Lifestyle

Ibu Hamil Boleh Perawatan Facial, Asalkan...

Mungkin Bunda berpikir ingin melakukan facial untuk mengembalikan kondisi kulit seperti semula


Ibu Hamil Boleh Perawatan Facial, Asalkan...
Ilustrasi perawatan facial di SKINDA Medical Skincare dan Dermatology Center (Dok. SKINDA)

AKURAT.CO Selama masa kehamilan, Bunda bakal mengalami berbagai perubahan kondisi kulit yang menimbulkan masalah, antara lain kantung mata hitam, kulit wajah kering atau pun berminyak parah, hingga berjerawat.

Mungkin Bunda berpikir ingin melakukan facial untuk mengembalikan kondisi kulit seperti semula. Namun, bolehkan ibu hamil melakukan facial?

Dilansir dari laman Firstcry.com, Bunda boleh melakukan facial dasar yang dilakukan tanpa penggunaan bahan kimia yang keras, terapi laser dan panas. Perawatan ini dipercaya dapat menghilangkan stres dan menyegarkan wajah.

Seperti diketahui, kulit menyerap semua bahan yang dioleskan padanya, tak terkecuali bahan kimia. Bahan kimia ini bisa masuk ke aliran darah dan akhirnya juga ke darah bayi. Oleh karenanya, penggunaan bahan kimia pada wajah harus dihindari.

Facial menjadi salah satu cara untuk memanjakan diri. Perawatan ini memberikan Bunda me-time yang diperlukan untuk relaksasi. Selain itu, facial juga meremajakan kulit wajah dan membuat Bunda merasa rileks.

Seperti yang telah disinggung di atas, perawatan facial menggunakan bahan kimia dan terapi yang melibatkan panas tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Namun, Bunda bisa memilih beberapa jenis facial yang direkomendasikan untuk ibu hamil, antara lain:

  • Facial oksigen, jenis facial ini dapat meningkatkan sirkulasi darah serta mengurangi kerutan pada wajah.
  • Deep cleansing facial, sangat bermanfaat untuk menghilangkan jerawat. Jenis facial ini memberikan pijatan lembut, pengelupasan kulit, serta ekstraksi, yang semuanya aman dilakukan selama kehamilan.
  • Hydrating facial, dilakukan untuk Bunda yang punya kulit kering karena akan melembapkan kulit Bunda.

Meski perawatan facial aman, pastikan Bunda menghindari perawatan ini dalam sesi facial Bunda karena  berdampak buruk bagi kesehatan Bunda kesehatan janin, yaitu:

  • Ekstraksi komedo dan pengencangan pori-pori
  • Pengelupasan menggunakan kimia
  • Masker kimia
  • Arus listrik
  • Operasi plastik
  • Sesi pijat panjang
  • Perawatan panas atau uap

Bahkan, sebelum memilih perawatan wajah organik atau herbal, pastikan tidak ada bahan di dalamnya yang dapat menyebabkan alergi. Sebab, beberapa pelembap mungkin mengandung komponen berbahan dasar kedelai, yang dapat menyebabkan iritasi kulit.

Namun, sebelum melakukan perawatan facial. Sebaiknya, bunda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan, agar diperiksa dahulu apakah kondisi Bunda dan Calon Bayi bisa menerima perawatan facial atau tidak.

Lalu, carilah salon atau klinik kecantikan yang bisa memberikan treatment aman untuk ibu hamil, dengan cara bertanya kepada teman Bunda yang sudah pernah melakukan perawatan facial semasa hamil.