Lifestyle

Hybrid Working Semakin digandrungi Pekerja, Yuk Kenali Manfaatnya

Model kerja hybrid akan lebih banyak kerja jarak jauh, hal ini memungkinkan para pekerja atau pebisnis untuk menjalani hidup secara lebih baik.


Hybrid Working Semakin digandrungi Pekerja, Yuk Kenali Manfaatnya
Ilustrasi Hybrid Working (pexels.com)

AKURAT.CO - Sejak dua tahun belakangan ini akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, banyak perkantoran di kota-kota besar Indonesia membatasi jam operasionalnya dengan memindahkan ruang kerja dari kantor ke rumah masing-masing atau yang lebih akrab dikenal dengan Wrok from Home atau WFH. Tak terkecuali di dunia bisnis, banyak perusahaan kini mengalihkan bisnis mereka untuk dilakukan dari rumah.

Tapi apakah model kerja seperti ini akan tetap bertahan saat pandemi sudah berakhir? Banyak orang percaya, model kerja hybrid seperti ini akan terus berlanjut. Para staf kantor dan para pebisnis nantinya akan memiliki 2 pilihan, bekerja di kantor atau bekerja di rumah. Tentu saja, model kerja seperti ini mengandung pro dan kontra

Di artikel singkat ini, Akurat akan memaparkan 4 (empat) keuntungan model kerja hybrid yang perlu kamu ketahui sebagai berikut ini:

baca juga:

Meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik

Hidup adalah elemen terpenting bagi siapapun. Model kerja hybrid yang mencakup lebih banyak kerja jarak jauh- memungkinkan karyawan  dan para pebisnis untuk menjalani hidup secara lebih baik.Terhindar dari kemacetan ibukota dan bisingnya suara klakson mobil di jalanan ketika jam pergi dan pulang kantor dipercaya akan meningkatkan kualitas hidup.Dengan model kerja seperti ini kamu tidak perlu lagi pergi ke kantor atau tempat usaha untuk memulai aktivitas kerja dan bisnis. 

Tidak hanya itu, kamu akan memiliki waktu luang yang lebih banyak untuk keluargasaat telah menyelesaikan tugas-tugas kantor sesuai target. Atau kamu dapat langsung melepas lelah dengan bermain game-game sederhana seperti Freecell, catur, Solitaire atau game-game kesukaan kamu lainnya.  

Bekerja di rumah juga memungkinkan kita untuk makan siang yang disediakan keluarga atau kamu bisa masak sendiri. Ini pastinya jauh lebih sehat dibandingkan membelinya di tempat kerja dan akan bisa mengurangi pengeluaran loh.

Memperbaiki kualitas kerja yang lebih baik

Hybrid Working memberikan pilihan kepada karyawan untuk bekerja dari mana saja atau di kantor. Dengan adanya pilihan seperti itu, karyawan akan menjadi lebih fokus terhadap pekerjaannya. Dulu ketika bekerja dari kantor akan sulit mencari tempat yang sunyi dan tenang agar lebih konsentrasi mengerjakan pekerjaan, rasanya izin keluar dari ruangan kerja di jam kerja pun rasanya tidak memungkinkan. Tapi dengan sistem  Hybrid Working akan memungkinkan karyawan untuk menemukan tempat yang sepi dan lebih nyaman supaya lebih fokus terhadap pekerjaan.

Untuk sebagian pekerja, bekerja dari rumah akan mendorong mereka untuk bersentuhan dengan dunia teknologi yang lebih baik. Pasalnya, mau tidak mau mereka harus mengikuti perkembangan teknologi yang dapat meringankan beban kerjasama. Seperti halnya, harus menguasa berbagai macam aplikasi untuk rapat seperti Zoom, Google Meet  atau Skype. 

Menjamin pemikiran yang lebih baik

Sadarkan tidak sih, terkadang ide yang menarik itu sering kali muncul di waktu-waktu sulit atau di penghujung waktu.  Model kerja hybrid mendorong para pebisnis untuk terus berkarya, kreatif dan inovatif.

Misalnya saja, ketika harus mencari jalan untuk memfasilitasi sebuah seminar atau rapat dari jarak jauh atau memecahkan masalah klien bisnis bersama dengan pekerja lain yang berada di berbagai lokasi, baik di dalam maupun di luar perusahaan kamu. Semua ini mengharuskan adanya cara inovatif untuk berkolaborasi, teknologi baru untuk saling terhubung satu sama lain, norma baru untuk berkomunikasi, dan cara berpikir baru untuk menemukan solusi potensial. 

Mendukung hubungan bisnis yang lebih baik

Secara sosiologi, ikatan akan menjadi kuat saat orang-orang berada pada waktu yang sulit, seperti sekarang ini. Untuk kebanyakan orang, berbisnis jarak jauh telah menciptakan jarak, tapi juga menciptakan peluang untuk saling berhubungan dan membagikan pengalaman dan tanggapan. 

Selain itu, ketika kamu tidak dapat berinteraksi dengan teman-teman kantormu yang lain, ini akan menjadi kamu untuk lebih serius dalam membina hubungan dengan mereka. Hubungan kamu dengan teman kantor akan lebih bermakna, sehingga mendorong kamu untuk berusaha mempertahankan pertemanan dan hubungan bisnis dengan mereka.