Rahmah

Humor Gus Dur: Ketika Gus Dur Ditanya Soal Hantu oleh Anak 14 Tahun

Pada sebuah obrolan di Bangkok Thailand bersama Greg Barton, penulis buku Biografi Gus Dur bercerita perihal jawaban Gus Dur saat ditanya tentang hantu.


Humor Gus Dur: Ketika Gus Dur Ditanya Soal Hantu oleh Anak 14 Tahun
Gus Dur (NU Online)

AKURAT.CO  KH Abdurrahman Wahid atau yang lebih akrab disapa Gus Dur merupakan seorang tokoh yang dikenal pandai dalam menyisipkan humor-humor khasnya dalam menyampaikan pesan keislaman. Sebab, apapun yang dilakukan Gus Dur, selalu diselipi dengan guyonan yang membuat orang-orang menjadi tertawa.

Seperti dikutip dari NU Online, pada sebuah obrolan di Bangkok Thailand bersama Greg Barton, penulis buku Biografi Gus Dur bercerita perihal jawaban Gus Dur saat ditanya tentang hantu.

Ketika itu Greg bilang kepada anaknya yang bernama Hanna, bahwa Gus Dur sedang dirawat di sebuah Rumah Sakit di bilangan Jakarta. Mendengar hal itu, Hanna kemudian ikut menjenguk kiai yang disukainya itu. 

Karena bagi Hanna, Gus Dur yang dia kenal semenjak kecil sewaktu Gus Dur masih menjabat sebagai Presiden RI pada tahun 2000 itu merupakan sosok yang selalu bercanda ketika berjumpa dengannya. Dan di dalam sebuah ruangan rumah sakit itu Hanna tiba-tiba bertanya kepada Gus Dur. 

“Saya mau bertanya tentang masalah hantu, apakah Gus Dur benar-benar percaya hantu? Apakah hantu itu ada?” 

Dalam kisah tersebut, Greg menjelaskan, hal-hal yang begitu makhluk gaib, Gus Dur selalu bilang, 

“Ya saya tidak tahu. Kalau ada hantu saya tidak tahu apakah ada. Tetapi, nyatanya...,” sambil tertawa. “Ada orang yang percaya pada hantu,” ungkap Gus Dur.

“Gimana, Gus? Anda percaya pada hantu? Kenapa itu?” tanya Hanna.

Gus Dur sontak menjawab, “Ini pengalaman saya,". 

"Tempo hari, saya di makam bapak saya di Jombang. Sudah kebiasaan saya ke makamnya pada waktu tengah malam. Dan salah satu malam Sabtu, saya ke sana sudah berjam-jam dan waktu itu sedang dalam kondisi batuk. Lalu saya berbaring di makam dan tidak ada orang lain di sana,".

“Mungkin sekitar jam 3 pagi, saya terbangun dari tidur karena mendengar ada suara orang yang datang ke makam untuk berziarah. Tetapi, karena tiba-tiba terbangun mendengar suara orang itu, saya langsung berdiri. Sedangkan orang yang datang ke makam itu berteriak dan melarikan diri,".

“Kalau saya percaya pada hantu, ini kan merupakan misterius. Terus terang saya kurang tahu. Jadi kalau ditanya percaya atau tidak, saya tidak bisa menjawab. Tetapi, kalau orang itu (yang datang ke makam lalu berlari, red) ditanyakan pasti orang itu akan bilang percaya, karena takut dan merasa melihat hantu," kata Gus Dur. []