Entertainment

Hotelnya Jadi Jaminan Hutang, Tamara Bleszynski Kebingungan

Tamara Bleszynski melaporkan tiga orang yang merupakan pengelola hotel.


Hotelnya Jadi Jaminan Hutang, Tamara Bleszynski Kebingungan
Artis Tamara Bleszynki meninggalkan gedung Bareskrim Polri usai membuat laporan permasalahan hukum di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (12/10/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Tamara Bleszynski melaporkan dugaan adanya penggelapan aset berupa hotel dikawasan Cipanas, Jawa Barat. Tamara melaporkan tiga orang yang merupakan pengelola hotel ke Polda Jawa Barat.

Ibu Teuku Rasya itu mengaku selama hotel beroperasi, dirinya tak pernah dilibatkan dan tak pernah mendapatkan haknya. Namun dirinya justru dimintai untuk tandatangan surat utang hotel.

“Kebetulan saya di Bali mengurusi anak saya, saya sama sekali enggak tahu ini, dan kami tidak mendapatkan hasil itu. Itu pun saya masih sabar tapi setelah berhutang lagi saya khawatir kalau ada apa-apa sama saya gimana dengan anak saya,” ujar Tamara dalam jumpa pers yang digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (22/6).

baca juga:

Perempuan 47 tahun itu awalnya tak pernah mempermasalahkan perihal dirinya tak pernah dilibatkan, namun akhirnya setelah menunggu 19 tahun, Ia akhirnya melaporkan kasus ini.

“19 Tahun kenapa saya diam saja karena saya berpegangan kepada cinta kasih. Dan saya merasa orang akan berubah menilik itikad baik saya cukup bersabar selama 19 tahun,” tuturnya.

Tamara mengaku kerap merasakan sedih saat datang ke hotel yang merupakan warisan dari sang ayah. Setiap kali datang ke hotel, Ia mengaku selalu mengenang kebersamaannya dengan mendiang sang ayah.

“Sudah lama sekali saya ke sana. Terlalu banyak memori saya bersama almarhum bapak saya di situ. Semenjak hotel kebakar, bapak saya tuh senang banget ngumpulin foto-foto dari saya kecil, semuanya juga sudah kebakar. Saya kalau ke sana sedih sekali apalagi dengan kejadian yang menimpa. Karena hotel itu kenangan saya waktu kecil dengan bapak saya," ungkapnya.

Sebelumnya, Tamara ingin permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Jadi jangan sampai masalah ini berlarut-larut hingga turun ke anaknya nanti. Tamara tidak ingin menurunkan masalah ke anaknya, makanya dia ingin menyelesaikan masalahnya sekarang," ungkap Djohansyah saat dihubungi awak media, Senin (20/6). 

Sebagai informasi, Polda Jabar membenarkan adanya laporan Tamara Bleszynski atas dugaan penggelapan aset pada 6 Desember 2021. Namun belum disebutkan siapa tiga orang yang dipolisikan Tamara.

"Kasus masih lidik," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo pada 19 Juni 2022.[]