News

Ibas Punya Saran ke Pemerintah Soal Antisipasi Lonjakan Covid-19

Ibas Punya Saran ke Pemerintah Soal Antisipasi Lonjakan Covid-19
Edhie Baskoro Yudhoyono (Instagram/ibasyudhoyono)

AKURAT.CO, Kasus Covid-19 mengalami peningkatan di sejumlah wilayah Indonesia. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas meminta pemerintah pusat dan daerah untuk mengambil langkah cepat, tegas dan terukur upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Jumlah positif Covid-19 varian Omicron mencapai 30 ribu lebih. Hati-hati! Pemerintah pusat atau daerah mesti ambil langkah cepat, tegas dan terukur untuk putus rantai penyebaran," ujar Ibas dikutip dari akun Twitter @Edhie_Baskoro, Senin (7/2/2022).

Selain itu, Ibas mengatakan pembelajaran tatap muka (PTM) juga perlu dievaluasi. Sebab, sudah banyak pelajar di beberapa daerah yang terpapar Covid-19.

"PTM (belajar-mengajar) mesti dievaluasi apalagi banyak anak-anak yang juga terpapar," tandasnya.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah aglomerasi Jawa dan Bali akan naik ke level 3.

Luhut membantah bahwa kenaikan level PPKM itu akibat naiknya kasus Covid-19. Naiknya status pembatasan aktivitas itu karena rendahnya upaya deteksi transmisi virus di masyarakat. 

"Berdasarkan level assessment saat ini kami sampaikan bahwa aglomerasi Jabodetabek, Yogyakarta, Bali, Bandung Raya akan ke level 3," katanya, secara virtual usai rapat terbatas (Ratas) hari ini, Senin (7/2/2022).

"Hal ini (perubahan status level PPKM) terjadi bukan akibat tingginya kasus, tapi juga karena rendahnya tracing," tambahnya. 

Sementara perubahan status level siaga PPKM untuk Provinsi Bali dari level 2 ke level 3, kata Luhut karena meningkatnya jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit. Hal itu perlu diwaspadai dengan menaikan status PPKM-nya.[]