Rahmah

Hukum Begadang Nonton Piala Dunia

Hukum Begadang Nonton Piala Dunia
Ilustrasi begadang (Menshealth.com)

AKURAT.CO Pada musim Piala Dunia 2022 seperti sekarang banyak orang berani begadang nonton bola. Karena tayangan langsung gelaran sepak bola dunia itu dari sejak pukul 22.00 WIB sampai pukul 04.00 dini hari.

Begadang sendiri pada dasarnya adalah aktivitas yang umum dilakukan oleh banyak orang, terutama bagi anak-anak muda termasuk untuk nonton bola.

Begadang menjadi kesempatan untuk melakukan banyak hal, dari mulai untuk mengerjakan kepentingan umat, tugas pribadi, nonton bola, atau sekadar untuk ngobrol yang tidak ada manfaatnya.

baca juga:

Pada salah satu hadis riwayat Jabir RA, Nabi Muhammad Saw bersabda: "Jangan begadang setelah Isya. Kalian tidak mengetahui apa yang telah ditetapkan oleh Allah pada makhluk-Nya." (HR.Al-Hakim).

Melalui pemahaman hadis ini amat jelas bahwa begadang dalam makna umum, yaitu keadaan dimana seseorang berjaga tidak tidur sampai larut malam dan umumnya untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Dalam keilmuan Islam, Nabi melarang begadang yang, yaitu begadang yang tanpa kepentingan apapun.

Akan tetapi, begadang dibolehkan manakala ada kepentingan yang bermanfaat, misalnya manfaat bagi umat. Suatu hari, Abu Bakar pernah menemani Nabi untuk mengerjakan kepentingan umat Islam di malam hari. Diriwayatkan dari Umar Ibn Al-Khaththab RA bahwa Nabi Muhammad Saw begadang bersama Abu Bakar membicarakan urusan kaum Muslim. Umar berkata, "Dan aku menemani mereka." (HR. al-Tirmidzi).

Dari hadis di atas, dapat dipahami bahwa jika begadang untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi umat maka dibolehkan. Misalnya, begadang untuk membuat jalan agar menjadi akses yang memudahkan umat untuk beribadah, menyusun acara untuk kepentingan anak Yatim, dan lain sebagainya. Maka begadang yang demikian itu adalah boleh.

Melalui pemahaman hadis-hadis di atas juga dapat dipahami bahwa begadang bukan hanya memiliki hukum tidak boleh atau boleh, namun juga memiliki hukum haram, yaitu jika begadang dilakukan untuk hal-hal yang mengandung unsur maksiat kepada Allah Swt. Begadang demikian jelas dilarang keras oleh agama, bahkan bisa sampai pada tahap diharamkan.

Lalu bagaimana dengan begadang sebab nontonn bola? Hemat penulis ada dua ketentuan. Jika begadang nonton bola seseorang tidak melakukan kemaksiatan, dan tetap menjalankan salat sebagai kewajiban seorang muslim, maka dibolehkan. Berbeda jika begadang nonton bola tapi sambil bermaksiat, atau lalai melakukan salat, maka jelas hukumnya haram.

Wallahu A'lam.[]