Tech

Huawei Connect 2022 Ungkap Tantangan Dalam Tranformasi Digital

Huawei Connect 2022 Ungkap Tantangan Dalam Tranformasi Digital
Ken Hu, Rotating Chairman Huawei dalam perhelatan Huawei Connect 2022. (Dok. Huawei)

AKURAT.CO, Perhelatan tahun Huawei Connect tahun ini mengusung tema "Unleash Digital". Huawei Connect 2022 resmi dibuka mulai hari Senin (19/9) dan berlangsung selama 3 hari.

Bangkok menjadi kota pembuka sebagai bagian dari rangkaian tur global Huawei Connect 2022. Selanjutnya, perhelatan ini akan menyambangi kota-kota lainnya, seperti Dubai, Paris, dan lokasi acara terakhir, Shenzhen, Tiongkok.

Dalam perhelatan ini, Huawei menyampaikan langkah-langkah strategis yang dapat menjadi pertimbangan untuk memajukan pengembangan digital di berbagai industri, dan merilis lebih dari 15 layanan cloud inovatif untuk pasar global.

baca juga:

Di Huawei Connect 2022, menggalang lebih dari 10.000 pemimpin industri TIK, pakar, dan mitra dari seluruh dunia untuk bersama-sama mengeksplorasi cara mengoptimalkan produktivitas digital secara lebih efektif, mendorong penguatan ekonomi digital, dan membangun ekosistem digital yang lebih kuat.

Tiga inisiatif untuk membantu semua industri go digital

Rotating Chairman Huawei, Ken Hu, menekankan adanya tiga cara yang dapat dilakukan ekosistem TIK untuk membantu menjawab hambatan utama dalam penyelenggaraan transformasi digital, yang terdiri dari:

  1. Meningkatkan infrastruktur digital, termasuk meningkatkan konektivitas dan sumber daya komputasi yang lebih kuat dan makin beragam.
  2. Bantu organisasi untuk lebih dari sekadar mengadopsi cloud sederhana, benar-benar memanfaatkan cloud, dan fokus pada layanan teknologi canggih yang mampu mendorong terjadinya lompatan-lompatan besar pada pengembangannya.
  3. Membangun ekosistem digital lokal, termasuk pengembangan mitra, memperkuat kumpulan talenta digital, dan memberikan lebih banyak dukungan untuk UKM.

Menurut Hu, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tidak stabil selama dua tahun terakhir. Namun, ekonomi digital telah mengalami pertumbuhan yang konsisten pada skala global, yaitu lebih dari 15% pada tahun 2021.

Hal ini telah mendorong banyak organisasi untuk mentransformasi penawaran layanan dan operasionalnya dengan teknologi digital generasi berikutnya.

"Menjadi digital jelas merupakan pilihan yang tepat. Permintaan ada di sana, begitu juga dengan teknologinya. Dunia makin mengoptimalkan produktivitas digital, dan inlah yang benar-benar terjadi sekarang," ujar Hu, dalam siaran persnya.

Huawei Hadirkan Cloud Region dan lebih dari 15 layanan baru di Indonesia

Pada acara tersebut, Zhang Ping'an, CEO Huawei Cloud, mengumumkan peluncuran Region baru Huawei Cloud di Indonesia dan Irlandia. 

Pada akhir tahun 2022, Huawei Cloud akan mengoperasikan 75 zona ketersediaan di 29 wilayah di seluruh dunia, guna meningkatkan layanan untuk lebih dari 170 negara dan wilayah.

Huawei Cloud dan mitranya juga memanfaatkan kesempatan ini untuk meluncurkan rencana ekosistem "Go Cloud, Go Global". Dengan fokus pada Everything as a Service, rencana ini dirancang untuk mempercepat pengembangan ekosistem industri digital global untuk inovasi dan kesuksesan bersama.

Melalui gelaran ini, Huawei juga memperkuat komitmennya untuk membuka kolaborasi dan membangun kesuksesan bersama. 

Perusahaan juga menyerukan kepada pemerintah dan perusahaan untuk bekerja sama lebih erat untuk mengembangkan ekosistem digital lokal yang mampu membangun mitra-mitra inovasi, memperkuat program-program yang mampu meningkatkan jumlah SDM, dan memberikan dukungan kepada perusahaan-perusahaan rintisan.

President of Huawei Asia-Pacific Region, Simon Lin meluncurkan buku putih Digital First Economy yang menggali lebih mendalam berbagai saran dan kebijakan yang ditargetkan untuk pembangunan infrastruktur digital dan pengembangan ekonomi digital di kawasan Asia-Pasifik.

"Kawasan Asia-Pasifik berdiri di garis terdepan pada lanskap digital global. perusahaan berkomitmen untuk menjadi kontributor utama ekonomi digital di kawasan ini. Kami akan terus mendukung upaya digitalisasi dan pembangunan berkelanjutan, serta membangun ekosistem industri," kata Simon.

Dalam acara tersebut, para perwakilan pemerintah dari kawasan Asia-Pasifik juga tampil dan berbagi kemajuan yang telah mereka capai serta berbagi pengalaman dalam memajukan pembangunan ekonomi digital di negara masing-masing.

Konferensi tiga hari di Bangkok ini menjadi rangkaian pertama dalam tur global Huawei Connect pada tahun 2022. Acar ini menampilkan dua sesi utama, enam pertemuan puncak, serta beberapa sesi breakout dan demo.

Acara tahun ini menyelami beragam tantangan yang dihadapi pemerintah dan perusahaan dalam tahapan perjalanan transformasi digital mereka, kemajuan Huawei dalam infrastruktur digital, serta layanan cloud terbaru dan solusi mitra ekosistem perusahaan.[]