Rahmah

Hukum Suami Atau Istri Melihat Kemaluan Pasangannya saat Hubungan Badan

Hukum Islam soal memandang kemaluan pasangan


Hukum Suami Atau Istri Melihat Kemaluan Pasangannya saat Hubungan Badan
Ilustrasi pasangan bercinta (Pexels/Andrea Piacquadio)

AKURAT.CO Dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa wanita adalah pakaian bagi lelaki. Para lelaki boleh mendatanginya sesuai kemauannya selagi tidak melanggar syariat Islam.

Ketika melakukan hubungan badan, seorang suami atau istri sangat mungkin menikmatinya dengan melihat bagian vital suami atau istrinya sendiri. 

Muhammad bin Ahmad As-Syarbini, dalan Hasyiyah Al-Bujairimi Alal Khatib, juz IV, halaman 103, mengatakan:

وَ) الضَّرْبُ (الثَّانِي نَظَرُهُ) أَيْ الرَّجُلِ (إلَى) بَدَنِ (زَوْجَتِهِ وَ) إلَى بَدَنِ (أَمَتِهِ) الَّتِي يَحِلُّ لَهُ الِاسْتِمْتَاعُ بِهَا (فَيَجُوزُ) حِينَئِذٍ (أَنْ يَنْظُرَ إلَى) كُلِّ بَدَنِهِمَا حَالَ حَيَاتِهِمَا؛ لِأَنَّهُ مَحَلُّ اسْتِمْتَاعِهِ (مَا عَدَا الْفَرْجَ) الْمُبَاحَ مِنْهُمَا، فَلَا يَجُوزُ جَوَازًا مُسْتَوِيَ الطَّرَفَيْنِ فَيُكْرَهُ النَّظَرُ إلَيْهِ بِلَا حَاجَةٍ، وَإِلَى بَاطِنِهِ أَشَدُّ كَرَاهَةٍ {قَالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهَا مَا رَأَيْت مِنْهُ وَلَا رَأَى مِنِّي} أَيْ الْفَرْجَ 

Artinya: “Bagian kedua yaitu melihatnya seorang suami pada tubuh istrinya dan tubuh budak perempuannya yang halal baginya untuk ia buat senang-senang, hukumnya boleh melihat kepada tubuh kedua orang tersebut saat mereka masih hidup, karena itulah tempat untuk bersenang-senang, selain farji (vagina) yang diperbolehkan bagi mereka. Jika melihat vagina hukumnya tidak boleh dengan prosentase 50-50. Melihat vagina itu hukumnya makruh jika tanpa ada keperluan. Sedangkan melihat bagian dalam vagina sangat dimakruhkan."

Sayyidah 'Aisyah RA berkata, ‘Aku tak pernah melihat punyanya Rasul dan ia juga tak pernah melihat punyaku,’ (farji)."

Dari penjelasan di atas jelas bahwa melihat kemaluan suami atau istri hukumnya adalah makruh. Pasangan suami istri boleh melihat dan menikmati pada bagian tubuh selainnya.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW juga bersabda:

النَّظَرُ إلَى الْفَرْجِ يُورِثُ الطَّمْسَ ) أَيْ الْعَمَى 

Artinya: “Melihat kelamin seorang wanita itu bisa menyebabkan kebutaan.” Wallahu A'lam.[]

Sumber: NU Online