Rahmah

Hukum Menggauli Istri yang Sedang Menstruasi

Adab berhubungan intim


Hukum Menggauli Istri yang Sedang Menstruasi
Ilustasi perempuan yang sedang datang bulan alias menstruasi (DAILYMAIL.CO.UK)

AKURAT.CO Melakukan hubungan badan antara suami istri adalah sebuah perbuatan yang lumrah. Hal itu sebagai konsekuensi pernikahan dan agar mendapatkan keturunan yang akan menjadi penerus generasi suami dan istri.

Tapi bagaimana jika istri sedang haid? Bolehkah suami tetap menggauli istrinya itu? 

Allah SWT berfirman dalam ayat Al-Qur'an sebagai berikut:

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ 

Artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: ‘Haid itu adalah suatu kotoran’. Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid.” dari ayat ini saja jelas bahwa saat istri sedang haid maka tidak boleh menggaulinya sebab haid adalah darah kotoran.

Lebih rinci lagi, mayoritas ulama, meliputi Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Auza’i dan Imam Abu Hanifah menegaskan bahwa anggota tubuh istri yang harus dijauhi adalah anggota tubuh antara lutut dan pusar. 

Dengan demikian, suami boleh menggauli istri pada selain anggota tubuh dimaksud. Mereka berpegangan pada hadits riwayat Malik dari Zaid bin Aslam:

  أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: مَا يَحِلُّ لِي مِنَ امْرَأَتِي وَهِيَ حَائِضٌ ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَّ: (لِتَشُدَّ عَلَيْهَا إِزَارَهَا ثُمَّ شَأْنَكَ بِأَعْلَاهَا).

  

Artinya: "Bahwasanya seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata: Apakah yang dihalalkan bagiku dari istriku yang sedang haid? Beliau bersabda: “Hendaklah engkau kencangkan sarungnya, kemudian dibolehkan bagimu bagian atasnya.” (Al-Muwaththa’, Nomor 143). 

Mereka juga berpedoman pada hadits Maimunah riwayat Muslim:

Sumber: NU Online