News

HUT Partai Demokrat Kubu Moeldoko di Tangsel Dibubarkan, Pengamat Beri Komentar Telak

Saiful Huda menyayangkan adanya pembubaran acara peringatan HUT dan tasyakuran Partai Demokat yang diselenggarakan kubu KSP Moeldoko.


HUT Partai Demokrat Kubu Moeldoko di Tangsel Dibubarkan, Pengamat Beri Komentar Telak
Moeldoko (Antara/Endi Ahmad)

AKURAT.CO, Pengamat dan praktisi hukum Saiful Huda menyayangkan adanya pembubaran acara peringatan HUT dan tasyakuran Partai Demokat yang diselenggarakan kubu KSP Moeldoko di  Hotel JHL Solitaire, Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (10/9/2021) lalu.

Saiful mengatakan bahwa acara tersebut dihadiri pendiri Partai Demokrat. Dia mengatakan, seharusnya para pendiri Partai Demokrat dihormati kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Cara-cara yang dilakukan kubu AHY, dengan menggeruduk, menyerbu acara, marah-marah dan mencopoti berbagai atribut, itu bukanlah sikap yang baik, melainkan cara-cara preman,” kata Saiful dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/9/2021).

Saiful menilai pembubaran tadi berdampak buruk terhadap Partai Demokrat. Dia mengatakan, pembubaran yang dilakukan kubu AHY memalukan.

Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang itu juga membantah tudingan bahwa acara HUT yang diselenggarakan di Tangsel digagas Moeldoko.

Saiful menegaskan, acara HUT dan tasyakuran murni digelar beberapa sesepuh pendiri Partai Demokrat. Mereka menggelar kegiatan karena merasa terketuk untuk bersyukur, mengenang masa-masa kejayaan partai sekaligus melakukan reuni.

“Jadi, bagaimana mungkin acara yang sejatinya akan dilakukan dengan khidmat, dan hanya mengundang beberapa orang saja yang dianggap penyelenggara masih memiliki kepedulian terhadap masa depan Partai Demokrat, harus digeruduk ramai-ramai oleh para pengurus DPP dan DPD Partai Demokrat Provinsi Banten yang berada dalam kepemimpinan AHY?” kata Saiful. 

Masih kata Saiful, selain para pendiri dan sesepuh partau, acara tersebut juga dihadiri akademisi. Adapun salah satu acara yang akan digelar adalah memutar video sejarah berdirinya Partai Demokrat dan riwayat masuknya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Acara digelar secara terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat. 

Becermin dari peristiwa itu, Saiful menyarankan agar AHY mengambil pelajaran. “Sebagai politisi pemula, AHY harusnya banyak belajar dari para senior bagaimana mengelola konflik internal partai tanpa harus melakukan fitnah,” kata Saiful.