News

HW Perkosa 14 Santriwatinya, Hakim Bisa Terapkan Hukuman Kebiri?

Agus Mudjoko memastikan bahwa santriwati yang menjadi korban pemerkosaan guru berinisial HW berjumlah 14 orang.


HW Perkosa 14 Santriwatinya, Hakim Bisa Terapkan Hukuman Kebiri?
Ilustrasi - Pemerkosaan (AKURAT.CO/Candra Nawa)

AKURAT.CO, Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung, Agus Mudjoko memastikan bahwa santriwati yang menjadi korban pemerkosaan guru berinisial HW berjumlah 14 orang.

"Iya benar 14 orang santriwati telah diperkosa oleh pelaku," ucapnya saat dikonfirmasi AKURAT.CO, Kamis (9/12/2021).

HW telah melakukan aksi bejatnya itu pada rentang waktu 2016 hingga 2021.

Kasus ini sudah masuk ke pengadilan dan sudah masuk ke pemeriksaan sejumlah saksi. Sidang perdananya telah digelar Selasa (7/12/2021) kemarin. Agenda sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Y Purnomo Surya Adi itu digelar secara tertutup.

Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Nahar berharap pelaku dihukum maksimal. Kemen PPPA menilai hakim bisa menerapkan hukum kebiri kepada pelaku.

"Dalam kasus ini, jika terbukti, kami berharap hakim dapat menerapkan hukuman maksimal sesuai UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak," kata Nahar kepada wartawan.

Nahar menjelaskan, hukuman kebiri diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU.

"Dapat dikenakan (kebiri, red) jika memenuhi unsur Pasal 81 Perppu 1 tahun 2016 yang ditetapkan (jadi) UU 17 tahun 2016 tersebut antara lain pelaku yang masuk orang yang harusnya melindungi, tetapi melakukan persetubuhan (pendidik/tenaga pendidik/pengasuh anak), korbannya lebih dari 1 orang, kasus ini diduga korbannya lebih dari 15 orang," jelas Nahar.

"Dari aturannya hakim dapat menerapkan hukuman sesuai UU 17 tahun 2016 tersebut," imbuhnya.