News

HUT DKI ke-494, Anies Baswedan: Jakarta Kota yang Dipenuhi Orang Tangguh

Anies Baswedan mengatakan, tema HUT DKI tahun ini bermakna sebagai upaya pemulihan ekonomi, pemulihan kondisi kesehatan menuju kota ketahanan.


HUT DKI ke-494, Anies Baswedan: Jakarta Kota yang Dipenuhi Orang Tangguh
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi keterangan kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta usai bersepeda Kamis (3/6/2021) (AKURAT.CO/Yohanes Antonius )

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  menggelar perayaan hari ulang tahun Ibu Kota yang ke-494 secara daring pada Selasa (22/6/2021). Ini adalah kali kedua DKI merayakan ulang tahun dalam situasi pandemi COVID-19. Untuk itu tema yang diangkat tahun ini adalah 'Jakarta Bangkit.'

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, tema itu memiliki makna sebagai upaya pemulihan ekonomi, pemulihan kondisi kesehatan menuju kota ketahanan, berkelanjutan yang menggambarkan mimpi warga Jakarta untuk bangkit.

"Jakarta adalah kota yang dipenuhi pribadi-pribadi  tangguh, di kota ini berkumpul orang-orang yang sanggup menghadapi tantangan, menghadapi cobaan. tidak mudah menyerah, selalu ingin dapatkan peningkatan dan siap kerja keras, kerja tuntas," kata Anies dalam sambutannya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini  mengatakan, sejak Pandemi COVID-19 masuk Jakarta pada Maret 2020 lalu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan segenap warganya terus berjuang untuk keluar dari kepungan wabah mematikan itu. Kota Jakarta, Anies mengedepankan kolaborasi untuk menghadapi krisis kesehatan yang melanda sekarang ini.

"Karena itulah Pemprov DKI Jakarta kedepankan kolaborasi. ajak seluruh komponen untuk kerja bersama memajukan Jakarta sebagai ikhtiar kolektif kita ajak seluruh komponen untuk kerja bangun Jakarta. Bukan hanya Pemprov DKI Jakarta,"  tuturnya. 

Kerja gotong royong yang ada di Jakarta sekarang, kata Anies tidak banyak dijumpai di luar Jakarta. Kebanyakan daerah, lanjutnya menaruh seluruh beban kerja pada pundak pemerintah daerah, baik dalam melawan pandemi maupun membangun daerah, tak banyak melibatkan masyarakat.

"Di banyak daerah, beban tugas hanya bisa dikerjakan oleh Pemda, di Jakarta Pemdanya harus menambah porsinya. Satu melaksanakan yang memang diembankan, tapi dua ajak semua sumber daya di kota untuk gerak bersama memajukan kota," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Anies Baswedan tak lupa memberi apresiasi kepada seluruh  tenaga medis di Ibu Kota  yang selama satu setengah  ini berdiri menjadi benteng pertahanan melawan wabah mematikan  itu dan memastikan semua pasien yang terpapar mendapat perawatan yang baik dan seluruh pihak yang terlibat dalam  kolaborasi penanganan pandemi ini.

"Izinkan saya sampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Jakarta, pimpinan dan anggota DPRD, anggota forkopimda, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, seniman, budayawan, pimpinan lembaga sosial kemasyarakatan, organisasi  kepemudaan, rekan pers, teman-teman-teman pegiat media sosial, aparat keamanan TNI Polri, Satpol, petugas nakes yang tidak pernah berhenti mengabdi untuk sesama," tuntasnya. []

Erizky Bagus

https://akurat.co