Rahmah

Humor Gus Dur: Pelaku Bom Bunuh Diri Bakal Ketemu Bidadari, Tapi Kepalanya Ditahan Polisi

Humor Gus Dur: Pelaku Bom Bunuh Diri Bakal Ketemu Bidadari, Tapi Kepalanya Ditahan Polisi
Ilustrasi Gus Dur (Akurat.co/Candra Nawa)

AKURAT.CO Belum lama ini kita mendengar adanya bom bunuh diri di Bandung. Seperti diketahui, perlakunya adalah orang yang terafiliasi dengan Jamaah Ansor ad-Daulah (JAD), kelompok terorisme yang memiliki keyakinan berjihad dengan bom untuk bisa bertemu bidadari.

Terkait hal ini, Eks Presiden keempat Indonesia Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur punya cerita menarik terkait bom bunuh diri.

Simaklah baik-baik humornya berikut ini.

baca juga:

Pada suatu ketika, Gus Dur ramai-ramai ditanya oleh sejumlah wartawan tentang seseorang yang melakukan aksi bom bunuh diri dan merasa telah melakukan jihad itu akan masuk surga dan kelak akan bertemu dengan bidadari-bidadari cantik disana.

“Gus, apakah memang betul bahwa mereka yang merasa telah mati syahid akan bertemu bidadari di surga?” tanya seorang wartawan.

“Memangnya sudah ada yang membuktikan?” jawab Gus Dur balik bertanya kepada wartawan tersebut.

“Belum sih, Gus,” jawab wartawan tersebut dengan ragu.

"Tentu saja belum kan, ulama maupun teroris itu kan belum pernah ke surga," ujar Gus Dur lagi.

"Lantas, apakah benar mereka tergolong mati syahid, Gus?” kata wartawan lainnya.

"Mereka itu yang jelas bukan mati syahid, tetapi mati sakit. Kalau pun mereka masuk surga, mereka akan menyesal bisa bertemu bidadari, karena kepalanya masih tertinggal di dunia dan ditahan oleh polisi,” katanya []