Rahmah

Humor Gus Dur: Cara Halus Menolak Tawaran

Dalam sebuah kesempatan, Gus Dur bertemu Romo Mangun di sebuah pesawat maskapai asing.


Humor Gus Dur: Cara Halus Menolak Tawaran
Ilustrasi Gus Dur (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO  Bukan Gus Dur kalau tidak jago melontarkan joke-joke yang bisa membuat orang terpingkal-pingkal. Selain dikenal sebagai ulama kharismatik, Gus Dur juga dianggap sebagai figur yang tak kaku dan kerap menyempatkan bercanda di sela-sela aktivitasnya. 

Hingga kini Gus Dur dikenal sebagai tokoh yang jenaka. Karena bagi Gus Dur, humor seperti nutrisi yang menyehatkan. 

Dilansir dari NU Online, persahabatan Gus Dur dengan berbagai tokoh lintas iman menjadi teladan bagi persatuan bangsa. Salah satu persahabatan Gus Dur ialah dengan tokoh Katolik di Indonesia Romo YB Mangunwijaya.

baca juga:

Dalam sebuah kesempatan, Gus Dur bertemu Romo Mangun di sebuah pesawat maskapai asing. Kala itu, keduanya sama-sama meninggalkan Singapura menuju Jakarta. Dalam perjalanan tersebut, di dalam pesawat, ada seorang pramugari menawari makanan.

Tanpa pikir panjang, saat itu juga Romo Mangun memesan daging babi. Mengingat rasa persahabatan yang sudah sangat kental, Romo Mangun lantas menawari pula daging babi itu kepada Gus Dur.

“Mari Gus, daging babinya enak lho,” kata Romo Mangun menawari daging babi kesukaannya kepada Gus Dur.

Karena Gus Dur adalah seorang yang patuh dengan aturan agama, akhirnya ia menolak dengan halus tawaran tersebut. Dengan santun ia bertutur Gus Dur berkata:

“Maaf Romo. Saya tidak boleh makan daging babi.”

"Waduh, sayang sekali. Padahal daging babi adalah daging yang paling enak di dunia,” timpal Romo Mangun sedikit menggoda Gus Dur.

Mendengar timpalan tersebut, Gus Dur tidak menjawab sama sekali. Presiden keempat RI itu hanya diam saja.

Singkatnya, setelah pesawat mendarat di Jakarta, dua orang sahabat itu bergegas menuju gerbang kedatangan. Di sana, istri Gus Dur, Ny Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid sudah menunggu kedatangan Gus Dur. Setelah itu, muncul keisengan Gus Dur kepada Romo Mangun.

“Romo, saya sudah dijemput istri saya. Lho mana istrinya Romo Mangun?” tanya Gus Dur meledek.

Mengingat Romo Mangun juga merupakan seorang tokoh yang tentu saja menaati segala aturan dan larangan agama, ia menjawab pertanyaan Gus Dur dengan sangat sederhana saja: 

“Maaf Gus saya tidak boleh punya istri,".

“Waduh, sayang sekali. Padahal itu adalah daging paling enak di dunia,” seloroh Gus Dur terkekeh. []