutup dan buka lembaran baru," pungkasnya.

Seperti diketahui bahwa SOKSI sempat terpecah tiga. Pertama SOKSI yang dipimpin Ade Komarudin, kemudian Ali Wongso, dan Laurence Siburian.[]