Tech

Huawei Digital Power, Integrasikan Teknologi Digital dan Energi Terbarukan

Hadirkan produk dan solusi yang ramah energi listrik terbarukan.


Huawei Digital Power, Integrasikan Teknologi Digital dan Energi Terbarukan
CEO Huawei Indonesia Jacky Chen. (Dok. Huawei)

AKURAT.CO Sebagai upaya untuk membantu berbagai sektor di Indonesia, sekaligus menghadirkan solusi terkait isu perubahan iklim dan target netral karbon pada 2060, Huawei menghadirkan unit bisnis baru, yaitu Huawei Digital Power. Unit ini menghadirkan inovasi dan produk berteknologi canggih dalam pengembangan energi terbarukan. Terutama solar PV sebagai bentuk partisipasi global menuju energi ramah lingkungan untuk mewujudkan bebas emisi karbon. 

CEO Digital Power Huawei Indonesia Andy Liu mengatakan, pihaknya sangat serius dalam mengembangkan solusi Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) yang mampu menjawab tantangan terkait emisi karbon dan perubahan iklim. 

"Kami mengembangkan divisi khusus, yaitu Huawei Digital Power yang mengintegrasikan teknologi digital dan energi terbarukan, menyediakan produk dan solusi yang ramah energi listrik terbarukan seperti transportasi listrik, infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang hijau, dan energi berbasis teknologi secara terintegrasi," ujar Andy, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Akurat.co.

Digital Power ini akan meningkatkan investasi untuk riset dan pengembangan (R&D), serta operasi pasar berdasarkan kebutuhan pelanggan, mengembangkan model operasi yang sesuai dengan karakteristik industri di sektor energi dan memperluas bisnis energi dengan cepat. Selain itu, Digital Power sendiri memiliki sekitar 6.000 karyawan dan sekitar 60% diantaranya fokus terhadap R&D untuk melayani sepertiga populasi dunia di lebih dari 170 negara di dunia.

Lebih lanjut, Andi menjelaskan, di area transmisi, Huawei akan memanfaatkan teknologi ICT untuk meningkatkan kemampuan grid menjadi smart grid. Sedangkan di area konsumsi, Huawei menyediakan komponen utama dalam kendaraan listrik dan untuk stasiun pengisian. 

"Selama evolusi energi terbarukan, teknologi digital tidak boleh dilewatkan, tetapi harus dirangkul dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mewujudkan bebas emisi karbon," jelasnya.

Sementara itu, CEO Huawei Indonesia Jacky Chen menyebutkan, kehadiran Huawei Digital Power akan makin solusi TIK yang selaras dengan komitmen ‘I DO’ untuk Indonesia. 

"Kebijakan global juga menjadi salah satu prioritas kami untuk Indonesia dengan penyediaan technology for green planet Teknologi untuk bumi Indonesia yang hijau," kata Jacky.