Ekonomi

IATA Peringatkan Gelombang Bangkrut Maskapai Dunia Semakin Tinggi

IATA memeringatkan pandemi COVID-19 berkepanjangan telah mengakibatkan jumlah perusahaan penerbangan di seluruh dunia berkurang secara drastis atau bangkrut.


IATA Peringatkan Gelombang Bangkrut Maskapai Dunia Semakin Tinggi
Ilustrasi pesawat (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memperingatkan pandemi COVID-19 berkepanjangan telah mengakibatkan jumlah perusahaan penerbangan di seluruh dunia berkurang secara drastis atau bangkrut.

Menurut CEO IATA Alexandre de Juniac mengatakan, situasi transportasi udara dalam keadaan “katastropik”, dengan lalu lintas antar benua turun lebih dari 90 persen.

"Di Eropa, lalu lintas udara sekitar 35 persen dari apa yang kami lihat tahun lalu," katanya seperti dilansir dari laman Russia Today, Jakarta, Rabu (3/11/2020).

Ia memperingatkan sektor penerbangan berada dalam situasi yang sangat serius dan sulit.

"Berkurangnya maskapai itu berarti penumpang akan memiliki akses yang lebih sedikit ke beberapa tujuan dan lebih sedikit kebebasan untuk bergerak,” jelasnya.

IATA sekali lagi meminta dukungan dari pemerintah, karena jutaan pekerjaan di seluruh sektor di dunia saat ini terancam.

Hasil survei IATA juga menunjukkan mayoritas orang tetap memilih untuk menghindari perjalanan udara, bahkan setelah pandemi COVID-19 mereda sekalipun.

Sekitar 58 persen orang yang disurvei oleh IATA di 11 negara mengatakan mereka akan menghindari perjalanan udara meski pandemi berakhir. Kemudian 45 persen mengindikasikan mereka akan kembali melakukan perjalanan dalam beberapa bulan setelah wabah selesai.

"Selain itu sekitar 33 persen tidak berencana melakukan perjalanan dalam waktu dekat untuk menghindari virus," demikian tulis survei IATA.

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co