Rahmah

Humor Gus Dur: "Tentara" yang Paling Berani itu Banser

Banser ditantang untuk terjun ke laut oleh Gus Dur.


Humor Gus Dur:
Gus Dur (pinterest.com)

AKURAT.CO KH Abdurrahman Wahid atau yang biasa disapa Gus Dur merupakan tokoh NU yang berasal dari Jombang, Jawa Timur. Gus Dur merupakan keturunan ulama masyhur pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari.

KH Abdurrahman Wahid atau yang lebih akrab disapa Gus Dur dikenal sebagai sosok yang kerap kali menyelipkan humor di dalam aktivitasnya. Bahkan, humor-humor Gus Dur sering dilontarkan sebagai media kritik terhadap kondisi masyarakat, bangsa, dan negara, termasuk kehidupan umat beragama. 

Seperti dikutip NU Online, ketika sedang berada di sebuah kapal pesiar, waktu itu Gus Dur, Presiden AS dan Perdana Menteri Jepang saling memamerkan kehebatan tentara masing-masing. Pertama, Presiden AS berkata bahwa tentaranya bisa mengelilingi kapal sepuluh kali tanpa berhenti. Setalah dibuktikan, ternyata benar tentaranya itu memang sangat pandai berenang.

baca juga:

Merasa tak mau kalah, Perdana Menteri Jepang malah berkata bahwa tentaranya bisa menglilingi kapal selama 25 kali banyaknya. Setalah dibuktikan, benar saja tentaranya itu sangat pansai berenang, bahkan melebihi kehebatan perenang AS tadi.

Gus Dur yang saat itu belum berkata, hampir dipermalukan dalam perdebatan itu. Sebab, Prajurit AS dan Jepang benar-benar pemberani. Untung saja Gus Dur segera menemukan idenya. Tak lama setelah itu, Gus Dur memanggil seorang anggota Banser NU yang kebetulan ada di situ.

"Ini bapak-bapak, dia seorang anggota Banser NU. Dia bukan tentara, dan tidak pernah mengikuti latihan militer resmi. Dia akan saya suruh berenang 100 kali," ujar Gus Dur sambil menepuk-nepuk pundak anggota Banser itu.

Presiden AS dan Perdana Menteri Jepang itu hanya melongo melihat Banser tersebut.

"Ayo sekarang kamu nyebur ke laut dan berenang keliling kapal sampai 100 kali," ucap Gus Dur kepada anggota Benser dengan penuh percaya diri. 

"Mana mungkin Gus, masa saya disuruh berenang mengelilingi kapal sebesar ini, saya tidak mau Gus," kata anggota Banser itu.